Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Lainnya » Kajian Ilmu Fiqih tentang Meninggalkan Sholat Jumat 3 Kali dan Panduan Lengkap Niat dan Bacaanya

Kajian Ilmu Fiqih tentang Meninggalkan Sholat Jumat 3 Kali dan Panduan Lengkap Niat dan Bacaanya

NusaSpirit.com – Bagi kaum muslimin, terutama laki-laki, melaksanakan ibadah salat Jumat hukumnya adalah fardu ain (wajib).

Berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, jika seseorang dengan sengaja meninggalkan salat Jumat secara berturut-turut hingga sebanyak tiga kali tanpa adanya uzur syar’i (sah), seperti sakit berat, musafir (bepergian), atau cuaca ekstrem, maka ia akan mendapatkan konsekuensi berupa dosa besar.

Hal ini juga dipertegas dalam hadis riwayat Abu Dawud, di mana Nabi SAW memperingatkan umatnya untuk tidak meremehkan salat Jumat. Allah akan mengunci hati bagi setiap muslim yang dengan sengaja meninggalkan salat tersebut.

Meskipun demikian, Islam adalah agama yang memberikan kemudahan dan tidak memberatkan. Apabila seseorang tidak hadir dalam salat Jumat karena uzur yang dinilai sah, mereka diizinkan menggantinya dengan salat Zuhur.

Pada umumnya, salat Jumat memiliki keutamaan dan kedudukan yang tinggi dalam pandangan ilmu fikih.

Salah satu riwayat dalam Sunan At-Tirmidzi memiliki makna bahwa orang yang mandi pada hari Jumat, pergi ke masjid tanpa kendaraan, serta mendengarkan khotbah imam, setiap langkah kakinya akan dicatat sebagai pahala yang setara dengan salat malam dan puasa selama satu tahun.

Namun, sebagian kalangan masih belum memahami niat dan bacaan yang dilakukan saat mengiringi pelaksanaan salat Jumat secara tertib, baik pengerjaan salat sunah qabliyah (sebelum) maupun salat sunah ba’diyah (sesudah). Padahal, kedua ibadah ini apabila dikerjakan dapat menambah pahala besar bagi yang menunaikannya.

Adapun niat salat sunah qabliyah (sebelum) sebagai berikut:

Arab: اُصَلِّي سُنَّةَ الْجُمُعَةِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Ushallī sunnatal-jumu‘ati rak‘ataini qabliyyatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Saya niat salat sunah sebelum Jumat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Sedangkan niat salat sunah ba’diyah (sesudah) sebagai berikut:

Arab: اُصَلِّي سُنَّةَ الْجُمُعَةِ بَعْدِيَّةً رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Ushallī sunnatal-jumu‘ati ba‘diyyatan rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Saya niat salat sunah setelah Jumat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Setelah itu, salat diteruskan dengan membaca doa iftitah, kemudian Surah Al-Fatihah, dan dilanjutkan dengan surah-surah pendek yang terdapat dalam mushaf Al-Qur’an.

Sementara itu, untuk niat salat Jumat sendiri, niatnya:

Arab: أُصَلِّي فَرْضَ الْجُمُعَةِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Ushallī fardhal-jumu‘ati rak‘ataini ma’mūman/imāman (sebagai imam) lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Saya niat melaksanakan salat fardu Jumat dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Menurut sejumlah ulama, salat rawatib (baik sebelum ataupun sesudah salat fardhu) menempati posisi istimewa setelah salat wajib. Sebagaimana salat ini disunnahkan untuk dikerjakan pada tiap-tiap salat fardu sehari lima kali, di antaranya salat Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya.

Bagi mereka yang rutin dan istiqamah menjaga salat sunah rawatib, Allah SWT menjanjikan sebuah rumah di surga kepada hamba-Nya yang rajin melaksanakannya sebanyak 12 rakaat setiap hari.

 

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana sebuah tempat usaha yang terlihat lengang dan sepi secara tiba-tiba.

    Solusi Mengatasi Usaha yang Diduga Terkena Santet, dari Tanda-Tanda hingga Cara Penanganan

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, banyak pelaku bisnis yang mengaku pernah mengalami kondisi yang terasa janggal. Mulai dari omzet yang tiba-tiba turun drastis, suasana tempat usaha yang mendadak tidak nyaman, sampai munculnya konflik tanpa sebab yang jelas. Di masyarakat Indonesia, kejadian seperti ini sering dikaitkan dengan hal-hal non-fisik, seperti santet, teluh, […]

  • Gambar ilustratif mimpi dan simbol Primbon Jawa, referensi 100 arti mimpi. Sumber: Pexels

    100 Arti Mimpi Lengkap Menurut Kitab Primbon Jawa Kuno

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Pernahkah Anda mengalami mimpi yang begitu kuat hingga sulit dilupakan seperti bertemu sosok yang sangat berarti dalam hidup, atau justru menjadi pribadi yang selama ini hanya hadir dalam angan? Dalam kehidupan sehari-hari, mimpi kerap dianggap sekadar bunga tidur, sesuatu yang datang lalu pergi tanpa makna. Namun bagi masyarakat yang masih memegang nilai tradisi […]

  • Situs Siti Inggil Trowulan, Mojokerto

    Jejak Petilasan Raden Wijaya di Trowulan, Kisah Pusaka Keris dan Tombak yang Diyakini Muncul Misterius

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di tengah kawasan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sebuah situs yang dikenal sebagai Siti Inggil tidak hanya meninggalkan cerita sejarah. Di balik itu, kawasan kompleks ini juga menyimpan kisah yang berkaitan erat dengan Kerajaan Majapahit pada masa lampau. Lokasi ini diyakini sebagai petilasan Raden Wijaya, tokoh penting Kerajaan Majapahit yang sempat memimpin sebagai […]

  • Gerbang utama Padepokan Eyang Djoego di Blitar, Jawa Timur, yang menjadi pintu masuk bagi peziarah dari berbagai daerah dan latar belakang.

    Padepokan Eyang Djoego Blitar: Dari Jejak Perang Diponegoro hingga Ritual Ngalap Berkah

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di lereng perbukitan wilayah Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, berdiri sebuah padepokan yang bagi sebagian orang tampak sederhana. Tidak setiap hari tempat ini dipadati pengunjung. Pada hari-hari biasa, suasananya cenderung sepi dan tenang, jauh dari hiruk-pikuk destinasi wisata modern. Namun di balik kesederhanaannya, padepokan yang dikenal sebagai Padepokan Eyang Djoego ini menyimpan kisah […]

  • Mbah Nardi menunjukkan sejumlah pusaka koleksinya di Pasar Burung Joyo Madiun. Tangkapan layar YouTube Pakdhe Yadi.

    Di Balik Riuh Pasar Burung Joyo Madiun: Kisah Mbah Nardi Menjaga Tradisi Kejawen Lewat Benda Bertuah

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di tengah deretan penjual burung dan perlengkapan hewan peliharaan, terdapat lapak sederhana yang justru dipadati pengunjung karena menjajakan benda-benda antik, pusaka, hingga perlengkapan bernuansa mistis dan spiritual Jawa. Lapak itu milik seorang pedagang yang memperkenalkan dirinya sebagai Mbah Nardi. Ia dikenal sebagai penjual barang-barang klenik yang hanya membuka pajangan dagangnya setiap hari Minggu […]

  • Ilustrasi Gambar

    Misteri Weton Senin Pon dalam Primbon Jawa Kuno: Disebut Wingit dan Tulang Wangi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Dalam hitungan kitab Primbon Jawa, weton Senin Pon memiliki jumlah neptu 11, gabungan dari nilai hari Senin (4) dan pasaran Pon (7). Konon, weton ini menurut sejumlah praktisi spiritual Jawa termasuk dalam kelompok weton wingit, bahkan kerap dimasukkan ke dalam kategori tulang wangi. Weton tersebut dipercaya memiliki daya tarik tinggi terhadap entitas astral, […]

expand_less