Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Jejak Spiritual » Padepokan Eyang Djoego Blitar: Dari Jejak Perang Diponegoro hingga Ritual Ngalap Berkah

Padepokan Eyang Djoego Blitar: Dari Jejak Perang Diponegoro hingga Ritual Ngalap Berkah

NusaSpirit.com – Di lereng perbukitan wilayah Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, berdiri sebuah padepokan yang bagi sebagian orang tampak sederhana.

Tidak setiap hari tempat ini dipadati pengunjung. Pada hari-hari biasa, suasananya cenderung sepi dan tenang, jauh dari hiruk-pikuk destinasi wisata modern.

Namun di balik kesederhanaannya, padepokan yang dikenal sebagai Padepokan Eyang Djoego ini menyimpan kisah panjang yang menyatukan jejak sejarah perjuangan bangsa, spiritualitas, serta kepercayaan mistis yang masih melekat di tengah masyarakat.

Mereka yang datang ke tempat ini bukan sekadar pelancong biasa. Sebagian besar memiliki tujuan khusus, yakni melakukan ritual ngalap berkah, dengan harapan memperoleh kelancaran usaha, keberuntungan, ketenteraman batin, hingga petunjuk dalam mengambil keputusan hidup.

Para peziarah datang dari beragam latar belakang sosial, mulai dari pedagang kecil, pengusaha, petani, hingga masyarakat dari luar daerah. Tak sedikit pula yang mencoba peruntungan melalui ritual tradisional seperti djiamsie, sebagaimana yang lazim dilakukan di kawasan Gunung Kawi.

Menurut juru kunci padepokan, Arief Yulianto, lonjakan kunjungan biasanya terjadi pada malam Jumat Legi. Malam tersebut diyakini sebagai waktu yang baik untuk memanjatkan doa dan menjalankan ritual spiritual di kawasan ini.

“Biasanya peziarah paling ramai datang saat malam Jumat Legi. Mereka percaya waktu itu paling baik untuk berdoa dan ngalap berkah,” ujar Arief.

Selain dikenal sebagai lokasi aktivitas spiritual, Padepokan Eyang Djoego juga kerap dikaitkan dengan cerita yang berkembang di kalangan warga sekitar.

Sebagian masyarakat menyebut bahwa hasil pemungutan suara di TPS yang berada di sekitar kawasan padepokan, baik pada pemilihan presiden maupun pemilihan kepala daerah, beberapa kali dinilai selaras dengan hasil akhir secara lebih luas. Informasi ini beredar dari pengalaman warga dan cerita yang disampaikan secara turun-temurun.

Tempat peristirahatan Eyang Djoego di kawasan padepokan Kabupaten Blitar.

Tempat peristirahatan Eyang Djoego di kawasan padepokan, yang hingga kini masih diziarahi untuk berdoa dan ngalap berkah.

Asal-Usul Eyang Djoego dan Keterikatan Pangeran Diponegoro

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salah satu sudut ruang kelas di eks SMPN 3 Blitar yang kini tampak kusam dan tak berpenghuni.

    Saksi Bisu Pemberontakan PETA, Mengapa Eks SMPN 3 Blitar Kini Dikenal Angker?

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Bagi warga lokal, kompleks eks SMP Negeri 3 Blitar bukan sekadar deretan gedung kosong. Di balik dinding-dinding tebal peninggalan kolonial Belanda tersebut, ada potongan sejarah yang perlahan mulai terselimuti senyap dan cerita-cerita bernuansa horor. Kompleks sekolah ini diyakini menjadi salah satu saksi bisu tempat pelatihan tentara Pembela Tanah Air (PETA). Pasukan bentukan Jepang […]

  • Gerbang masuk Makam Raden Ayu Putri Ontjat Tondo Wurung dari kejauhan

    Misteri Makam Raden Ayu Putri Ontjat Tondo Wurung di Sidoarjo dengan Keajaiban dan Doa yang Terkabulkan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, terdapat sebuah makam keramat yang dikenal luas sebagai Makam Raden Ayu Putri Ontjat Tondo Wurung. Tempat ini menjadi lokasi ziarah sekaligus menyimpan sejarah, misteri, dan keajaiban yang memikat banyak orang. Nama Raden Ayu Putri Ontjat Tondo Wurung sering terdengar di masyarakat setempat, tetapi kisah di […]

  • Kolam air jernih berwarna biru kehijauan di Situs Rambut Monte yang dihuni ikan dewa atau ikan sengkaring yang dikeramatkan masyarakat setempat.

    Situs Telaga Rambut Monte di Blitar, Kolam Air Biru Jernih dengan Ikan Dewa yang Dikeramatkan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Blitar memiliki banyak destinasi wisata tersembunyi bernuansa mistis yang belum banyak diketahui oleh wisatawan. Salah satu yang paling ikonik dan terkenal sakral adalah Situs Telaga Rambut Monte, sebuah kawasan cagar budaya yang berada di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Tak hanya unik, tempat ini juga memadukan pesona alam yang eksotis, […]

  • Suasana jembatan menuju Gunung Kombang di kawasan Pantai Ngliyep, Malang Selatan.

    Menguak Misteri Gunung Kombang: Tempat Petilasan Sakral dan Jejak Ritual Nyi Roro Kidul di Pesisir Malang

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Siapa di sini yang tidak tahu Pantai Ngliyep? Pantai legendaris di pesisir selatan Kabupaten Malang ini memang terkenal dengan keindahan tebing-tebing karangnya yang gagah dan deburan ombak khas Samudra Hindia yang menggulung tinggi. Namun, jika Anda berjalan sedikit menyusuri area pantai ini, mata Anda akan tertuju pada sebuah bukit yang menjorok ke laut. […]

  • Ilustrasi prosesi pernikahan adat Jawa yang masih kental dengan tradisi perhitungan hari baik menurut Primbon Jawa.

    Hari Baik Pernikahan Mei 2026 Menurut Primbon Jawa

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Menentukan hari baik pernikahan masih menjadi tradisi yang dijaga oleh sebagian masyarakat Jawa hingga kini. Tradisi ini diyakini sebagai bentuk ikhtiar agar rumah tangga yang dibangun senantiasa diberi keberkahan, kelanggengan, serta dijauhkan dari sengkala. Dalam adat Jawa, Kitab Primbon menjadi rujukan utama dalam menentukan hari baik pernikahan. Perhitungannya melibatkan neptu hari dan pasaran […]

  • pasangan romantis sebagai ilustrasi tanda jodoh menurut primbon Jawa

    7 Tanda Segera Menemukan Jodoh Menurut Ilmu Titen dan Primbon Jawa

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    Nusaspirit.com – Menikahi seseorang yang dicintai merupakan impian banyak orang. Namun, bagi mereka yang masih sendiri, menantikan kehadiran sosok yang kelak dianggap sebagai jodoh bukanlah hal yang mudah dan sering kali sulit ditebak. Meski demikian, dalam tradisi Jawa dikenal salah satu warisan pengetahuan leluhur yang hingga kini masih dipercaya oleh sebagian masyarakat, yaitu ilmu titen. […]

expand_less