Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Jejak Spiritual » Mbah Harjo, Sesepuh Blitar yang Diyakini Menguasai Ilmu Pancasona dan Hidup hingga 215 Tahun

Mbah Harjo, Sesepuh Blitar yang Diyakini Menguasai Ilmu Pancasona dan Hidup hingga 215 Tahun

Mbah Harjo dikenal menjalani berbagai bentuk tirakat berat, salah satunya puasa rowot, yakni hanya mengonsumsi umbi-umbian tanpa nasi, ikan, maupun bumbu olahan. Laku ini dijalani secara rutin, terutama menjelang bulan Sura yang memiliki makna spiritual mendalam dalam penanggalan Jawa.

“Ilmu Pancasona itu bukan soal kesaktian. Mbah Harjo menjalani tirakat bertahun-tahun, puasa rowot, semedi, dan hidup prihatin sebagai bentuk pengendalian diri dan pasrah kepada kehendak Tuhan,” tutur Kang Suroso.

Selain itu, ia juga menjalani semedi dan tapa brata di tempat-tempat sunyi, termasuk gua-gua, terutama pada masa penjajahan. Menurut kesaksian keluarga, Mbah Harjo bahkan pernah menjalani laku ekstrem dengan tidur di atas pohon selama bertahun-tahun sebagai bagian dari proses pendalaman spiritual.

Peran dalam Pelestarian Seni Jawa

Di luar sisi spiritual, Mbah Harjo juga dikenal sebagai seniman yang memiliki perhatian besar terhadap pelestarian budaya Jawa. Sejak muda, ia mengenyam pendidikan seni pada masa kolonial Belanda dan menguasai berbagai kesenian tradisional, seperti wayang orang, kuda lumping, lodruk, hingga campursari.

Salah satu peninggalannya yang masih terawat hingga kini adalah barongan kepruk yang dibuat langsung oleh tangan Mbah Harjo. Kesenian tersebut menjadi bukti bahwa ia bukan hanya pelaku spiritual, tetapi juga penjaga kebudayaan yang aktif menanamkan nilai seni kepada generasi berikutnya.

Hingga bertahun-tahun setelah wafatnya, nama Mbah Harjo tetap hidup dalam ingatan masyarakat. Peziarah datang dari berbagai daerah sebagai bentuk penghormatan kepada sosok yang dianggap berjasa, baik dalam ranah spiritual maupun budaya.

 

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambar Ilustrasi

    Rahasia Weton Sabtu Pon: Watak Tenang, Rezeki Lancar, dan Jodoh Harmonis

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Pernahkah Anda bertemu seseorang yang tampak tenang, sabar, dan jarang marah, tetapi menyimpan tekad kuat untuk meraih keberhasilan? Merujuk dalam kitab Primbon Jawa Betaljemur Adammakna, gambaran tersebut kerap dikaitkan dengan pemilik weton Sabtu Pon. Weton ini merupakan perpaduan antara hari Sabtu dan pasaran Pon dengan jumlah neptu 16. Angka tersebut tergolong besar dan […]

  • Keindahan mata air Sumber Telu di Pronojiwo, Lumajang, dengan air jernih dan suasana alam yang masih asri.

    Sumber Telu Pronojiwo, Surga Mata Air Jernih di Kaki Semeru yang Cocok untuk Relaksasi dan Terapi Alami

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Terletak di Dusun Mulyoarjo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bagian selatan Gunung Semeru, terdapat destinasi wisata alam yang masih jarang dikunjungi oleh wisatawan dari luar daerah, yaitu Sumber Telu. Di kawasan ini terdapat mata air yang sangat jernih, dingin, dan mengalir langsung dari celah-celah bebatuan. Sumber Telu berlokasi tidak jauh dari Lapangan […]

  • Ilustrasi suasana sungai sakral dalam tradisi kungkum masyarakat Jawa

    Ritual Kungkum di Sungai Complang Jejak Dewi Kilisuci dan Tradisi Sewindu Warga Kediri

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jejak Legenda Dewi Kilisuci Akar ritual Kungkum tidak bisa dilepaskan dari legenda Dewi Kilisuci, putri Raja Kediri yang dikenal memiliki kecantikan seolah bak bidadari. Dalam cerita tutur yang diwariskan dari generasi ke generasi, Dewi Kilisuci menjadi simbol keteguhan sikap dan kecerdikan seorang perempuan bangsawan Jawa. Konon, paras indah Dewi Kilisuci mampu menarik perhatian banyak pangeran. […]

  • Apa Itu Khodam? Mengenal Ciri-Ciri, Jenis, dan Cara Berkomunikasi dengan Pendamping Gaib

    Apa Itu Khodam? Mengenal Ciri-Ciri, Jenis, dan Cara Berkomunikasi dengan Pendamping Gaib

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Pernahkah Anda tiba-tiba merasa merinding di ruangan sepi atau mendadak selamat dari sebuah kecelakaan fatal berkat insting naluri gaib? Bagi masyarakat modern, fenomena seperti ini mungkin sering dianggap sebagai angin lalu atau sekadar kebetulan belaka. Namun, bagi mereka yang masih percaya dengan adanya hal mistis dan metafisika, kejadian ini sering dikaitkan dengan keberadaan […]

  • Ilustrasi ilmu pakem tradisonal Jawa

    Hari Baik Memulai Usaha Mei 2026, Ini 7 Tanggal yang Dianggap Cocok Menurut Kalender Jawa dan Primbon

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Memulai usaha sering kali tidak hanya mempertimbangkan kesiapan modal dan strategi, tetapi juga momentum waktu. Dalam tradisi Jawa, pemilihan hari masih menjadi bagian penting karena diyakini dapat memengaruhi kelancaran rezeki dan perjalanan usaha. Menurut kalender Jawa, periode bulan Mei 2026 umumnya masuk dalam sasi Sawal. Dalam Primbon Jawa, sasi ini sering dikaitkan sebagai […]

  • Penampakan jalur Jembatan Kembar Cangar yang berkabut dan dikelilingi hutan lebat, lokasi yang kerap dikaitkan dengan berbagai cerita horor di Jawa Timur.

    Misteri Jembatan Kembar Cangar Kembali Jadi Sorotan, Praktisi Spiritual Ungkap Dugaan “Perjanjian Lama” di Lokasi Ini

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Kawasan Jembatan Kembar Cangar di jalur penghubung Kota Batu dan Mojokerto kembali ramai dibicarakan publik. Bukan karena keindahan alamnya, melainkan deretan cerita mistis yang terus muncul dari lokasi itu. Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah berkabut di lereng pegunungan yang berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, tepatnya di kaki Gunung Arjuno […]

expand_less