Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Primbon Jawa » 100 Arti Mimpi Lengkap Menurut Kitab Primbon Jawa Kuno

100 Arti Mimpi Lengkap Menurut Kitab Primbon Jawa Kuno

31. Mimpi melihat bayi – Pertanda datangnya harapan baru, kesucian niat, atau awal yang baik dalam kehidupan.

32. Mimpi menggendong bayi – Melambangkan tanggung jawab baru yang akan diemban, bisa berupa pekerjaan, amanah, atau keluarga.

33. Mimpi melahirkan – Tanda akan terbebas dari beban berat dan memperoleh kelegaan batin.

34. Mimpi menikah – Sering diartikan sebagai datangnya ujian hidup atau perubahan besar.

35. Mimpi bercerai – Pertanda akan berakhirnya konflik atau terlepas dari ikatan yang membebani.

36. Mimpi memakai pakaian baru – Melambangkan kehormatan, rezeki, atau peningkatan derajat hidup.

37. Mimpi pakaian robek atau kotor – Tanda akan menghadapi rasa malu, gosip, atau gangguan nama baik.

38. Mimpi naik kendaraan – Pertanda perjalanan hidup menuju tujuan tertentu; arah dan kondisi kendaraan menentukan maknanya.

39. Mimpi tersesat di jalan – Menandakan kebingungan batin atau keraguan dalam menentukan pilihan hidup.

40. Mimpi menemukan jalan pulang – Pertanda akan mendapatkan petunjuk, solusi, atau ketenangan batin.

41. Mimpi melihat burung terbang tinggi – Pertanda akan mencapai cita-cita atau keberhasilan yang diharapkan, simbol kebebasan dan kelancaran hidup.

42. Mimpi menangkap burung – Melambangkan kesempatan yang akan berhasil digenggam atau memperoleh hal yang diidamkan.

43. Mimpi kehilangan hewan peliharaan – Pertanda akan ada rasa kehilangan atau gangguan terhadap sesuatu yang dihargai.

44. Mimpi melihat ular besar di rumah – Simbol adanya ancaman tersembunyi, baik dari orang dekat maupun urusan bisnis/rumah tangga.

45. Mimpi menanam pohon atau bunga – Tanda akan memperoleh pertumbuhan, rezeki yang terus bertambah, atau hasil usaha yang baik.

46. Mimpi melihat pohon tumbang – Pertanda adanya perubahan besar atau kehancuran tatanan yang lama.

47. Mimpi berbicara dengan orang tua – Tanda akan mendapat petunjuk, nasihat, atau pertolongan dalam menghadapi masalah.

48. Mimpi melihat cahaya terang di malam hari – Melambangkan harapan, rezeki, atau petunjuk jalan yang datang dari alam semesta.

49. Mimpi jatuh ke air deras tapi selamat – Pertanda akan menghadapi kesulitan tetapi pada akhirnya bisa selamat dan memperoleh hikmah.

50. Mimpi naik perahu di sungai tenang – Tanda perjalanan hidup yang lancar, rezeki yang stabil, dan perlindungan batin. Baca 7 Arti Mimpi Naik Perahu Besar Menurut Primbon Jawa

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerbang utama Padepokan Eyang Djoego di Blitar, Jawa Timur, yang menjadi pintu masuk bagi peziarah dari berbagai daerah dan latar belakang.

    Padepokan Eyang Djoego Blitar: Dari Jejak Perang Diponegoro hingga Ritual Ngalap Berkah

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • 0Komentar

    Tuah Spiritual dan Kepercayaan Penglarisan Bagi kalangan pedagang dan pelaku usaha, Padepokan Eyang Djoego dikenal sebagai tempat yang diyakini membawa penglarisan. Banyak peziarah mengaku dagangan mereka menjadi lebih lancar setelah menjalani ritual tertentu di padepokan. Keyakinan ini tidak muncul dalam semalam, melainkan diwariskan secara turun-temurun. Menurut Arief Yulianto, sebagian besar peziarah datang dengan membawa persyaratan […]

  • Ilustrasi pedagang di pasar tradisional dengan nuansa budaya Jawa yang hangat dan alami.

    3 Weton yang Diramal Cocok Jadi Pedagang, Rezekinya Disebut Terus Mengalir Menurut Primbon Jawa

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di tengah persaingan bisnis yang makin ketat, menentukan usaha yang cocok dengan keahlian yang dimiliki menjadi salah satu tantangan bagi sebagian orang. Hal ini tidak hanya memerlukan kemampuan tinggi di bidangnya, tetapi juga membutuhkan konsistensi dalam menjalankannya. Namun ternyata, ada sebagian orang yang dipercaya memiliki bakat alami dalam berdagang. Menurut Primbon Jawa, kemampuan […]

  • Ilustrasi foto perempuan tidur saat senja

    Mengapa Orang Tua Jawa Melarang Tidur Saat Magrib? Inilah Alasannya Menurut Petuah Leluhur

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Tidur di siang hari pada dasarnya berfungsi untuk mengembalikan kondisi tubuh yang lelah setelah menjalani aktivitas padat. Secara medis, istirahat singkat justru dapat membantu menjaga konsentrasi dan stamina. Namun, berbeda halnya dengan tidur pada waktu menjelang malam, khususnya saat magrib. Bagi sebagian masyarakat yang masih memegang erat tradisi dan nilai budaya, terutama yang […]

  • Makam Syekh Jangkung (Saridin)

    Wisata Religi Makam Syekh Jangkung ‘Saridin’ di Pati, Intip Kisah Karomah dan Warisan Budayanya

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Nama Syekh Jangkung, atau lebih dikenal sebagai Saridin oleh masyarakat Pati, tentunya sudah sangat akrab di telinga mereka. Beliau tidak hanya dikenal sebagai salah satu tokoh penyebar agama Islam pada masanya, tetapi juga karena perjalanan spiritualnya yang dinilai nyeleneh dan penuh karomah. Kisah-kisah tersebut justru menginspirasi banyak orang, termasuk para cendekiawan Muslim hingga […]

  • Ragam jenis bambu petuk

    Bambu Petuk: Jenis, Khasiat, Ciri Asli

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Bagi sebagian orang, tanaman bambu mungkin hanya dianggap sebagai tanaman biasa. Namun bagi masyarakat Jawa, khususnya mereka yang masih memegang erat nilai adat dan budaya, bambu justru diyakini memiliki khasiat tertentu. Tak sedikit orang yang mencarinya untuk dijadikan hiasan rumah. Bahkan, ada pula yang meyakini bambu memiliki “yoni” atau tuah khusus untuk berbagai […]

  • Ilustrasi Kalender Jawa

    Tanggal Baik Pernikahan Februari 2026 Menurut Primbon Jawa (Lengkap)

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Penentuan tanggal pernikahan menggunakan kalender Jawa masih dianggap sebagai tradisi nenek moyang yang dilestarikan oleh sebagian masyarakat, khususnya dalam adat Jawa. Tradisi ini dijalankan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur, sekaligus ikhtiar agar pasangan pengantin dapat meniti kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berkelanjutan. Berdasarkan perhitungan dalam Primbon Jawa, terdapat sejumlah tanggal dan […]

expand_less