7 Weton yang Diyakini Didampingi Khodam Macan Sakti Menurut Primbon Jawa, Aura Wibawanya Disebut Sangat Kuat
- Primbon Jawa
- calendar_month Kamis, 7 Mei 2026

NusaSpirit.com – Sebagian besar masyarakat Jawa tentu sudah sangat familiar dengan istilah weton. Konsep ini tidak hanya dimaknai sebagai penanda hari kelahiran, melainkan juga menyimpan unsur spiritual yang melekat dalam jati diri seseorang.
Para budayawan, khususnya penganut ajaran Kejawen, meyakini bahwa weton dapat digunakan untuk meramal nasib sekaligus melihat aura seseorang, yang dalam konteks modern sering diibaratkan seperti metode pembacaan tarot (tarot reading).
Tradisi ini telah dikenal sejak era Kerajaan Mataram, tepatnya pada masa pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo pada abad ke-17. Hingga kini, masyarakat Jawa masih melestarikan pandangan tersebut sebagai salah satu pedoman untuk memahami sisi spiritual yang melekat dalam diri.
Tak hanya itu, para praktisi kebatinan juga meyakini bahwa weton tertentu kerap dikaitkan dengan keberadaan khodam pendamping. Entitas astral tersebut sering kali diinterpretasikan berwujud hewan, salah satunya adalah sosok macan.
Dalam Kitab Primbon Jawa Betaljemur Adammakna, pemilik weton yang didampingi khodam ini konon dipercaya memiliki sorot mata yang tajam dan berwibawa. Bahkan, saat menunjukkan kemarahan, sosoknya mampu memunculkan rasa segan dan hormat dari orang-orang di sekitarnya.
Primbon juga menyebutkan bahwa terdapat beberapa weton yang dianggap memiliki kesesuaian dengan energi khodam satu ini. Keselarasan tersebut dipercaya membuat pemilik weton memiliki kelebihan tertentu, termasuk lebih mudah mendalami ilmu spiritual. Berikut adalah ulasan lengkapnya:
1. Selasa Kliwon
Neptu: 11
Rakam: Lakuning Geni
Pancasuda: Satria Wibawa
Naungan Lintang: Lintang Depat (Sidamalung)
Keistimewaan weton Selasa Kliwon terletak pada penentuan harinya yang dianggap sebagai Anggara Kasih (hari kasih sayang). Selasa Kliwon kerap dikaitkan dengan energi gaib dan tulang wangi karena memiliki filosofi kelahiran yang berkaitan dengan makna yang terkandung dalam kemunculan Bulan Suro.
Pribadi mereka terkenal ulet, cerdas, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Hal ini menjadikannya figur yang cocok menjadi pemimpin dan mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan.
Selain itu, dalam Primbon Jawa disebutkan bahwa pemilik weton Selasa Kliwon dikenal memiliki semangat juang yang besar. Walaupun terkadang menghadapi berbagai rintangan dalam hidup, mereka mampu bangkit kembali dan menemukan jalan keluar dari setiap kesulitan.
Karakter positif itulah yang akhirnya membuat sosok khodam seperti macan kumbang ingin ikut menyertainya. Tak sekadar itu, pembawaan Pancasuda Satria Wibawa yang dimiliki juga disimbolkan dengan keberanian, ketegasan, dan kewibawaan. Aura ini membuat mereka mudah dihormati serta disegani oleh lingkungan sekitarnya.
2. Senin Legi
Neptu: 9
Rakam: Sanggar Waringin
Pancasuda: Tunggak Semi
Naungan Lintang: Lintang Kelapa
Senin Legi digambarkan sebagai individu yang sederhana, tulus, dan tidak suka menyakiti orang lain. Mereka dikenal sebagai pribadi pemaaf dan memiliki hati yang lembut.
Keistimewaan dari weton ini terletak pada kemampuan spiritualnya, karena mereka rajin melakukan tirakat seperti puasa dan tahan melek malam.
Tidak hanya itu, kepribadian yang penuh welas asih yang tidak hanya ditujukan kepada manusia tetapi juga terhadap hewan mampu membuat khodam-khodam tertentu merasa tertarik dengan pancaran energinya. Dalam Kitab Primbon, Senin Legi dikelompokkan sebagai salah satu weton yang dianggap cocok didampingi oleh sosok khodam berupa macan loreng.
Meskipun karakter mereka lebih menonjolkan sifat penyabar, Senin Legi juga memiliki sisi pemberani, terutama ketika berada dalam situasi terdesak atau saat menghadapi hal yang dapat memancing kemarahannya.
3. Kamis Wage
Neptu: 12
Rakam: Lakuning Lintang
Pancasuda: Wasesa Segara
Naungan Lintang: Lintang Kumba
Kamis Wage dikategorikan sebagai weton yang mempunyai kepribadian tenang, penyabar, dan memiliki rasa welas asih yang tinggi terhadap sesama. Mereka tidak suka mencari permusuhan dan lebih memilih menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin.
Keistimewaan weton ini terletak pada kemampuan mengendalikan emosi serta keteguhannya dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Di balik sifatnya yang lembut, Kamis Wage memiliki mental yang kuat dan tidak mudah goyah oleh tekanan dari lingkungan sekitar.
Selain itu, pemilik weton Kamis Wage dikenal mempunyai kepedulian besar terhadap orang yang sedang mengalami kesulitan. Mereka sering tergerak untuk membantu tanpa mengharapkan balasan apa pun.
Sikap tulus dan ketenangan batin inilah yang dipercaya mampu menarik keselarasan energi spiritual tertentu. Dalam pandangan Primbon Jawa, karakter Kamis Wage dianggap sangat selaras dengan energi khodam berupa sosok macan putih yang identik dengan karisma, kewibawaan, dan kekuatan tersembunyi.
4. Selasa Wage
Neptu: 7
Rakam: Nuju Pati
Pancasuda: Lebu Katiyup Angin
Naungan Lintang: Lintang Jong Sarat
Menurut Primbon Jawa, Selasa Wage dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul dan mampu menyesuaikan diri di berbagai lingkungan. Mereka memiliki kecakapan dalam membangun hubungan dengan banyak orang, sehingga sering dipercaya menjadi penengah ketika terjadi perselisihan.
Karakter yang fleksibel tersebut didukung oleh rasa tanggung jawab yang kuat. Saat menghadapi persoalan, pemilik weton Selasa Wage cenderung tidak mudah panik dan mampu mencari jalan keluar dengan tenang.
Dalam kepercayaan spiritual Jawa, kemampuan membaca situasi serta naluri sosial yang baik dianggap selaras dengan simbol khodam macan akar (macan kuning) sebagai sosok yang cermat dan penuh perhitungan. Energi khodam ini membantu mempertajam insting serta kelincahan berpikir mereka dalam menentukan langkah-langkah penting dalam hidup.
5. Sabtu Legi
Neptu: 14
Rakam: Mantri Sinaroja
Pancasuda: Bumi Kapethak
Naungan Lintang: Lintang Begong
Sabtu Legi identik dengan sosok yang memiliki pendirian kuat dan tidak mudah dipengaruhi oleh tekanan dari luar. Mereka cenderung berpikir matang sebelum mengambil keputusan, sehingga sering kali menjadi tempat bagi orang lain untuk meminta pertimbangan.
Di lingkungan sosial, pemilik weton ini kerap tampil sebagai figur yang mampu mengarahkan dan memberikan rasa aman kepada orang di sekitarnya. Sikap tegas tersebut membuat mereka mudah mendapatkan kepercayaan besar.
Karakter pemimpin alami yang teguh dan mengayomi ini membuat Sabtu Legi sangat selaras dengan energi khodam macan loreng. Khodam ini mendampingi sebagai benteng perlindungan gaib sekaligus memperkuat kewibawaan dan keberanian mereka tanpa perlu menunjukkan kekuatan secara terbuka.
6. Minggu Pahing
Neptu: 14
Rakam: Mantri Sinaroja
Pancasuda: Bumi Kapethak
Naungan Lintang: Lintang Gajah
Minggu Pahing dikenal memiliki daya tarik alami yang kuat, membuat kehadirannya mudah diperhatikan oleh lingkungan sekitar. Mereka cenderung mandiri dalam mengambil keputusan dan tidak suka bergantung pada orang lain untuk mencapai tujuan hidupnya.
Ketekunan menjadi salah satu kekuatan terbesar dari weton ini. Meskipun harus menghadapi berbagai hambatan yang berat, mereka tetap berusaha melangkah dengan konsisten hingga memperoleh hasil yang diinginkan.
Dalam tafsir spiritual Jawa, karakter soliter dan mandiri tersebut memiliki keselarasan energi yang sangat intim dengan khodam macan kumbang (macan hitam). Kehadiran entitas ini dipercaya memperkuat aura perlindungan diri serta meneguhkan prinsip hidup mereka yang kokoh dalam menjaga wilayah atau tujuannya.
7. Jumat Pahing
Neptu: 15
Rakam: Macan Ketawan
Pancasuda: Satria Wirang
Naungan Lintang: Lintang Bubu Bolong
Jumat Pahing sering digambarkan sebagai pribadi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap keluarga maupun lingkungan sekitarnya. Mereka tidak hanya mudah berempati, tetapi juga memiliki dorongan emosional yang kuat untuk melindungi orang-orang yang dianggap penting.
Sifat pengayom tersebut membuat pemilik weton ini sering dipercaya untuk memegang tanggung jawab besar. Di balik pembawaannya yang santun dan penyabar, tersimpan keteguhan hati yang luar biasa saat mereka diterpa cobaan hidup.
Kombinasi antara kelembutan hati dan kekuatan batin yang besar inilah yang membuat Jumat Pahing menjadi wadah spiritual yang sangat disukai oleh khodam macan putih. Energi murni dari khodam ini selaras dengan naluri penjaga mereka, memancarkan aura kepemimpinan yang kharismatik sekaligus disegani.
- Penulis: Vika Puspita Sari
- Editor: M. Ilman Arif

Add your first comment to this post