Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Jejak Spiritual » Situs Telaga Rambut Monte di Blitar, Kolam Air Biru Jernih dengan Ikan Dewa yang Dikeramatkan

Situs Telaga Rambut Monte di Blitar, Kolam Air Biru Jernih dengan Ikan Dewa yang Dikeramatkan

NusaSpirit.comBlitar memiliki banyak destinasi wisata tersembunyi bernuansa mistis yang belum banyak diketahui oleh wisatawan.

Salah satu yang paling ikonik dan terkenal sakral adalah Situs Telaga Rambut Monte, sebuah kawasan cagar budaya yang berada di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Tak hanya unik, tempat ini juga memadukan pesona alam yang eksotis, nilai sejarah, dan nuansa spiritual yang kental dalam satu lokasi.

Pengunjung dapat menempuh perjalanan menuju Situs Rambut Monte dengan mengendarai kendaraan roda dua maupun roda empat berjarak 30 km dari pusat Kota Blitar.

Akses jalannya relatif mudah, meski pada beberapa bagian menyempit ketika mendekati lokasi. Setibanya di gerbang utama, pengunjung hanya dikenakan tiket masuk sekitar Rp5.000 per orang.

Para pengunjung akan menemukan kolam alami dengan air berwarna biru kehijauan dan dihuni oleh ikan-ikan besar yang dikenal sebagai ikan dewa.

Kolam Alami yang Menjadi Daya Tarik Utama

Daya tarik paling terkenal dari Rambut Monte adalah kolam sumber mata air alami yang airnya begitu jernih hingga dasar kolam terlihat jelas.

Warna airnya yang biru toska menciptakan panorama yang memikat, terutama saat sinar matahari menembus rindangnya pepohonan besar di sekeliling kawasan.

Di dalam kolam tersebut hidup puluhan ikan berukuran besar. Warga setempat menyebutnya sebagai ikan dewa atau ikan sengkaring. Ikan-ikan ini dibiarkan hidup bebas dan tidak boleh ditangkap.

Konon, ikan-ikan itu merupakan penjelmaan dari prajurit yang dikutuk oleh punggawa Mbah Monte karena tidak mau menuruti titah langsung untuk menjaga lokasi situs.

Doc. Foto

Bahkan, mitosnya hingga saat ini keberadaan ikan-ikan tersebut di percaya tidak pernah berkurang ataupun bertambah jumlahnya yang berkisar 100 ekor.

Menurut kepercayaan masyarakat sekitar, siapa pun yang mengganggu ikan-ikan tersebut diyakini akan mendapatkan bala( bencana). Karena itulah, kolam ini tidak hanya dianggap sebagai objek wisata, tetapi juga kawasan yang memiliki nilai sakral.

Suasana di sekitar kolam sangat tenang. Yang terdengar hanya gemericik air dan desir angin yang menyapu pepohonan. Banyak pengunjung datang hanya untuk menikmati udara sejuk, beristirahat, atau merasakan atmosfer yang berbeda dari destinasi wisata biasa.

Peninggalan Sejarah dari Masa Hindu

Selain keindahan alamnya, Rambut Monte juga merupakan situs arkeologi penting di Blitar. Di sisi kolam terdapat struktur candi sederhana yang terbuat dari batu andesit berornamen relief Kala serta Lingga- Yoni di area pelinggih sebagi simbol pemujaan umat Hindu.

Bentuknya memang tidak sebesar candi-candi terkenal di Jawa Timur, tetapi keberadaannya menunjukkan bahwa kawasan ini pernah memiliki fungsi penting pada masa lampau.

Struktur candi kuno di Situs Rambut Monte, Blitar, yang diyakini sebagai peninggalan masa Hindu dan berada di tengah kawasan hutan yang asri.

Struktur candi kuno di Situs Rambut Monte, Blitar, yang diyakini sebagai peninggalan masa Hindu dan berada di tengah kawasan hutan yang asri.

Para peneliti memperkirakan situs ini berasal dari masa Kerajaan Majapahit atau setidaknya dari periode Hindu-Buddha di Jawa Timur. Lokasinya yang dekat dengan sumber mata air menguatkan dugaan bahwa tempat ini digunakan untuk ritual penyucian dan pertapaan.

Dalam tradisi Hindu, air dianggap sebagai unsur suci yang memiliki peran penting dalam upacara keagamaan. Tidak mengherankan jika banyak bangunan sakral dibangun berdekatan dengan mata air alami.

Struktur candi di Rambut Monte memiliki pondasi bertingkat rendah dengan dimensi tinggi sebesar 85 cm. Karakter ini menunjukkan bahwa fungsinya kemungkinan bukan sebagai candi kerajaan besar, melainkan tempat ibadah lokal atau lokasi pertapaan para tokoh spiritual.

Dikelilingi Hutan yang Masih Alami

Salah satu hal yang membuat Rambut Monte terasa istimewa adalah lanskap alamnya yang masih terjaga. Kawasan ini dikelilingi pepohonan tinggi yang menciptakan suasana sejuk meski dikunjungi pada siang hari.

Untuk mencapai kolam utama, pengunjung harus menuruni tangga dari area parkir. Di sepanjang perjalanan, udara segar dan suasana hening langsung terasa. Nuansa inilah yang membuat banyak orang menilai Rambut Monte sebagai tempat ideal untuk melepas penat.

Di bagian belakang kawasan, terdapat aliran sungai kecil serta area terbuka yang teduh. Beberapa pengunjung menilai lokasi ini cocok untuk bersantai lebih lama, meski kawasan cagar budaya ini tetap harus dijaga kebersihan dan kelestariannya.

Pada hari biasa, suasana cenderung lebih sepi. Sebagian warung di sekitar lokasi biasanya baru ramai saat akhir pekan atau musim liburan.

Legenda dan Nuansa Spiritual yang Masih Terjaga

Nama Rambut Monte sendiri telah lama dikenal dalam cerita rakyat setempat. Meski terdapat berbagai versi legenda, masyarakat percaya kawasan ini memiliki keterkaitan dengan kisah-kisah kuno dan energi spiritual yang masih terasa hingga kini.

Keberadaan ikan dewa yang dilindungi, mata air yang tak pernah surut, serta situs candi kuno menjadikan Rambut Monte bukan sekadar tempat wisata biasa.

Lokasi ini juga dianggap sebagai ruang yang menyimpan jejak kebudayaan dan kepercayaan masyarakat Jawa pada masa silam.

Banyak orang datang bukan hanya untuk berfoto, tetapi juga untuk merasakan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Destinasi Wisata Alam dan Sejarah di Blitar

Bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus mengenal sejarah, Situs Rambut Monte menjadi salah satu pilihan menarik di Kabupaten Blitar.

Dalam satu kawasan, pengunjung dapat menyaksikan kolam alami yang mempesona, ikan dewa yang dikeramatkan, dan peninggalan candi kuno yang sarat makna.

Dengan harga tiket yang terjangkau dan akses yang relatif mudah, Rambut Monte layak masuk dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi saat berada di Blitar.

Tempat ini membuktikan bahwa di balik hutan yang sunyi, tersimpan warisan budaya yang tetap hidup dan memikat hingga sekarang.

 

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prosesi adat dalam rangkaian tradisi Bulan Suro.

    Sakralnya Bulan Suro: Dari Larung Sesaji Hingga Penjamasan Benda Pusaka

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Bulan Suro, atau sering disebut Suroan, dipandang sebagai momen yang identik dengan hal-hal mistis dan supranatural. Sebagian masyarakat, khususnya suku Jawa, menyambut peristiwa ini dengan menggelar berbagai ritual khusus, seperti penjamasan benda pusaka, larung sesaji, sedekah bumi, hingga bersih desa. Berbagai ritual adat tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan keselarasan hubungan antara manusia, alam, […]

  • Pencarian sedulur papat lima pancer

    Menemukan Guru Sejati Melalui Sedulur Papat Limo Pancer Ajaran Sunan Kalijaga

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Pernahkah Anda merasa gelisah tanpa alasan yang jelas, seperti memikirkan ada yang kurang dalam hidup, baik itu masalah kepribadian maupun perasaan was-was yang selalu mengganggu pikiran Anda? Tenang, hal itu wajar. Dalam tradisi Jawa, kondisi ini sering kali berkaitan dengan konsep Sedulur Papat Limo Pancer. Bagi masyarakat modern, istilah ini mungkin terdengar mistis […]

  • Sudut area petilasan di kawasan Gunung Mulia yang dilengkapi atribut simbolik dan foto tokoh, sebagaimana dijaga dan dirawat oleh pengelola situs.

    Napak Tilas Gunung Mulia: Menyimpan Cerita Ulama Sepuh hingga Pesanggrahan Nyi Roro Kidul

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com — Kawasan Gunung Mulia di pesisir selatan Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi salah satu objek wisata religi yang hingga kini masih ramai dikunjungi para peziarah dari berbagai daerah. Lokasi ini dikenal memiliki cerita sejarah yang panjang dan keterkaitan erat dengan sejumlah petilasan serta makam tokoh spiritual, ulama sepuh, hingga Presiden pertama Republik […]

  • Golok Ciomas, pusaka sakral asal Banten yang diyakini memiliki nilai spiritual tinggi dan hanya dibuat melalui laku adat tertentu.

    Golok Ciomas, Pusaka Keramat dari Tanah Banten

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Dalam berbagai film kolosal bertema laga era tahun 1980-an hingga 1990-an, terutama yang dibintangi oleh aktor-aktor legendaris seperti Barry Prima dan Advent Bangun, penonton tentu sudah sangat akrab dengan sosok pendekar yang membawa sebilah golok. Senjata ini kerap digunakan oleh tokoh utama maupun lawannya dalam setiap adegan perkelahian untuk menunjukkan kelihaian seni bela […]

  • Gambar ilustratif mimpi dan simbol Primbon Jawa, referensi 100 arti mimpi. Sumber: Pexels

    100 Arti Mimpi Lengkap Menurut Kitab Primbon Jawa Kuno

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Pernahkah Anda mengalami mimpi yang begitu kuat hingga sulit dilupakan seperti bertemu sosok yang sangat berarti dalam hidup, atau justru menjadi pribadi yang selama ini hanya hadir dalam angan? Dalam kehidupan sehari-hari, mimpi kerap dianggap sekadar bunga tidur, sesuatu yang datang lalu pergi tanpa makna. Namun bagi masyarakat yang masih memegang nilai tradisi […]

  • Jalur utama menuju kawasan wisata Gunung Kelud di Jawa Timur

    Menapaki Wisata Gunung Kelud: Antara Keindahan Alam, Sejarah, dan Legenda Mistis Lembu Suro

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Gunung Kelud, sebuah dataran tinggi yang berada di kawasan perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih menjadi salah satu primadona tujuan wisata bagi para traveler untuk melihat keindahan alam yang alami. Dengan memiliki ketinggian sekitar 1.731 meter di atas permukaan laut, gunung yang dinyatakan masih aktif hingga sekarang ini, […]

expand_less