Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Jejak Spiritual » Jembatan Kuning Kamojang, Panorama Eksotis dengan Cerita Mistis yang Terus Melegenda

Jembatan Kuning Kamojang, Panorama Eksotis dengan Cerita Mistis yang Terus Melegenda

NusaSpirit.com – Di jalur pegunungan Kamojang yang menghubungkan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, Jawa Barat, berdiri sebuah jembatan yang dikenal luas dengan nama Jembatan Kuning.

Selain menawarkan panorama alam yang memukau, lokasi ini juga menyimpan berbagai cerita mistis yang hingga kini terus menjadi perbincangan masyarakat.

Jembatan yang berada di jalur Lingkar Kamojang ini kerap dilalui wisatawan menuju kawasan panas bumi (geothermal) dan sejumlah objek wisata alam di Kamojang.

Namun di balik keindahan lembah hijau dan pegunungan yang terbentang luas, jembatan ini memiliki reputasi sebagai salah satu lokasi yang dianggap angker oleh sebagian warga.

Jembatan Kuning dibangun sekitar tahun 2015 dan resmi dibuka pada 2016. Sejak saat itu, berbagai kisah tentang kecelakaan lalu lintas dan penampakan makhluk tak kasat mata mulai berkembang dari mulut ke mulut hingga menjadi legenda lokal yang dikenal luas di perbatasan Bandung dan Garut.

Warga Menyebut Kecelakaan Cukup Sering Terjadi

Seorang pedagang yang telah lama berjualan di sekitar jembatan, Mayangsari, mengaku sering mendengar informasi mengenai kecelakaan di lokasi tersebut. Menurutnya, insiden umumnya melibatkan pengendara sepeda motor yang kehilangan kendali saat melintasi jalan menurun.

“Sering terjadi kecelakaan. Kadang sore, kadang subuh. Banyak yang rem blong, lalu jatuh ke bawah,” ujarnya dalam sebuah wawancara yang diunggah di YouTube, Sabtu (9/5/2026).

Ia mengatakan, korban kecelakaan umumnya merupakan pendatang yang datang untuk berwisata ke kawasan Kamojang. Menurutnya, hampir setiap tahun terjadi insiden serius di sekitar jembatan.

“Kalau orang sini jarang. Biasanya orang luar, dari Bandung, Sumedang, atau daerah lain. Jika tidak meninggal, biasanya korban mengalami luka parah,” ucapnya.

Kisah tentang Makam Tua dan Sosok Penampakan

Cerita yang paling sering dikaitkan dengan Jembatan Kuning Kamojang adalah dugaan bahwa pembangunan jalan dan jembatan melintasi kawasan pemakaman tua atau astana besar.

Menurut penuturan Ujang, salah seorang warga setempat, di bawah salah satu sisi Jembatan Kuning terdapat area yang sejak lama dikenal sebagai lokasi makam.

“Katanya dulu waktu pembangunan, ada batu tertentu yang tidak boleh diganggu. Di bawah sana juga disebut makam,” tutur Ujang.

Sebagian warga meyakini kawasan tersebut memiliki nilai spiritual dan tidak boleh diganggu.

Dalam tradisi masyarakat Sunda, kawasan pegunungan dan tempat yang dianggap sakral memang kerap dikaitkan dengan berbagai mitos yang diwariskan secara turun-temurun.

Selain kisah kecelakaan, beredar pula cerita tentang penampakan sosok perempuan berambut panjang hingga kepala melayang yang disebut-sebut pernah dilihat oleh sejumlah pengguna jalan saat melintasi kawasan tersebut.

Kondisi Jalur Pegunungan yang Menantang dan Keindahan Alam

Secara geografis, Jembatan Kuning berada di kawasan pegunungan dengan suhu sejuk dan kondisi berkabut, terutama pada malam hingga pagi hari.

Penerangan di beberapa titik jalur menuju Kamojang juga masih terbatas. Kondisi ini membuat pengendara harus lebih berhati-hati, terutama saat melewati turunan panjang.

Terlepas dari berbagai rumor yang beredar, Jembatan Kuning Kamojang tetap menjadi salah satu titik favorit untuk menikmati panorama alam pegunungan.

Tak sedikit pengendara yang berhenti sejenak untuk mengabadikan pemandangan lembah hijau yang terbentang di bawah jembatan.

Bagi sebagian orang, tempat ini merupakan lokasi dengan panorama spektakuler. Namun bagi yang lain, Jembatan Kuning menyimpan aura misterius yang membuat suasananya terasa berbeda.

Benar atau tidaknya kisah mistis yang berkembang, Jembatan Kuning Kamojang telah menjadi bagian dari urban legend yang dikenal luas di Jawa Barat.

 

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patung Bung Karno setinggi lima meter yang menjadi ikon baru kawasan Istana Gebang, Kota Blitar.

    Renovasi Istana Gebang Rampung, Megawati Resmikan Jejak Sejarah Bung Karno di Kota Blitar

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Renovasi Istana Gebang, tempat kediaman Presiden Soekarno yang berada di Jalan Sultan Agung, Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, kini telah rampung. Bangunan yang didirikan pada tahun 1884 pada masa kolonial Belanda tersebut diresmikan secara langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pada Senin (15/6/2026). Sebelumnya, proses restorasi bangunan telah berlangsung selama enam […]

  • Ilustrasi ilmu pakem tradisonal Jawa

    Hari Baik Memulai Usaha Mei 2026, Ini 7 Tanggal yang Dianggap Cocok Menurut Kalender Jawa dan Primbon

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Memulai usaha sering kali tidak hanya mempertimbangkan kesiapan modal dan strategi, tetapi juga momentum waktu. Dalam tradisi Jawa, pemilihan hari masih menjadi bagian penting karena diyakini dapat memengaruhi kelancaran rezeki dan perjalanan usaha. Menurut kalender Jawa, periode bulan Mei 2026 umumnya masuk dalam sasi Sawal. Dalam Primbon Jawa, sasi ini sering dikaitkan sebagai […]

  • Prosesi pernikahan adat Jawa

    Hari Baik Pernikahan Menurut Primbon Jawa dan Cara Menghitung Weton Jodoh

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com — Hari baik pernikahan menurut primbon Jawa adalah perhitungan tradisional berdasarkan weton, neptu hari, dan pasaran untuk menentukan tanggal pernikahan yang dipercaya membawa keberkahan dan keharmonisan rumah tangga. Bagi sebagian masyarakat, menentukan hari baik untuk melangsungkan pernikahan masih menjadi tradisi yang dihormati hingga kini, terutama oleh para orang tua dari calon mempelai. Tradisi ini […]

  • Masjid Al Faqih, pusat Pasulukan Tarekat Naqsyabandiyah di Dukuh Bandung, Tlogo, Kanigoro, Blitar.

    Mengenal KH Imam Faqih, Perintis Pasulukan Tarekat Naqsyabandiyah di Tlogo, Kanigoro, Blitar

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com — Di balik berkembangnya ajaran Tarekat Naqsyabandiyah di wilayah Blitar, Jawa Timur, tersimpan sosok ulama yang namanya masih hidup dalam ingatan masyarakat setempat, yakni KH Imam Faqih. Meski jejak tertulis tentang beliau tidak banyak ditemukan, kisah hidupnya terus diwariskan dari generasi ke generasi melalui cerita keluarga dan para sesepuh desa. Dari sanalah potret perjuangan […]

  • Penampakan jalur Jembatan Kembar Cangar yang berkabut dan dikelilingi hutan lebat, lokasi yang kerap dikaitkan dengan berbagai cerita horor di Jawa Timur.

    Misteri Jembatan Kembar Cangar Kembali Jadi Sorotan, Praktisi Spiritual Ungkap Dugaan “Perjanjian Lama” di Lokasi Ini

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Kawasan Jembatan Kembar Cangar di jalur penghubung Kota Batu dan Mojokerto kembali ramai dibicarakan publik. Bukan karena keindahan alamnya, melainkan deretan cerita mistis yang terus muncul dari lokasi itu. Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah berkabut di lereng pegunungan yang berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, tepatnya di kaki Gunung Arjuno […]

  • Suasana jembatan menuju Gunung Kombang di kawasan Pantai Ngliyep, Malang Selatan.

    Menguak Misteri Gunung Kombang: Tempat Petilasan Sakral dan Jejak Ritual Nyi Roro Kidul di Pesisir Malang

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Siapa di sini yang tidak tahu Pantai Ngliyep? Pantai legendaris di pesisir selatan Kabupaten Malang ini memang terkenal dengan keindahan tebing-tebing karangnya yang gagah dan deburan ombak khas Samudra Hindia yang menggulung tinggi. Namun, jika Anda berjalan sedikit menyusuri area pantai ini, mata Anda akan tertuju pada sebuah bukit yang menjorok ke laut. […]

expand_less