Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Primbon Jawa » Misteri Weton Senin Pon dalam Primbon Jawa Kuno: Disebut Wingit dan Tulang Wangi

Misteri Weton Senin Pon dalam Primbon Jawa Kuno: Disebut Wingit dan Tulang Wangi

NusaSpirit.com – Dalam hitungan kitab Primbon Jawa, weton Senin Pon memiliki jumlah neptu 11, gabungan dari nilai hari Senin (4) dan pasaran Pon (7).

Konon, weton ini menurut sejumlah praktisi spiritual Jawa termasuk dalam kelompok weton wingit, bahkan kerap dimasukkan ke dalam kategori tulang wangi.

Weton tersebut dipercaya memiliki daya tarik tinggi terhadap entitas astral, serta pancaraIlustrn aura dan pesona batin yang kuat melekat pada pemiliknya.

Tak hanya itu, banyak ahli Primbon juga menyebut bahwa golongan weton ini identik dengan potensi kemampuan supranatural tertentu.

Seorang praktisi spiritual Jawa asal Kediri, Jawa Timur, Mbah Aryo, menguraikan bahwa Senin Pon tidak bisa dimaknai secara harfiah. Weton ini, menurutnya, harus dipahami melalui filosofi leluhur yang sarat simbol dan makna batiniah.

Penjelasan tersebut mengungkapkan bahwa istilah weton bukan semata hitungan hari kelahiran, melainkan bagian dari pandangan hidup tentang arah perjalanan manusia, serta relasi antara kesadaran dan nafsu.

Asal-Usul Konsep Weton Menurut Mbah Aryo

Menurut penuturannya, pemahaman tentang weton berangkat dari konsep dasar sangkan paraning dumadi, yakni pertanyaan filosofis tentang dari mana manusia berasal dan ke mana arah hidupnya akan menuju.

“Orang Jawa kuno sejak dulu meyakini bahwa tubuh manusia tercipta dari empat unsur alam, yaitu tanah, api, air, dan udara. Keempat unsur itu dikenal dengan istilah lemah, geni, banyu, dan angin. Perpaduan unsur-unsur inilah yang, menurut kepercayaan Jawa, melahirkan kehidupan di dunia fana,” katanya, Kamis (14/5/2026).

Ia kemudian memberi ilustrasi sederhana tentang tanah yang awalnya kering dan mati, namun dapat menumbuhkan kehidupan ketika bertemu air dan sinar matahari.

Contoh tersebut menggambarkan bahwa kehidupan lahir dari keseimbangan unsur alam, sejalan dengan filosofi Jawa tentang harmoni.

Makna Pasaran Pon dalam Sistem Weton

Lebih jauh, Mbah Aryo menjelaskan bahwa pasaran Pon memiliki posisi khusus dalam sistem weton.

Dalam simbolisme Jawa, setiap hari dan pasaran dikaitkan dengan unsur kelahiran manusia. Senin dilambangkan sebagai kakang kawah, sementara Pon diasosiasikan dengan adi ari-ari.

Pasaran lain seperti Pahing, Wage, dan Kliwon juga memiliki simbol masing-masing yang diyakini membentuk satu kesatuan makna dalam kehidupan manusia.

“Pon ini sering digunakan sebagai weton penentuan pepunden atau lokasi yang dianggap keramat,” kata dia. Menurutnya, tidak sedikit tempat sakral di Pulau Jawa yang hari jadinya jatuh pada Jumat Pon atau Jumat Legi.

Karena itu, pasaran Pon kerap dianggap sebagai weton yang memiliki nilai sakral, termasuk ketika dipadukan dengan hari Senin. Namun demikian, ia mengingatkan agar makna kesakralan tersebut tidak ditafsirkan secara dangkal.

Tulang Wangi Bukan Soal Aroma, Ini Makna Filosofisnya

Istilah tulang wangi, menurut Mbah Aryo, sering disalahpahami. Banyak orang mengira istilah tersebut berarti seseorang memiliki aroma tulang yang harum atau mudah tercium oleh makhluk gaib. Padahal, pandangan tersebut belum tentu tepat.

“Tulang wangi itu bukan soal bau, melainkan soal hakikat,” ujarnya. Dalam tradisi Jawa, istilah yang diwariskan leluhur umumnya bersifat simbolik dan tidak disampaikan secara langsung. Setiap kata diyakini mengandung pesan mendalam yang perlu dimaknai secara filosofis.

Ia mencontohkan simbol bubur merah, putih, kuning, dan hitam yang kerap hadir dalam tradisi Jawa. Warna-warna tersebut bukan sekadar sajian ritual, melainkan perlambang upaya menyelaraskan nafsu manusia melalui kesadaran akal.

Kesadaran dan Nafsu dalam Ajaran Leluhur Jawa

Mbah Aryo juga mengulas konsep bopo angkoso ibu bumi serta bopo Adam ibu Howo. Ia menjelaskan bahwa istilah tersebut tidak merujuk pada tokoh tertentu secara literal, melainkan simbol kesadaran dan nafsu dalam diri manusia.

“Bopo Adam adalah kesadaran, sedangkan ibu Howo melambangkan nafsu yang bersumber dari unsur kehidupan duniawi,” tuturnya. Ajaran ini menekankan pentingnya menempatkan kesadaran sebagai pengendali hawa nafsu agar kehidupan tetap seimbang.

Bahkan, konsep tersebut menurutnya masih dijalani oleh sebagian masyarakat Jawa hingga kini melalui berbagai laku spiritual seperti puasa weton, semedi, dan melek malam.

Antara Kepercayaan dan Tradisi

Di akhir penjelasannya, Mbah Aryo kembali menegaskan bahwa Senin Pon, khususnya unsur Pon di dalamnya, kerap dianggap memiliki nilai sakral dalam tradisi Jawa.

Weton ini sering dikaitkan dengan tempat-tempat yang dihormati leluhur, meski makna tersebut berkembang sebagai bagian dari tradisi dan kepercayaan lokal.

Ia pun mengingatkan agar ajaran leluhur tidak diterima secara mentah-mentah.

“Seperti kelapa, kalau ingin menikmati isinya, kita harus mengupas kulitnya terlebih dahulu,” ucapnya.

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wanita memakai mahkota sebagai simbol kenaikan derajat hidup menurut primbon Jawa

    7 Tanda Seseorang Akan Dinaikkan Derajatnya Menurut Primbon Jawa, Kenali Sejak Awal

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Setiap orang tentu menginginkan kehidupan yang berkecukupan, baik dalam hal materi maupun kebahagiaan batin. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa untuk mencapai kondisi tersebut diperlukan proses panjang yang tidak selalu mudah. Ada fase-fase sulit yang harus dilalui, bisa berupa cobaan yang datang silih berganti, bahkan kegagalan yang terkadang membuat seseorang ingin menyerah. Dalam […]

  • Patung Bung Karno setinggi lima meter yang menjadi ikon baru kawasan Istana Gebang, Kota Blitar.

    Renovasi Istana Gebang Rampung, Megawati Resmikan Jejak Sejarah Bung Karno di Kota Blitar

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Renovasi Istana Gebang, tempat kediaman Presiden Soekarno yang berada di Jalan Sultan Agung, Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, kini telah rampung. Bangunan yang didirikan pada tahun 1884 pada masa kolonial Belanda tersebut diresmikan secara langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pada Senin (15/6/2026). Sebelumnya, proses restorasi bangunan telah berlangsung selama enam […]

  • Kolektor Benda Pusaka, Erwin menunjukan salah satu benda yang diyakini memiliki energi spiritual

    Filosofi Tosan Aji Kuku Bima dan Jejak Spiritual Erwin Pandaan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Kisah-kisah mistis dan spiritual selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi mereka yang tertarik pada dunia supranatural dan tradisi leluhur. Salah satunya datang dari sebuah perbincangan menarik yang membahas pengalaman bernuansa gaib dari seorang kolektor pusaka asal Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Percakapan itu berlangsung di kawasan Candi Belahan atau […]

  • Penampakan jalur Jembatan Kembar Cangar yang berkabut dan dikelilingi hutan lebat, lokasi yang kerap dikaitkan dengan berbagai cerita horor di Jawa Timur.

    Misteri Jembatan Kembar Cangar Kembali Jadi Sorotan, Praktisi Spiritual Ungkap Dugaan “Perjanjian Lama” di Lokasi Ini

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Kawasan Jembatan Kembar Cangar di jalur penghubung Kota Batu dan Mojokerto kembali ramai dibicarakan publik. Bukan karena keindahan alamnya, melainkan deretan cerita mistis yang terus muncul dari lokasi itu. Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah berkabut di lereng pegunungan yang berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, tepatnya di kaki Gunung Arjuno […]

  • pasangan romantis sebagai ilustrasi tanda jodoh menurut primbon Jawa

    7 Tanda Segera Menemukan Jodoh Menurut Ilmu Titen dan Primbon Jawa

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    Nusaspirit.com – Menikahi seseorang yang dicintai merupakan impian banyak orang. Namun, bagi mereka yang masih sendiri, menantikan kehadiran sosok yang kelak dianggap sebagai jodoh bukanlah hal yang mudah dan sering kali sulit ditebak. Meski demikian, dalam tradisi Jawa dikenal salah satu warisan pengetahuan leluhur yang hingga kini masih dipercaya oleh sebagian masyarakat, yaitu ilmu titen. […]

  • Gambar Ilustrasi

    Rahasia Weton Sabtu Pon: Watak Tenang, Rezeki Lancar, dan Jodoh Harmonis

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Pernahkah Anda bertemu seseorang yang tampak tenang, sabar, dan jarang marah, tetapi menyimpan tekad kuat untuk meraih keberhasilan? Merujuk dalam kitab Primbon Jawa Betaljemur Adammakna, gambaran tersebut kerap dikaitkan dengan pemilik weton Sabtu Pon. Weton ini merupakan perpaduan antara hari Sabtu dan pasaran Pon dengan jumlah neptu 16. Angka tersebut tergolong besar dan […]

expand_less