Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Primbon Jawa » Tanggal Baik Pernikahan Februari 2026 Menurut Primbon Jawa (Lengkap)

Tanggal Baik Pernikahan Februari 2026 Menurut Primbon Jawa (Lengkap)

NusaSpirit.com – Penentuan tanggal pernikahan menggunakan kalender Jawa masih dianggap sebagai tradisi nenek moyang yang dilestarikan oleh sebagian masyarakat, khususnya dalam adat Jawa.

Tradisi ini dijalankan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur, sekaligus ikhtiar agar pasangan pengantin dapat meniti kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berkelanjutan.

Berdasarkan perhitungan dalam Primbon Jawa, terdapat sejumlah tanggal dan hari baik di bulan Februari ini yang dipercaya dapat membawa keberkahan, kelancaran rezeki, hingga mendatangkan kebahagiaan bagi kedua mempelai yang akan menikah.

Bulan Februari 2026 dimulai pada tanggal 1 yang jatuh pada pasaran Minggu Wage, sasi Ruwah, dan berakhir pada Sabtu, pasaran Legi, 28 Februari, sasi Pasa, Ramadan 1447 H.

Berikut adalah tanggal-tanggal yang dianggap baik untuk melangsungkan pernikahan:

1 Februari 2026 – Minggu Wage

Total neptu: 5 + 4 = 9 → sisa 2 → Tibo Rejeki

Makna: Cukup sandang pangan, rumah tangga harmonis, rezeki teratur.

2 Februari 2026 – Senin Kliwon

Total neptu: 4 + 8 = 12 → sisa 5 → tidak baik

3 Februari 2026 – Selasa Legi

Total neptu: 3 + 5 = 8 → sisa 1 → Tibo Sri

Makna: Rezeki lancar, rumah tangga diberkahi dan harmonis.

4 Februari 2026 – Rabu Pahing

Total neptu: 7 + 9 = 16 → sisa 2 → Tibo Rejeki

Makna: Cukup sandang pangan, rumah tangga harmonis, rezeki teratur.

5 Februari 2026 – Kamis Pon

Total neptu: 8 + 7 = 15 → sisa 1 → Tibo Sri

Makna: Rezeki lancar, rumah tangga diberkahi dan harmonis.

6 Februari 2026 – Jumat Wage

Total neptu: 6 + 4 = 10 → sisa 3 → Tibo Gedhong

Makna: Kaya dan mapan, simbol kestabilan dan kesejahteraan rumah tangga.

7 Februari 2026 – Sabtu Kliwon

Total neptu: 9 + 8 = 17 → sisa 3 → Tibo Gedhong

Makna: Kaya dan mapan, simbol kestabilan dan kesejahteraan rumah tangga.

8 Februari 2026 – Minggu Legi

Total neptu: 5 + 5 = 10 → sisa 3 → Tibo Gedhong

Makna: Kaya dan mapan, simbol kestabilan dan kesejahteraan rumah tangga.

9 Februari 2026 – Senin Pahing

Total neptu: 4 + 9 = 13 → sisa 6 → tidak baik

10 Februari 2026 – Selasa Pon

Total neptu: 3 + 7 = 10 → sisa 3 → Tibo Gedhong

Makna: Kaya dan mapan, simbol kestabilan dan kesejahteraan rumah tangga.

11 Februari 2026 – Rabu Wage

Total neptu: 7 + 4 = 11 → sisa 4 → tidak baik

12 Februari 2026 – Kamis Kliwon

Total neptu: 8 + 8 = 16 → sisa 2 → Tibo Rejeki

Makna: Cukup sandang pangan, rumah tangga harmonis, rezeki teratur.

13 Februari 2026 – Jumat Legi

Total neptu: 6 + 5 = 11 → sisa 4 → tidak baik

14 Februari 2026 – Sabtu Pahing

Total neptu: 9 + 9 = 18 → sisa 4 → tidak baik

15 Februari 2026 – Minggu Pon

Total neptu: 5 + 7 = 12 → sisa 5 → tidak baik

16 Februari 2026 – Senin Wage

Total neptu: 4 + 4 = 8 → sisa 1 → Tibo Sri

Makna: Rezeki lancar, rumah tangga diberkahi dan harmonis.

17 Februari 2026 – Selasa Kliwon

Total neptu: 3 + 8 = 11 → sisa 4 → tidak baik

18 Februari 2026 – Rabu Legi

Total neptu: 7 + 5 = 12 → sisa 5 → tidak baik

19 Februari 2026 – Kamis Pahing

Total neptu: 8 + 9 = 17 → sisa 3 → Tibo Gedhong

Makna: Kaya dan mapan, simbol kestabilan dan kesejahteraan rumah tangga.

20 Februari 2026 – Jumat Pon

Total neptu: 6 + 7 = 13 → sisa 6 → tidak baik

21 Februari 2026 – Sabtu Wage

Total neptu: 9 + 4 = 13 → sisa 6 → tidak baik

22 Februari 2026 – Minggu Kliwon

Total neptu: 5 + 8 = 13 → sisa 6 → tidak baik

23 Februari 2026 – Senin Legi

Total neptu: 4 + 5 = 9 → sisa 2 → Tibo Rejeki

Makna: Cukup sandang pangan, rumah tangga harmonis, rezeki teratur.

24 Februari 2026 – Selasa Pahing

Total neptu: 3 + 9 = 12 → sisa 5 → tidak baik

25 Februari 2026 – Rabu Pon

Total neptu: 7 + 7 = 14 → sisa 0 → tidak baik

26 Februari 2026 – Kamis Wage

Total neptu: 8 + 4 = 12 → sisa 5 → tidak baik

27 Februari 2026 – Jumat Kliwon

Total neptu: 6 + 8 = 14 → sisa 0 → tidak baik

28 Februari 2026 – Sabtu Legi

Total neptu: 9 + 5 = 14 → sisa 0 → tidak baik

Catatan:

Perhitungan ini tidak bersifat mutlak dan dapat berbeda di setiap daerah, tergantung pada adat, kepercayaan keluarga, serta perhitungan weton masing-masing calon pengantin.

 

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi lokasi Prapat Kurung Surabaya dengan pohon bidara dan teralis besi.

    Misteri Prapat Kurung Surabaya dan Sejarah Laksamana Cheng Ho dari Tiongkok

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Tak jauh dari jantung Kota Surabaya, terdapat sebuah lokasi yang sejak lama diyakini keramat oleh warga setempat, tidak hanya oleh masyarakat umum, tetapi terutama oleh komunitas Muslim keturunan Tionghoa. Tempat itu bernama Prapat Kurung, terletak di sebuah taman kota di kawasan Prapat Tegal, Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. Lokasi ini tidak […]

  • ilustrasi 12 zodiak dalam astrologi barat

    Zodiak Sejarah, Makna, dan Cara Manusia Membaca Bintang Sejak Ribuan Tahun Lalu

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Selama berabad-abad lamanya, manusia telah mengenal istilah ramalan yang mulai menyebar dari mulut ke mulut dan merambah ke berbagai belahan dunia. Seiring berjalannya waktu, metode-metode untuk menafsirkan nasib seseorang pun semakin berkembang, mulai dari observasi pergerakan rasi bintang, fase bulan, hingga unsur alam yang dikenal dalam sistem zodiak. Namun, pertanyaannya adalah, bagaimana sebenarnya […]

  • Pengemudi Ojek Online

    Kabar Gembira! Mulai 1 Juli 2026 Potongan Komisi Ojol Grab dan Gojek Diklaim Turun Jadi 8 Persen

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Kabar gembira bagi para pengemudi transportasi online di seluruh Indonesia, terutama mitra ojol (ojek online) Grab dan Gojek. Mulai 1 Juli 2026, pemerintah yang telah menjalin kesepakatan dengan pihak aplikator akan menerapkan sistem pembagian komisi baru. Dari yang sebelumnya mitra ojol terpotong 20 persen dalam setiap perjalanan, kini potongan tersebut menjadi 8 persen. […]

  • Jejak sejarah Joko Tingkir, pendiri Kesultanan Pajang di Jawa Tengah.

    Makam Joko Tingkir: Sukoharjo, Sragen, atau Lamongan?

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Mas Karebet, yang lebih dikenal dengan nama Joko Tingkir, adalah tokoh sentral yang dianggap berjasa sebagai pendiri sekaligus Raja Kesultanan Pajang. Kesultanan ini berada di sekitar wilayah Surakarta (Solo) pada abad ke-16, tepatnya antara tahun 1549 hingga 1582 M. Keberadaan makam Mas Karebet sejak lama memunculkan perdebatan di kalangan sejarawan dan masyarakat. Sebagian […]

  • Ubo rampe atau sesajen dalam tradisi Jawa

    Makna Ubo Rampe atau Sesajen Dalam Tradisi Jawa beserta Macam-macamnya

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Bagi masyarakat Jawa, istilah ubo rampe masih sangat familiar di kalangan tradisional. Namun, di era modern seperti sekarang, tidak sedikit masyarakat yang belum memahami sepenuhnya makna dari ubo rampe. Ubo rampe, merujuk dari naskah klasik Jawa Serat Centhini yang disusun pada abad ke-19, dikenal sebagai rangkaian sesaji atau hasil sedekah bumi. Ubo rampe […]

  • Juru kunci Gunung Kawi, Pak Narko, menjelaskan sejarah serta tradisi ziarah yang masih dijaga di kawasan Pesarean Gunung Kawi, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

    Menguak Sisi Mistis Gunung Kawi, Dari Ritual Ngalap Berkah hingga Kisah Pejabat dan Pengusaha Datang Berziarah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Kabut tipis mulai turun saat admin memasuki kawasan Gunung Kawi di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Udara pegunungan yang dingin langsung terasa begitu melewati gerbang utama kawasan wisata religi tersebut. Aroma dupa samar mulai tercium dari kejauhan, bercampur dengan wangi bunga tabur yang dijual di sepanjang jalan menuju area pesarean. Perjalanan menuju Gunung Kawi […]

expand_less