Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Jejak Spiritual » Sumber Telu Pronojiwo, Surga Mata Air Jernih di Kaki Semeru yang Cocok untuk Relaksasi dan Terapi Alami

Sumber Telu Pronojiwo, Surga Mata Air Jernih di Kaki Semeru yang Cocok untuk Relaksasi dan Terapi Alami

NusaSpirit.com – Terletak di Dusun Mulyoarjo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bagian selatan Gunung Semeru, terdapat destinasi wisata alam yang masih jarang dikunjungi oleh wisatawan dari luar daerah, yaitu Sumber Telu.

Di kawasan ini terdapat mata air yang sangat jernih, dingin, dan mengalir langsung dari celah-celah bebatuan.

Sumber Telu berlokasi tidak jauh dari Lapangan Pronojiwo, di jalur menuju kawasan air terjun di kaki Gunung Semeru.

Dengan harga tiket masuk yang terjangkau, hanya Rp10.000 per orang, pengunjung dapat menikmati ketenangan di tengah kebun salak dan hutan tropis yang masih hijau dan rindang.

Untuk mencapai Sumber Telu, pengunjung dapat memulai perjalanan dari pintu masuk kedua di kawasan Pronojiwo.

Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat digunakan melalui jalur ini dengan akses yang berkelok-kelok di desa yang masih asri, menambah sensasi petualangan yang dapat memacu adrenalin sekaligus menyenangkan.

Sementara itu, untuk layanan biaya parkir dikenakan Rp5.000 khusus untuk unit sepeda motor dan Rp10.000 per mobil.

Dari area parkir, pengunjung hanya perlu berjalan beberapa menit agar sampai ke titik lokasi tujuan.

Jalur telah diberi cor beton dengan diameter selebar tiga meter sehingga aman dan tidak terlalu menantang.

Selama perjalanan, nuansa pemandangan kebun salak di sekitarnya menambah kesan eksotis, mengingat Pronojiwo sendiri merupakan wilayah yang terkenal sebagai sentra perkebunan salak.

Mata Air yang Muncul dari Bebatuan

Sesampainya di lokasi utama, pengunjung akan disambut oleh gemuruhnya air yang mengalir deras dari sela-sela batu besar.

Air yang keluar dari berbagai titik membentuk aliran kecil yang kemudian berkumpul menjadi kolam bening berwarna kehijauan.

Doc. Foto

Doc. Foto

Meski namanya Sumber Telu yang berarti “tiga mata air” dalam bahasa Jawa, jumlah mata air yang tampak di lokasi ini justru lebih dari tiga.

Air terus memancar dari berbagai celah bebatuan, menciptakan pemandangan yang menenangkan dan suara gemericik yang membuat suasana terasa damai.

Pengunjung dapat bermain air, berendam, atau sekadar duduk menikmati kesegaran alam pegunungan.

Fasilitas Lengkap untuk Wisata Keluarga

Selain panorama alam yang memikat, Sumber Telu juga dilengkapi sejumlah sarana pendukung bagi pengunjung.

Terdapat beberapa fasilitas yang disediakan seperti musala, toilet, gazebo, kolam renang, serta beberapa spot foto yang menghadap langsung ke area mata air.

Salah satu layanan yang cukup unik adalah ban pelampung yang dapat digunakan secara gratis.

Dengan demikian, pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan jika ingin berenang atau bersantai di kolam.

Para pengunjung dapat mengabadikan momen terbaik bersama keluarga, teman, atau kekasih di berbagai titik spot foto instagramable. Nuansa alam yang indah pun kian menambah kesan memukau lokasi ini.

Kawasan wisata Sumber Telu juga menyediakan warung sederhana di bagian atas area sumber air. Keberadaan warung hanya di satu tempat membuat suasana tetap tenang dan tidak terlalu ramai oleh aktivitas perdagangan.

Dipercaya Cocok untuk Terapi Alami

Di sekitar lokasi terdapat papan bertuliskan “Air Terapi”. Tulisan tersebut memunculkan keyakinan sebagian pengunjung bahwa air Sumber Telu dapat digunakan untuk relaksasi maupun terapi alami.

Air yang sangat dingin dan mengandung mineral dari pegunungan dipercaya mampu membantu menyegarkan tubuh, meredakan pegal, dan memberikan sensasi rileks.

Doc. Foto

Doc. Foto

Suasana yang hening, udara pegunungan yang sejuk, serta air yang jernih menjadi kombinasi sempurna untuk mengurangi stres dan memulihkan energi.

Keindahan Alam di Kaki Gunung Semeru

Kecamatan Pronojiwo dikenal sebagai akses utama ke Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa. Daerah ini terkenal dengan berbagai tujuan wisata alam seperti Coban Sriti, Goa Tetes, Tumpak Sewu, dan berbagai mata air alami lainnya.

Sumber Telu menjadi salah satu destinasi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam tanpa harus menempuh perjalanan berat.

Lokasinya mudah dijangkau dan cocok dikunjungi bersama keluarga, termasuk anak-anak.

Pada hari biasa, suasana di tempat ini relatif sepi. Kondisi tersebut memberi pengalaman yang lebih intim bagi pengunjung untuk menikmati alam secara tenang.

Dengan air sebening kaca, pepohonan hijau yang menaungi area wisata, serta suara alam yang mendominasi, Sumber Telu menawarkan pengalaman sederhana namun membekas.

Bagi wisatawan yang sedang berada di Lumajang atau menjelajahi kawasan kaki Semeru, destinasi ini layak masuk dalam daftar kunjungan. Selain harga tiket yang ramah di kantong, pesona alamnya memberikan ketenangan yang sulit ditemukan di tengah hiruk pikuk perkotaan.

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Replika uang kertas Indonesia emisi lama, Rp1.000 (1964) dan Rp1 (1960).

    Deretan Uang Kuno yang Diyakini Membawa Keberuntungan, dari Tiongkok hingga Nusantara

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Bagi para kolektor seni, mengoleksi barang antik merupakan hobi yang mampu memenuhi minat dan kepuasan pribadi. Tak sedikit dari mereka yang rela melakukan perjalanan jauh ke berbagai daerah atau menjelajahi platform daring demi menemukan barang yang selama ini diincar. Menurut mereka, aktivitas ini menjadi kepuasan tersendiri, sekaligus dapat berfungsi sebagai investasi jangka panjang […]

  • Ilustrasi seseorang sedang berkhalwat

    Amalan Bulan Suro: Gus Mukhlason Rosyid Ajak Masyarakat untuk Khalwat 10 Hari demi Bersihkan Hati

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

      NusaSpirit.com – Ajakan menjalani khalwat selama 10 hari yang disampaikan Gus Mukhlason Rosyid saat menyambut momen Suroan atau Bulan Suro dinilai memiliki arti khusus. Bulan Suro sendiri bertepatan dengan 1 Muharram dalam penanggalan Hijriah, yaitu hari istimewa ketika seluruh umat Muslim dianjurkan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, serta meningkatkan amal saleh. Sementara itu, khalwat […]

  • Golok Ciomas, pusaka sakral asal Banten yang diyakini memiliki nilai spiritual tinggi dan hanya dibuat melalui laku adat tertentu.

    Golok Ciomas, Pusaka Keramat dari Tanah Banten

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Dalam berbagai film kolosal bertema laga era tahun 1980-an hingga 1990-an, terutama yang dibintangi oleh aktor-aktor legendaris seperti Barry Prima dan Advent Bangun, penonton tentu sudah sangat akrab dengan sosok pendekar yang membawa sebilah golok. Senjata ini kerap digunakan oleh tokoh utama maupun lawannya dalam setiap adegan perkelahian untuk menunjukkan kelihaian seni bela […]

  • Ilustrasi air dingin mengalir dari keran untuk mandi sebelum subuh

    Inilah 5 Manfaat Mandi Pakai Air Dingin Sebelum Subuh dalam Islam dan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Mandi pagi menjelang waktu subuh memang membuat tubuh terasa lebih rileks dan segar. Selain menghilangkan berbagai sisa kotoran yang melekat saat tertidur, aktivitas ini juga dapat meningkatkan semangat untuk menjalani berbagai rutinitas, baik bekerja maupun melakukan kegiatan lainnya. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa mandi pagi juga memiliki sejumlah khasiat luar biasa yang […]

  • Ayam Cemani dengan bulu hitam legam yang menjadi ciri khas ras langka asal Indonesia.

    Misteri Ayam Cemani: Fakta Ilmiah, Legenda Ki Ageng Makukuhan, dan Mitos Tolak Bala

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Ayam cemani adalah jenis ras langka Indonesia yang memiliki gen unik yang membuat warna seluruh tubuhnya, mulai dari bulu, kuku, paruh hingga daging, menjadi hitam pekat. Secara genetika, ayam ini muncul karena adanya mutasi genetik yang disebut fibromelanosis, yaitu adanya duplikasi gen Endothelin-3 (EDN3) yang menyebabkan produksi pigmen melanin meningkat lebih banyak daripada […]

  • Mbah Nardi menunjukkan sejumlah pusaka koleksinya di Pasar Burung Joyo Madiun. Tangkapan layar YouTube Pakdhe Yadi.

    Di Balik Riuh Pasar Burung Joyo Madiun: Kisah Mbah Nardi Menjaga Tradisi Kejawen Lewat Benda Bertuah

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di tengah deretan penjual burung dan perlengkapan hewan peliharaan, terdapat lapak sederhana yang justru dipadati pengunjung karena menjajakan benda-benda antik, pusaka, hingga perlengkapan bernuansa mistis dan spiritual Jawa. Lapak itu milik seorang pedagang yang memperkenalkan dirinya sebagai Mbah Nardi. Ia dikenal sebagai penjual barang-barang klenik yang hanya membuka pajangan dagangnya setiap hari Minggu […]

expand_less