Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Jejak Spiritual » Padepokan Eyang Djoego Blitar: Dari Jejak Perang Diponegoro hingga Ritual Ngalap Berkah

Padepokan Eyang Djoego Blitar: Dari Jejak Perang Diponegoro hingga Ritual Ngalap Berkah

Tuah Spiritual dan Kepercayaan Penglarisan

Bagi kalangan pedagang dan pelaku usaha, Padepokan Eyang Djoego dikenal sebagai tempat yang diyakini membawa penglarisan. Banyak peziarah mengaku dagangan mereka menjadi lebih lancar setelah menjalani ritual tertentu di padepokan. Keyakinan ini tidak muncul dalam semalam, melainkan diwariskan secara turun-temurun.

Menurut Arief Yulianto, sebagian besar peziarah datang dengan membawa persyaratan ritual berupa bunga, hasil bumi seperti padi atau beras, serta perlengkapan selamatan. Setelah ritual selesai, mereka pulang dengan keyakinan bahwa usaha akan berjalan lebih baik.

“Setiap peziarah memiliki cara sendiri dalam menjalankan ritual. Ada yang datang rutin setiap bulan, ada juga yang hanya sesekali, tapi mereka semua percaya bahwa ketulusan hati saat berdoa akan membawa keberkahan,” ujar Arief Yulianto.

Pengelola padepokan juga menyediakan fasilitas pendukung bagi peziarah, termasuk pemandu ritual hingga pertunjukan budaya seperti wayang kulit jika diminta. Semua dilakukan dalam koridor adat kejawen yang tetap menghormati nilai-nilai lokal.

Pagelaran gamelan Jawa mengiringi rangkaian ritual dan acara adat di Padepokan Eyang Djoego.

Pagelaran gamelan Jawa mengiringi rangkaian ritual dan acara adat di Padepokan Eyang Djoego.

Haul Eyang Djoego

Setahun sekali, bertepatan dengan peringatan wafat Eyang Djoego, digelar acara haul yang selalu menyedot ribuan pengunjung. Rangkaian acara meliputi tahlil akbar, pagelaran wayang kulit semalam suntuk, hingga kirab pusaka dan benda-benda keramat peninggalan Eyang Djoego.

Kirab biasanya menempuh rute sekitar 1,5 kilometer, dimulai dari makam para leluhur seperti Eyang Tundonegoro, Eyang Dawut, dan Eyang Tasiman, lalu berakhir di Padepokan Eyang Djoego yang juga berfungsi sebagai museum.

Antusiasme masyarakat tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga ekonomi. Beberapa hari menjelang puncak haul, kawasan padepokan dipenuhi warung tiban yang menjual makanan, minuman, pakaian, hingga cendera mata. Bagi warga sekitar, momen ini menjadi sumber penghasilan tambahan yang signifikan.

Salah satu tradisi yang paling ditunggu adalah rebutan tumpeng. Potongan tumpeng dan uba rampe-nya dipercaya membawa tuah, sehingga banyak orang menyimpannya sebagai jimat penglarisan.

Jejak Makam dan Nilai Historis

Secara historis, Eyang Djoego wafat sekitar tahun 1871 dan dimakamkan sesuai wasiatnya di lereng Gunung Kawi. Namun jejak spiritualnya tetap kuat di Blitar melalui padepokan yang didirikan semasa hidupnya.

Makam para tokoh pendukung padepokan seperti Eyang Tundonegoro, Eyang Dawut, dan Eyang Tasiman berada dalam satu kawasan dan terawat dengan baik. Keberadaan situs-situs ini menjadikan kawasan padepokan bukan hanya destinasi spiritual, tetapi juga lokasi wisata sejarah dan budaya.

 

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makam Syekh Jangkung (Saridin)

    Wisata Religi Makam Syekh Jangkung ‘Saridin’ di Pati, Intip Kisah Karomah dan Warisan Budayanya

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Nama Syekh Jangkung, atau lebih dikenal sebagai Saridin oleh masyarakat Pati, tentunya sudah sangat akrab di telinga mereka. Beliau tidak hanya dikenal sebagai salah satu tokoh penyebar agama Islam pada masanya, tetapi juga karena perjalanan spiritualnya yang dinilai nyeleneh dan penuh karomah. Kisah-kisah tersebut justru menginspirasi banyak orang, termasuk para cendekiawan Muslim hingga […]

  • Suasana gotong royong dalam perayaan Idul Adha di Blitar.

    Makna Kebersamaan di Balik Perayaan Idul Adha 1447 H di Blitar

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H yang bertepatan pada 27 Mei 2026 dalam kalender nasional, menjadi momen tepat untuk terus menebar kebaikan. Pada saat yang suci ini, umat Islam di seluruh dunia dianjurkan untuk melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS dan menjalankan Sunnah Rasulullah Muhammad SAW. Kegiatan ini […]

  • Ilustrasi Gambar

    7 Weton yang Diyakini Didampingi Khodam Macan Sakti Menurut Primbon Jawa, Aura Wibawanya Disebut Sangat Kuat

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Sebagian besar masyarakat Jawa tentu sudah sangat familiar dengan istilah weton. Konsep ini tidak hanya dimaknai sebagai penanda hari kelahiran, melainkan juga menyimpan unsur spiritual yang melekat dalam jati diri seseorang. Para budayawan, khususnya penganut ajaran Kejawen, meyakini bahwa weton dapat digunakan untuk meramal nasib sekaligus melihat aura seseorang, yang dalam konteks modern […]

  • Ilustrasi foto keris melambangkan pusaka gaib.

    Sering Alami Peristiwa Mistis dan Sulit Jodoh? Kenali 6 Tanda Pusaka Gaib Menyatu dalam Raga

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Konsep pusaka dalam pandangan budayawan Jawa tidak selalu merujuk pada objek fisik, seperti keris, tombak, atau mustika yang dapat dilihat dan disentuh. Di kalangan penganut Kejawen, khususnya mereka yang menekuni bidang spiritual, terdapat kepercayaan mengenai adanya pusaka gaib yang dapat melebur dengan raga seseorang tanpa tampak secara kasat mata. Banyak orang tidak menyadari […]

  • Penampakan jalur Jembatan Kembar Cangar yang berkabut dan dikelilingi hutan lebat, lokasi yang kerap dikaitkan dengan berbagai cerita horor di Jawa Timur.

    Misteri Jembatan Kembar Cangar Kembali Jadi Sorotan, Praktisi Spiritual Ungkap Dugaan “Perjanjian Lama” di Lokasi Ini

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Kawasan Jembatan Kembar Cangar di jalur penghubung Kota Batu dan Mojokerto kembali ramai dibicarakan publik. Bukan karena keindahan alamnya, melainkan deretan cerita mistis yang terus muncul dari lokasi itu. Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah berkabut di lereng pegunungan yang berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, tepatnya di kaki Gunung Arjuno […]

  • Gambar Ilustrasi

    Rahasia Weton Sabtu Pon: Watak Tenang, Rezeki Lancar, dan Jodoh Harmonis

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Pernahkah Anda bertemu seseorang yang tampak tenang, sabar, dan jarang marah, tetapi menyimpan tekad kuat untuk meraih keberhasilan? Merujuk dalam kitab Primbon Jawa Betaljemur Adammakna, gambaran tersebut kerap dikaitkan dengan pemilik weton Sabtu Pon. Weton ini merupakan perpaduan antara hari Sabtu dan pasaran Pon dengan jumlah neptu 16. Angka tersebut tergolong besar dan […]

expand_less