Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Jejak Spiritual » Misteri Lima Sumur Tiban di Lereng Gunung Merapi, Konon Dijaga Raden Ayu Sri Raharjo

Misteri Lima Sumur Tiban di Lereng Gunung Merapi, Konon Dijaga Raden Ayu Sri Raharjo

NusaSpirit.com – Fenomena mistis terjadi di lereng Gunung Merapi, tepatnya di Dusun Bulukidul, Desa Surotelang, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Kawasan yang dikenal sarat cerita gaib ini menyimpan kisah janggal tentang kemunculan lima sumur misterius yang hingga kini sulit dijelaskan secara logika.

Menurut penuturan Mbah Citro, salah satu sesepuh desa, sebelum era 1970-an masyarakat Bulukidul masih menjalani kehidupan yang sangat tradisional. Seluruh aktivitas sehari-hari dilakukan dengan memanfaatkan peralatan sederhana yang diambil dari alam.

“Dulu warga masih menggunakan alu dan lesung untuk menumbuk padi, serta bajak yang ditarik kerbau. Semua peralatan itu dibuat melalui ritual khusus sebagai bentuk penghormatan kepada penguasa alam gaib Merapi,” ujar Mbah Citro.

Kedekatan spiritual inilah yang dipercaya membuat warga selalu memperoleh hasil panen melimpah serta keselamatan dalam menjalani kehidupan.

Pada masa itu, hubungan harmonis antara manusia dan alam, termasuk dunia gaib, menjadi bagian penting dalam tatanan sosial masyarakat.

Namun, keadaan mulai berubah memasuki era 1970-an. Para petani perlahan beralih menggunakan mesin penggilingan, traktor, dan berbagai peralatan modern. Seiring perkembangan zaman, tradisi ritual yang sebelumnya dijaga turun-temurun pun mulai ditinggalkan.

Mbah Citro meyakini perubahan ini membuat hubungan warga dengan penguasa gaib Merapi menjadi renggang.

“Perubahan alat memang memudahkan pekerjaan, tetapi secara tidak langsung juga mengubah cara masyarakat memandang alam dan tradisi yang selama ini dijaga,” ungkap Mbah Citro.

Tak lama berselang, kejadian misterius pun terlihat: sejumlah mata air di sekitar dusun tiba-tiba mengering. Akhirnya, warga kesulitan mendapatkan air untuk minum, memasak, dan mengairi sawah.

Kondisi semakin parah ketika kawanan kera gunung turun dan merusak tanaman warga, menyebabkan gagal panen selama beberapa musim.

Puncak keanehan terjadi pada Jumat Pahing, Desember 1976. Di sebuah ladang milik warga, tiba-tiba muncul sebuah lubang besar yang mengeluarkan air tanpa henti. Warga menyebutnya sebagai sumur tiban.

Kemunculan sumur ini disambut gembira karena menjadi sumber air baru.
Berdasarkan petunjuk gaib yang diterima para sesepuh, warga diwajibkan melakukan ritual permohonan maaf kepada penguasa gaib sumur dengan memberikan sesaji.

Sumur ini dipercaya dijaga oleh entitas astral bernama Raden Ayu Sri Raharjo, sosok perempuan bergelar bangsawan dalam kepercayaan masyarakat setempat, yang diyakini sebagai salah satu lelembut penghuni Gunung Merapi.

Konon, pada malam hari sering terdengar suara benda keras tercebur ke dalam sumur. Warga meyakini suara itu berasal dari sesaji yang dipercaya berubah menjadi alu dan lesung gaib, yang kemudian dibawa Raden Ayu Sri Raharjo ke puncak Merapi.

“Kalau malam suasananya memang sering terasa berbeda. Kadang warga mendengar suara dari arah sumur, tapi tidak pernah melihat wujud apa pun,” tutur Mbah Citro.

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ubo rampe atau sesajen dalam tradisi Jawa

    Makna Ubo Rampe atau Sesajen Dalam Tradisi Jawa beserta Macam-macamnya

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Bagi masyarakat Jawa, istilah ubo rampe masih sangat familiar di kalangan tradisional. Namun, di era modern seperti sekarang, tidak sedikit masyarakat yang belum memahami sepenuhnya makna dari ubo rampe. Ubo rampe, merujuk dari naskah klasik Jawa Serat Centhini yang disusun pada abad ke-19, dikenal sebagai rangkaian sesaji atau hasil sedekah bumi. Ubo rampe […]

  • Ilustrasi suasana sungai sakral dalam tradisi kungkum masyarakat Jawa

    Ritual Kungkum di Sungai Complang Jejak Dewi Kilisuci dan Tradisi Sewindu Warga Kediri

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Mandi kungkum merupakan sebuah ritual tradisional dalam budaya Jawa yang dipercaya memiliki manfaat spiritual. Biasanya, ritual ini dilakukan sebagai bentuk doa untuk mewujudkan keinginan atau harapan tertentu. Namun, proses mandi kungkum tidaklah semudah yang dibayangkan. Dalam keyakinan Jawa, mandi kungkum harus dilakukan di lokasi-lokasi khusus, salah satunya di Sungai Tempuran, tempat bertemunya empat […]

  • Ilustrasi Kalender Jawa

    Tanggal Baik Pernikahan Februari 2026 Menurut Primbon Jawa (Lengkap)

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Penentuan tanggal pernikahan menggunakan kalender Jawa masih dianggap sebagai tradisi nenek moyang yang dilestarikan oleh sebagian masyarakat, khususnya dalam adat Jawa. Tradisi ini dijalankan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur, sekaligus ikhtiar agar pasangan pengantin dapat meniti kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berkelanjutan. Berdasarkan perhitungan dalam Primbon Jawa, terdapat sejumlah tanggal dan […]

  • Ilustrasi foto keris melambangkan pusaka gaib.

    Sering Alami Peristiwa Mistis dan Sulit Jodoh? Kenali 6 Tanda Pusaka Gaib Menyatu dalam Raga

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Konsep pusaka dalam pandangan budayawan Jawa tidak selalu merujuk pada objek fisik, seperti keris, tombak, atau mustika yang dapat dilihat dan disentuh. Di kalangan penganut Kejawen, khususnya mereka yang menekuni bidang spiritual, terdapat kepercayaan mengenai adanya pusaka gaib yang dapat melebur dengan raga seseorang tanpa tampak secara kasat mata. Banyak orang tidak menyadari […]

  • Ilustrasi budaya Jawa yang merefleksikan karakter dan nilai hidup dalam weton Senin Pon

    Karakter Weton Senin Pon: Sifat, Rezeki, dan Jalan Kesuksesan Menurut Primbon Jawa

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Dalam tradisi masyarakat Jawa, karakter seseorang dipercaya dapat diketahui melalui weton atau tanggal lahir berdasarkan kalender Jawa. Kepercayaan ini sudah mengakar sejak zaman dahulu dan terus diwariskan hingga kini. Namun, tidak banyak yang mengetahui dasar kepribadian mereka, mulai dari sifat, kelebihan, hingga potensi untuk meraih kesuksesan di masa depan. Tak hanya itu, setiap […]

  • Ilustrasi seseorang sedang berkhalwat

    Amalan Bulan Suro: Gus Mukhlason Rosyid Ajak Masyarakat untuk Khalwat 10 Hari demi Bersihkan Hati

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

      NusaSpirit.com – Ajakan menjalani khalwat selama 10 hari yang disampaikan Gus Mukhlason Rosyid saat menyambut momen Suroan atau Bulan Suro dinilai memiliki arti khusus. Bulan Suro sendiri bertepatan dengan 1 Muharram dalam penanggalan Hijriah, yaitu hari istimewa ketika seluruh umat Muslim dianjurkan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, serta meningkatkan amal saleh. Sementara itu, khalwat […]

expand_less