Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Lainnya » Info Rute, Harga Tiket, dan Jalur Baru Goa Tetes Lumajang

Info Rute, Harga Tiket, dan Jalur Baru Goa Tetes Lumajang

NusaSpirit.com – Goa Tetes yang berada di kawasan Tumpak Sewu kini semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Penyebabnya sederhana, akses menuju lokasi utama sekarang jauh lebih cepat setelah dibukanya jalur baru berupa tangga besi dan lintasan pejalan kaki yang lebih aman.

Kalau dulu pengunjung harus menghabiskan waktu sekitar 15 hingga 25 menit untuk turun dan kembali naik dari area parkir, sekarang perjalanan menuju titik utama hanya memakan waktu sekitar tujuh menit saja.

Perubahan itu langsung mendapat respons positif, terutama dari wisatawan yang ingin menikmati panorama alam tanpa harus terlalu lelah trekking jauh.

Goa Tetes sendiri berada di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, tepat di jalur wisata penghubung Lumajang dan Malang. Lokasinya masih satu kawasan dengan wisata alam Tumpak Sewu yang sudah lama dikenal karena panorama air terjunnya yang megah.

Begitu masuk area wisata, pengunjung akan melewati deretan warung makan, penginapan, hingga fasilitas wisata yang mulai tumbuh seiring meningkatnya jumlah pelancong.

Harga tiketnya pun masih cukup ramah di kantong. Tiket masuk dipatok sekitar Rp20 ribu per orang. Untuk parkir kendaraan roda dua dikenakan biaya Rp5 ribu, sedangkan mobil Rp10 ribu.

Setelah melewati loket, perjalanan menuju lembah dimulai. Suara air terjun terdengar dari kejauhan. Udara pegunungan terasa dingin dan lembap.

Di sepanjang jalur trekking, wisatawan bisa melihat tebing hijau yang menjulang tinggi dengan aliran air yang turun dari sela-sela batu.

Serunya lagi, jalur baru itu sudah dilengkapi tempat istirahat sederhana, penjual minuman, hingga papan informasi bertuliskan “Sapta Pesona” yang mengingatkan pengunjung soal kebersihan dan keamanan wisata.

Bukan cuma wisatawan lokal yang datang ke tempat ini. Banyak turis asing juga terlihat menikmati suasana sambil membawa kamera dan drone untuk mengabadikan panorama alam.

Pemandangan di Goa Tetes memang punya daya tarik tersendiri. Kombinasi air terjun kecil, goa alami, sungai, dan tebing berlumut membuat suasananya terasa seperti dunia fantasi.

Panorama tebing hijau dan air terjun di kawasan Goa Tetes Lumajang yang terlihat eksotis.

Panorama tebing hijau dan air terjun di kawasan Goa Tetes Lumajang yang terlihat eksotis.

Tak sedikit pengunjung yang menyebut kawasan ini mirip “Pandora” dalam film Avatar. Julukan itu muncul karena hampir seluruh area dipenuhi vegetasi hijau dengan air yang terus menetes dari sela bebatuan.

Saat menuruni tangga menuju dasar lembah, pengunjung akan disambut kabut air tipis yang kadang memunculkan pelangi kecil di beberapa titik. Gemuruh air berpadu dengan hawa dingin pegunungan membuat suasana terasa tenang sekaligus menegangkan.

Di area utama Goa Tetes, air jernih terus mengalir dari atas tebing batu. Permukaan batu memang cukup licin, tapi banyak wisatawan menyebut jalurnya masih aman dilalui selama tetap berhati-hati.

Di bagian bawah kawasan wisata terdapat kolam alami yang sering dipakai pengunjung untuk bermain air atau sekadar berendam. Karena itu, banyak wisatawan sengaja membawa pakaian ganti agar bisa merasakan sensasi berjalan di bawah guyuran air terjun kecil yang tersebar di sepanjang tebing.

Banyak juga pengunjung yang rela basah-basahan demi mendapatkan foto dan video dengan latar alam yang eksotis. Beberapa bahkan naik ke bebatuan untuk menikmati derasnya air yang jatuh langsung dari dinding tebing.

Popularitas Goa Tetes sendiri terus meningkat sejak kawasan Tumpak Sewu viral di media sosial beberapa tahun terakhir. Lokasinya yang berada di lereng membuat wilayah Pronojiwo memiliki udara sejuk dan sumber mata air alami yang melimpah sepanjang tahun.

Nama “Goa Tetes” berasal dari air yang terus menetes dari sela-sela bebatuan di dalam goa. Tetesan air itu membentuk ornamen alami seperti lumut hijau dan stalaktit kecil yang membuat suasana terlihat semakin eksotis.

Kini, dengan akses baru yang lebih singkat dan aman, jumlah wisatawan diperkirakan bakal terus bertambah, terutama saat akhir pekan dan musim liburan tiba.

 

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truno Lele

    Misteri Goa Ngerong Rengel: Habitat Ikan Keramat dan Mitos Truno Bader dan Lele di Tuban

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di tengah padatnya rumah-rumah warga di wilayah selatan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ada sebuah tempat yang diam-diam menyimpan cerita unik sekaligus bikin penasaran namanya Goa Ngerong. Sekilas memang terlihat biasa saja. Hanya aliran sungai kecil yang masuk ke rongga goa di sekitar permukiman warga. Tapi siapa sangka, di lokasi itu dipercaya sebagai habitat […]

  • Kalender Februari 2026 digunakan sebagai penentuan hari baik

    Hari Baik Memulai Usaha Februari 2026 Menurut Kalender Jawa

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Menentukan hari baik untuk memulai usaha merupakan salah satu strategi tepat untuk meningkatkan penghasilan dalam jangka panjang. Apalagi jika usaha tersebut adalah impian yang sudah lama diidamkan. Meski demikian, kesuksesan tetap dipengaruhi oleh hoki dan faktor rezeki. Pada Februari 2026, terdapat beberapa tanggal yang dianggap tepat untuk merintis usaha. Menurut kalender Jawa, periode […]

  • Ilustrasi

    7 Ciri Mata Batin Terbuka Sempurna, Benarkah Bisa Dirasakan? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Pernah nggak sih kamu merasa ada sesuatu yang berbeda dalam dirimu? Entah itu perasaan jadi lebih tenang, lebih peka terhadap sekitar, atau bahkan seperti “menangkap” hal-hal yang sebelumnya nggak pernah kamu sadari. Banyak orang mengaitkan pengalaman seperti ini dengan apa yang disebut sebagai terbukanya mata batin. Istilah ini memang sudah lama dikenal, terutama […]

  • Ilustrasi Gambar

    7 Weton yang Diyakini Didampingi Khodam Macan Sakti Menurut Primbon Jawa, Aura Wibawanya Disebut Sangat Kuat

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton bukan sekadar penanda hari kelahiran. Banyak orang percaya bahwa weton menyimpan gambaran watak, perjalanan hidup, hingga energi spiritual yang melekat pada seseorang. Dari keyakinan itulah muncul berbagai pembahasan tentang kecocokan weton dengan keberuntungan, rezeki, hingga keberadaan khodam pendamping. Salah satu yang cukup sering dibicarakan adalah tentang khodam macan […]

  • Puluhan Biksu Tudong singgah di Candi Brahu, Trowulan, dalam perjalanan spiritual menuju Borobudur.

    Menapaki 666 Km, Kisah Haru dan Toleransi Saat Biksu Tudong Singgah di Candi Brahu

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Suasana di sekitar Candi Brahu, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, mendadak padat pengunjung pada Minggu (17/5/2026). Puluhan Biksu Tudong yang berasal dari berbagai negara di Asia Tenggara tampak memasuki kawasan situs peninggalan Kerajaan Majapahit tersebut. Kedatangan mereka langsung berhasil menyedot perhatian masyarakat setempat, bahkan hingga luar daerah. Bagaimana tidak, para biksu ini sedang menjalani […]

  • Dialog spiritual ruqyah syariah antara Mongol Stres dan Ustaz Faisar di kanal Youtube Meja Mongol

    Dialog Mongol Stres dan Ustaz Faisar, Mengulas Ruqyah Syariah dan Fenomena Gangguan Nonmedis

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Fenomena gangguan nonmedis yang kerap dikaitkan dengan aspek spiritual kembali menjadi perbincangan menarik dalam dialog antara komedian Rony Imanuel, yang dikenal luas dengan nama panggung Mongol Stres, dan praktisi ruqyah Ustaz Muhammad Faisar. Dialog tersebut tersaji dalam kanal YouTube Meja Mongol dan langsung menyedot perhatian warganet karena mengungkap sejumlah pengalaman ekstrem yang jarang […]

expand_less