Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Primbon Jawa » 3 Weton yang Diramal Cocok Jadi Pedagang, Rezekinya Disebut Terus Mengalir Menurut Primbon Jawa

3 Weton yang Diramal Cocok Jadi Pedagang, Rezekinya Disebut Terus Mengalir Menurut Primbon Jawa

NusaSpirit.com – Di tengah persaingan bisnis yang makin ketat, menentukan usaha yang cocok dengan keahlian yang dimiliki menjadi salah satu tantangan bagi sebagian orang.

Hal ini tidak hanya memerlukan kemampuan tinggi di bidangnya, tetapi juga membutuhkan konsistensi dalam menjalankannya.

Namun ternyata, ada sebagian orang yang dipercaya memiliki bakat alami dalam berdagang.

Menurut Primbon Jawa, kemampuan itu bukan hanya soal kepintaran mencari keuntungan, tetapi juga dipengaruhi oleh watak bawaan, cara menghadapi masalah, hingga ketelatenan dalam menjalani usaha.

Kitab Primbon juga menyebut pemilik weton-weton tertentu berpeluang besar untuk sukses sebagai pedagang.

Meski harus menghadapi banyak pesaing, mereka dianggap memiliki mental pekerja keras, daya juang tinggi, dan insting usaha yang kuat.

Bahkan, sebagian dipercaya mampu mempertahankan kekayaan hingga usia tua karena pandai mengelola penghasilan dan tidak mudah menyerah saat usaha mengalami hambatan.

Lalu weton apa saja yang disebut paling cocok menjadi pedagang menurut Primbon Jawa? Berikut ulasannya.

1. Sabtu Wage

Dalam hitungan Primbon Jawa, Sabtu Wage termasuk weton yang dipercaya memiliki potensi dalam dunia perdagangan. Orang dengan weton ini dikenal tekun, hemat, dan mampu bertahan dalam situasi sulit.

Karakter pekerja keras yang dimiliki Sabtu Wage membuat mereka tidak mudah menyerah ketika usaha sedang sepi. Mereka cenderung terus mencari cara agar dagangan tetap berjalan dan bisa menarik perhatian pembeli.

Selain itu, weton ini disebut cocok menjalankan usaha di bidang makanan dan kuliner. Menurut kepercayaan Jawa, Sabtu Wage punya ketelatenan dalam mengolah sesuatu menjadi lebih menarik dan memiliki nilai jual tinggi. Jika ditekuni dengan serius, usaha makanan dipercaya bisa berkembang cukup besar.

Sifat mandiri juga menjadi salah satu kelebihan weton ini. Mereka lebih nyaman membangun usaha dengan kemampuan sendiri dibanding terlalu bergantung pada orang lain. Karena itu, banyak yang menilai Sabtu Wage punya mental kuat dalam menghadapi dunia bisnis yang penuh persaingan.

Dalam Primbon Jawa, weton ini juga disebut memiliki rezeki yang cenderung stabil. Meski tidak selalu langsung kaya dalam waktu cepat, hasil usahanya dipercaya terus berkembang secara perlahan dan bertahan lama.

2. Senin Pahing

Senin Pahing sering dikaitkan dengan karakter cerdas dan rapi dalam bekerja. Weton ini dipercaya memiliki kemampuan mengatur usaha dengan baik sehingga peluang sukses dalam perdagangan cukup besar.

Orang dengan weton Senin Pahing biasanya dikenal pendiam, tetapi punya pemikiran matang. Mereka tidak terlalu banyak bicara, namun cukup teliti saat mengambil keputusan penting dalam usaha.

Dalam Primbon Jawa, Senin Pahing disebut cocok menjalankan bisnis yang berhubungan dengan kebutuhan sehari-hari dan kecantikan. Misalnya usaha kosmetik, sembako, perlengkapan rumah tangga, atau produk perawatan diri.

Kemampuan membaca kebutuhan pasar menjadi salah satu kelebihan weton ini. Mereka dianggap mampu melihat barang apa yang sedang dibutuhkan banyak orang dan bagaimana cara menjualnya dengan baik.

Meski memiliki peluang besar dalam mencari rezeki, Senin Pahing juga dipercaya harus lebih hati-hati terhadap orang di sekitarnya. Dalam ramalan Jawa, weton ini disebut rawan mengalami kerugian akibat ditipu atau dimanfaatkan orang dekat.

Karena itu, orang dengan weton Senin Pahing disarankan lebih teliti saat memilih rekan bisnis maupun saat mengelola keuangan usaha. Jika mampu menjaga hal tersebut, rezekinya dipercaya bisa terus mengalir dan berkembang.

Menariknya lagi, weton ini dikenal tetap sederhana meski sudah berhasil. Sikap tidak suka pamer itulah yang dalam Primbon Jawa dipercaya membuat rezeki mereka tetap lancar.

3. Kamis Legi

Kamis Legi dikenal sebagai weton yang memiliki pendirian kuat. Mereka cenderung sulit mengikuti sesuatu yang dianggap tidak masuk akal dan lebih percaya pada pemikiran sendiri.

Walau sering dianggap keras kepala, sifat itu justru menjadi kekuatan dalam dunia usaha. Orang dengan weton Kamis Legi dipercaya tidak mudah goyah saat menghadapi tekanan bisnis maupun persaingan dagang.

Dalam Primbon Jawa, Kamis Legi memiliki  semangat tinggi dan daya juang besar. Mereka biasanya terus berusaha meski pernah gagal berkali-kali. Karakter pantang menyerah inilah yang dianggap menjadi salah satu kunci kesuksesan mereka.

Weton ini juga dikenal percaya diri ketika menjalankan usaha. Mereka berani mengambil keputusan dan tidak takut mencoba peluang baru selama dianggap masuk akal.

Untuk bidang usaha, Kamis Legi dipercaya lebih cocok menjalankan bisnis yang berkaitan dengan pertanian, peternakan, atau hasil alam. Selain itu, mereka juga dianggap cukup telaten dalam mengelola usaha yang membutuhkan kesabaran jangka panjang.

Meski demikian, tidak semua usaha yang dijalankan Kamis Legi akan langsung sukses besar. Dalam Primbon Jawa disebutkan bahwa weton ini tetap harus melewati proses panjang sebelum akhirnya menikmati hasil yang stabil.

Namun karena mentalnya kuat, mereka biasanya mampu bertahan hingga usaha berkembang dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.

Catatan: Artikel ini membahas weton dan Primbon Jawa sebagai bagian dari tradisi serta kepercayaan budaya masyarakat Jawa yang diwariskan secara turun-temurun. Informasi di dalamnya bersifat referensi budaya, bukan kepastian mutlak. Rezeki, kesuksesan, dan perjalanan hidup seseorang tetap ditentukan oleh usaha, kerja keras, doa, serta keputusan masing-masing individu.

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makam Tumenggung Aryo Tedjo Bupati Tuban VII

    Jejak Makam Tumenggung Aryo Tedjo di Parengan, Bupati Tuban yang Disebut Leluhur Sunan Kalijaga

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di tengah kawasan perbukitan dan pedesaan yang tenang di Desa Dagangan, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terdapat sebuah kompleks makam tua yang menyimpan kisah penting dalam sejarah Islam Jawa. Makam tersebut diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir Tumenggung Aryo Tedjo, sosok yang dikenal sebagai Bupati Tuban ke-7 sekaligus leluhur Sunan Kalijaga, salah satu […]

  • Ragam jenis bambu petuk

    Bambu Petuk: Jenis, Khasiat, Ciri Asli

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Bagi sebagian orang, tanaman bambu mungkin hanya dianggap sebagai tanaman biasa. Namun bagi masyarakat Jawa, khususnya mereka yang masih memegang erat nilai adat dan budaya, bambu justru diyakini memiliki khasiat tertentu. Tak sedikit orang yang mencarinya untuk dijadikan hiasan rumah. Bahkan, ada pula yang meyakini bambu memiliki “yoni” atau tuah khusus untuk berbagai […]

  • Gambar ilustratif mimpi dan simbol Primbon Jawa, referensi 100 arti mimpi. Sumber: Pexels

    100 Arti Mimpi Lengkap Menurut Kitab Primbon Jawa Kuno

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Pernahkah Anda mengalami mimpi yang begitu kuat hingga sulit dilupakan seperti bertemu sosok yang sangat berarti dalam hidup, atau justru menjadi pribadi yang selama ini hanya hadir dalam angan? Dalam kehidupan sehari-hari, mimpi kerap dianggap sekadar bunga tidur, sesuatu yang datang lalu pergi tanpa makna. Namun bagi masyarakat yang masih memegang nilai tradisi […]

  • Jembatan Cangar di kawasan hutan pegunungan antara Kota Batu dan Mojokerto, Jawa Timur.

    Jejak Sejarah dan Kisah Mistis Jembatan Cangar di Jalur Pegunungan Batu- Mojokerto Jawa Timur

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di Jawa Timur, berdasarkan data statistik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga tahun 2026, tercatat sekitar 79 jembatan yang masih berfungsi sebagai jalur penghubung antarwilayah. Salah satunya adalah Jembatan Cangar, yang berada di kawasan pegunungan pada jalur penghubung antara Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto. Jembatan ini terletak di kawasan Taman Hutan […]

  • Penampakan jalur baru menuju Goa Tetes Lumajang yang kini mempermudah akses wisatawan.

    Info Rute, Harga Tiket, dan Jalur Baru Goa Tetes Lumajang

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Goa Tetes yang berada di kawasan Tumpak Sewu kini semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan. Penyebabnya sederhana, akses menuju lokasi utama sekarang jauh lebih cepat setelah dibukanya jalur baru berupa tangga besi dan lintasan pejalan kaki yang lebih aman. Kalau dulu pengunjung harus menghabiskan waktu sekitar 15 hingga 25 menit untuk turun dan kembali […]

  • Ilustrasi foto perempuan tidur saat senja

    Mengapa Orang Tua Jawa Melarang Tidur Saat Magrib? Inilah Alasannya Menurut Petuah Leluhur

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Tidur di siang hari pada dasarnya berfungsi untuk mengembalikan kondisi tubuh yang lelah setelah menjalani aktivitas padat. Secara medis, istirahat singkat justru dapat membantu menjaga konsentrasi dan stamina. Namun, berbeda halnya dengan tidur pada waktu menjelang malam, khususnya saat magrib. Bagi sebagian masyarakat yang masih memegang erat tradisi dan nilai budaya, terutama yang […]

expand_less