Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Jejak Spiritual » Napak Tilas Gunung Mulia: Menyimpan Cerita Ulama Sepuh hingga Pesanggrahan Nyi Roro Kidul

Napak Tilas Gunung Mulia: Menyimpan Cerita Ulama Sepuh hingga Pesanggrahan Nyi Roro Kidul

NusaSpirit.com — Kawasan Gunung Mulia di pesisir selatan Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi salah satu objek wisata religi yang hingga kini masih ramai dikunjungi para peziarah dari berbagai daerah.

Lokasi ini dikenal memiliki cerita sejarah yang panjang dan keterkaitan erat dengan sejumlah petilasan serta makam tokoh spiritual, ulama sepuh, hingga Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Berada tepat di seberang Pantai Karang Hawu, kawasan Gunung Mulia dipandang masyarakat setempat sebagai wilayah yang sarat nilai budaya dan kepercayaan lokal.

Tak hanya itu, di kawasan ini juga terdapat sejumlah titik edukasi religi, termasuk jalur napak tilas dari Pantai Karang Hawu menuju Gunung Mulia.

Secara administratif, wilayah tersebut berada di Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Gunung Mulia menghadap langsung ke Samudra Hindia dan terletak di jalur selatan Pulau Jawa yang dikenal memiliki lanskap perbukitan, hutan, serta tebing-tebing pantai yang curam.

Sejak lama, kawasan pesisir Cisolok dan Pelabuhan Ratu juga kerap dikaitkan dengan berbagai cerita rakyat dan tradisi spiritual yang hidup di tengah masyarakat pesisir selatan.

Napak Tilas Gunung Mulia dan Jejak Sejarah Lokal

Para rombongan peziarah dapat mengunjungi beberapa titik yang oleh warga disebut sebagai petilasan dan makam tokoh-tokoh tertentu.

Salah satunya adalah makam Eyang Haji Muhammad Kingking, seorang ulama sepuh yang menurut penuturan juru pelihara setempat telah lama menjadi rujukan ziarah masyarakat.

Selain itu, terdapat pula lokasi yang disebut sebagai pesanggrahan atau tempat singgah tokoh mitologis Jawa, Nyi Roro Kidul, yang konon dikenal karena kesaktiannya serta dipercaya sebagai penguasa entitas astral di pesisir pantai selatan.

Riman, seorang pengelola situs sejarah Gunung Mulia, menjelaskan bahwa penyebutan tokoh-tokoh tersebut merupakan bagian dari tradisi lisan yang berkembang secara turun-temurun.

“Kami hanya menjaga dan merawat situs yang diyakini masyarakat sejak dulu. Soal kisah-kisahnya, itu kembali pada keyakinan masing-masing,” ujar Riman saat ditemui di lokasi, Kamis (14/5/2026).

Menurut Riman, di kawasan Gunung Mulia terdapat lima titik utama yang sering diziarahi, terdiri dari tiga makam dan dua petilasan.

Lokasi-lokasi tersebut berada dalam satu kawasan yang saling terhubung oleh jalur setapak dan gapura sederhana. Ia menyebut peziarah datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari Jawa Barat, tetapi juga dari luar pulau.

Disebut-sebut Pernah Menjadi Tempat Tirakat Soekarno

Salah satu bagian yang dikenal keramat oleh warga sekitar adalah klaim bahwa Gunung Mulia pernah menjadi lokasi tirakat atau tempat menyepi Soekarno pada masa tertentu.

Di area tersebut terlihat sebuah ruangan sederhana yang dilengkapi atribut foto Soekarno dan simbol negara.
Riman menyampaikan bahwa informasi tersebut bersumber dari cerita lisan para sesepuh.

“Yang kami sampaikan adalah apa yang kami terima dari orang-orang tua dulu. Tidak ada niat untuk mengklaim sebagai fakta sejarah yang benar-benar mutlak,” kata Riman.

Salah satu ruangan yang diyakini masyarakat setempat sebagai bagian dari kawasan petilasan di Gunung Mulia, Sukabumi. Tempat ini kerap dikunjungi peziarah sebagai lokasi berdoa dan napak tilas sejarah lisan yang berkembang secara turun-temurun.

Salah satu ruangan yang diyakini masyarakat setempat sebagai bagian dari kawasan petilasan di Gunung Mulia, Sukabumi. Tempat ini kerap dikunjungi peziarah sebagai lokasi berdoa dan napak tilas sejarah lisan yang berkembang secara turun-temurun.

Tradisi Ziarah dan Wisata Religi

Kawasan Gunung Mulia kerap dikunjungi peziarah yang melakukan ziarah kubur sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan budaya.

Aktivitas tersebut umumnya dilakukan dengan membaca doa dan mengingat jasa leluhur, sebagaimana praktik ziarah dalam tradisi Islam Nusantara.

Riman menegaskan tidak ada ritual khusus yang diwajibkan, serta tidak dibenarkan praktik yang bertentangan dengan hukum dan norma agama. Selain itu, pengunjung yang ingin melakukan riyadlah atau menyepi juga dibatasi waktunya dan harus mengikuti aturan yang berlaku.

“Ziarah di sini sifatnya pribadi. Kami hanya memfasilitasi tempat dan menjaga ketertiban,” ujar Riman.

Posisi Strategis di Pesisir Selatan Jawa Barat

Secara geografis, Gunung Mulia berada di
kawasan perbukitan yang menghadap langsung ke Pantai Karang Hawu, salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah Cisolok.
Pantai ini dikenal dengan formasi karang berlubang serta ombak besar khas Samudra Hindia.

Di seberangnya terdapat Gunung Winarum, yang juga kerap disebut dalam cerita-cerita lokal sebagai kawasan misterius.

Kawasan Teluk Pelabuhan Ratu dan Cisolok merupakan wilayah pesisir di selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang berjarak sekitar 60 kilometer dari pusat Kota Sukabumi.

Selain dikenal sebagai destinasi wisata bahari, kawasan ini juga memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang masih terjaga hingga kini.

Meskipun belum ada keterangan resmi dari instansi pemerintah maupun lembaga sejarah terkait klaim keterkaitan langsung Soekarno dengan Gunung Mulia.

Walau demikian, kawasan ini tetap menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk belajar tentang tradisi lokal, sejarah lisan, serta keberagaman cara pandang dalam memahami masa lalu.

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makam Mumbul Sidoarjo, makam Mbah Sayyid ulama penyebar Islam

    Makam Mumbul Sidoarjo, Jejak Karomah Mbah Sayyid, Ulama Penyebar Islam yang Tak Pernah Terkubur

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Dusun Klagen, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terletak sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Sidoarjo. Di desa ini terdapat sebuah pesarean yang sejak lama dikenal menyimpan kisah spiritual dan menjadi bagian penting dari tradisi lokal masyarakat setempat, sebagaimana sejumlah situs wisata religi di Sidoarjo yang juga menyimpan jejak sejarah dan […]

  • Jalur utama menuju kawasan wisata Gunung Kelud di Jawa Timur

    Menapaki Wisata Gunung Kelud: Antara Keindahan Alam, Sejarah, dan Legenda Mistis Lembu Suro

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Gunung Kelud, sebuah dataran tinggi yang berada di kawasan perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih menjadi salah satu primadona tujuan wisata bagi para traveler untuk melihat keindahan alam yang alami. Dengan memiliki ketinggian sekitar 1.731 meter di atas permukaan laut, gunung yang dinyatakan masih aktif hingga sekarang ini, […]

  • Ilustrasi prosesi pernikahan adat Jawa yang masih kental dengan tradisi perhitungan hari baik menurut Primbon Jawa.

    Hari Baik Pernikahan Mei 2026 Menurut Primbon Jawa

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Menentukan hari baik pernikahan masih menjadi tradisi yang dijaga oleh sebagian masyarakat Jawa hingga kini. Tradisi ini diyakini sebagai bentuk ikhtiar agar rumah tangga yang dibangun senantiasa diberi keberkahan, kelanggengan, serta dijauhkan dari sengkala. Dalam adat Jawa, Kitab Primbon menjadi rujukan utama dalam menentukan hari baik pernikahan. Perhitungannya melibatkan neptu hari dan pasaran […]

  • Pengemudi Ojek Online

    Kabar Gembira! Mulai 1 Juli 2026 Potongan Komisi Ojol Grab dan Gojek Diklaim Turun Jadi 8 Persen

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Kabar gembira bagi para pengemudi transportasi online di seluruh Indonesia, terutama mitra ojol (ojek online) Grab dan Gojek. Mulai 1 Juli 2026, pemerintah yang telah menjalin kesepakatan dengan pihak aplikator akan menerapkan sistem pembagian komisi baru. Dari yang sebelumnya mitra ojol terpotong 20 persen dalam setiap perjalanan, kini potongan tersebut menjadi 8 persen. […]

  • Suasana sebuah tempat usaha yang terlihat lengang dan sepi secara tiba-tiba.

    Solusi Mengatasi Usaha yang Diduga Terkena Santet, dari Tanda-Tanda hingga Cara Penanganan

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, banyak pelaku bisnis yang mengaku pernah mengalami kondisi yang terasa janggal. Mulai dari omzet yang tiba-tiba turun drastis, suasana tempat usaha yang mendadak tidak nyaman, sampai munculnya konflik tanpa sebab yang jelas. Di masyarakat Indonesia, kejadian seperti ini sering dikaitkan dengan hal-hal non-fisik, seperti santet, teluh, […]

  • Truno Lele

    Misteri Goa Ngerong Rengel: Habitat Ikan Keramat dan Mitos Truno Bader dan Lele di Tuban

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di tengah padatnya rumah-rumah warga di wilayah selatan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ada sebuah tempat yang diam-diam menyimpan cerita unik sekaligus bikin penasaran namanya Goa Ngerong. Sekilas memang terlihat biasa saja. Hanya aliran sungai kecil yang masuk ke rongga goa di sekitar permukiman warga. Tapi siapa sangka, di lokasi itu dipercaya sebagai habitat […]

expand_less