Renovasi Istana Gebang Rampung, Megawati Resmikan Jejak Sejarah Bung Karno di Kota Blitar
- Berita Budaya
- calendar_month Senin, 15 Jun 2026

NusaSpirit.com – Renovasi Istana Gebang, tempat kediaman Presiden Soekarno yang berada di Jalan Sultan Agung, Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, kini telah rampung.
Bangunan yang didirikan pada tahun 1884 pada masa kolonial Belanda tersebut diresmikan secara langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pada Senin (15/6/2026).
Sebelumnya, proses restorasi bangunan telah berlangsung selama enam bulan terakhir, meliputi perbaikan atap, penguatan struktur konstruksi, pembuatan patung, hingga pembaruan konsep kawasan.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan sejumlah dokumen serta prasasti sebagai simbol selesainya proses revitalisasi museum yang dikenal menyimpan jejak sejarah Bung Karno sejak masa kecil hingga dewasa.
Tak hanya dihadiri Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, pengukuhan destinasi wisata prasejarah ini juga diikuti oleh sejumlah tokoh politik dari PDI Perjuangan, termasuk jajaran DPD, DPC, hingga pengurus tingkat anak ranting. Selain itu, hadir pula perwakilan pemerintah daerah hingga elemen masyarakat.
Sebelum acara utama dimulai, kegiatan diawali dengan berbagai pertunjukan kesenian khas Blitar yang berhasil memukau para tamu, mulai dari tari kolosal Nusantara, pemutaran video dokumenter perjalanan hidup Soekarno, hingga penampilan dari paguyuban teater seni.
Dalam kesempatan tersebut, Juru Bicara DPP PDI Perjuangan, Aryo Seno Bagaskoro, mengatakan bahwa peresmian kawasan yang juga bertepatan dengan peringatan Bulan Bung Karno bukan hanya sebagai simbol untuk mengenang sejarah, melainkan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat dan pemikiran ideologis Sang Proklamator.
Menurut Aryo, Megawati terus mendorong para kader partai agar tidak hanya mengkaji sejarah Bung Karno dari catatan masa lalu, tetapi juga harus memahami spirit perjuangan yang diwariskan oleh pendiri bangsa tersebut.
“Bu Mega menegaskan bahwa kita memiliki kewajiban sejarah untuk melanjutkan semangat Bung Karno. Kader harus memahami ajaran beliau, berani memberikan masukan, kritik, dan berbagai pendapat demi kepentingan bangsa, negara, dan rakyat,” ujar Aryo.
Salah satu daya tarik unggulan dari hasil renovasi kawasan ini adalah hadirnya patung Bung Karno setinggi lima meter yang berdiri di area kompleks Istana Gebang. Patung itu merupakan karya seniman asal Yogyakarta, Dunadi.
Arsitektur patung menampilkan sosok Bung Karno sedang membaca buku, terinspirasi dari monumen patung yang berada di Perpustakaan Bung Karno.
Ekspresi ini dipilih sebagai simbol perlawanan terhadap kondisi literasi yang masih tampak memprihatinkan di Indonesia.
Usai acara peresmian, Megawati yang mengenakan busana hitam disertai syal merah tampak menyusuri sejumlah ruangan bersejarah di dalam kompleks Istana Gebang.
Ia mengamati berbagai peninggalan yang masih terawat apik, mulai dari lukisan Bung Karno, kamar tidur, ruang tamu, hingga sumur tua yang tetap mempertahankan bentuk aslinya.
Suasana haru dipadukan nuansa nostalgia tempoe doeloe terasa kuat di saat Megawati menelusuri bangunan demi bangunan yang menyimpan banyak kenangan kehidupan ayahandanya tersebut.
Sejumlah anggota kader dan juga tamu undangan ikut serta dalam kunjungan itu sambil mendengarkan penjelasan tentang historis bangunan.
Aryo mengatakan revitalisasi Istana Gebang diharapkan tidak hanya menjaga warisan sejarah bangsa, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat sosok Bung Karno beserta nilai-nilai perjuangannya.
“Yang mencintai Bung Karno tidak cukup hanya belajar dari buku sejarah, tetapi juga harus memahami api perjuangan yang diwariskannya. Semangat itulah yang ingin terus dihidupkan melalui peringatan Bulan Bung Karno dan keberadaan situs-situs sejarah seperti Istana Gebang ini,” pungkas Aryo.
Lokasi Istana Gebang:
- Penulis: Ferdi Diningrat
- Editor: M. Ilman Arif

Add your first comment to this post