Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Spiritual » Misteri Candi Mleri Blitar, Situs Kuno Singosari yang Dikeramatkan Warga dan Cerita Macan Putih

Misteri Candi Mleri Blitar, Situs Kuno Singosari yang Dikeramatkan Warga dan Cerita Macan Putih

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NusaSpirit.com – Berjarak sekitar 15 kilometer dari Alun-Alun Kota Blitar, terdapat sebuah situs peninggalan masa lampau yang dikaitkan dengan Kerajaan Singosari. Situs ini diyakini sebagai tempat yang dikeramatkan oleh warga di sekitar kompleks tersebut.

Candi yang dikenal dengan nama Candi Mleri ini memang belum terlalu familiar di kalangan masyarakat luas. Namun, di balik ketenangannya, candi ini menyimpan cerita yang cukup mengundang rasa penasaran.

Bahkan, beredar kisah di kalangan masyarakat setempat bahwa kawasan ini kerap dihubungkan dengan kemunculan penampakan siluman macan putih serta katak raksasa yang konon sesekali berkelebat di sekitar area makam.

Ilustrasi kisah macan putih yang hidup dalam cerita lisan masyarakat sekitar Candi Mleri.

Ilustrasi kisah macan putih yang hidup dalam cerita lisan masyarakat sekitar Candi Mleri.

Terletak di kaki Gunung Pegat, tepatnya di Desa Begelaran, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, kawasan Candi Mleri dikenal memiliki suasana yang sunyi dan sepi. Kondisi tersebut kerap terasa semakin menekan, terutama ketika malam mulai larut hingga menjelang tengah malam.

Seolah-olah tempat ini menyimpan aura mistis yang begitu kental, menyelimuti setiap sudut kawasan candi.

Makam Raja Singosari yang Penuh Sejarah

Candi Mleri diyakini sebagai salah satu lokasi pemakaman Raja Singosari, Ronggowuni, yang naik takhta dengan gelar Sri Maharaja Wisnuwardhana.

Sejarah mencatat, Ronggowuni merupakan putra Anusapati dan cucu dari Ken Arok, tokoh sentral berdirinya Kerajaan Singosari pada tahun 1222. Sejak awal kemunculannya, Singosari memang tidak pernah lepas dari intrik dan pergolakan kekuasaan.

Ken Arok merebut kekuasaan dengan menggulingkan Tunggul Ametung. Namun, kekuasaannya tidak bertahan lama karena ia kemudian disingkirkan melalui konflik internal yang melibatkan Anusapati, anak tirinya sendiri.

Pergolakan berlanjut ketika Anusapati kehilangan kekuasaan setelah Tohjaya, putra Ken Arok dari Ken Dedes, mengambil alih pemerintahan.

Rangkaian konflik dinasti ini baru mereda setelah Ronggowuni melancarkan perlawanan besar pada tahun 1248, yang mengakhiri pemerintahan Tohjaya dan mengantarkannya naik takhta.

Berbeda dengan para pendahulunya, masa pemerintahan Ronggowuni tergolong stabil. Ia wafat setelah memerintah sekitar 20 tahun tanpa pertikaian besar. Abu jenazahnya kemudian dimakamkan dengan upacara kerajaan Singosari dan ditempatkan di dua lokasi, yakni Candi Jago di Malang dan Candi Mleri di Blitar.

Masyarakat sekitar Candi Mleri sangat menghormati adat dan larangan yang diwariskan secara turun-temurun. Mereka meyakini bahwa melanggar aturan di sekitar kawasan makam Ronggowuni dapat mendatangkan malapetaka. Karena itu, penduduk lokal selalu menghindari perilaku yang dianggap tidak pantas atau melanggar norma spiritual.

Proses ziarah ke makam pun dilakukan dengan tata cara tertentu. Jika hanya berziarah, pengunjung diharuskan datang dengan niat baik dan hati yang bersih. Namun, bila ingin memohon berkah, masyarakat setempat menyarankan untuk membawa sesaji sebagai bentuk penghormatan. Tradisi caos sesaji masih dianggap penting hingga kini.

Keyakinan tersebut diperkuat oleh berbagai kisah yang berkembang di masyarakat. Berdasarkan penuturan kuncen makam dalam cerita yang beredar, pernah terjadi peristiwa yang menimpa seorang pendatang yang hendak menggelar pernikahan anaknya tanpa melakukan ritual caos sesaji, meskipun sebelumnya telah mendapat peringatan.

Tak lama berselang, kecelakaan terjadi saat warga mengaduk jenang ketan untuk keperluan hajatan. Salah satu anggota keluarga tergelincir dan terjatuh ke arah wajan berisi dodol panas, hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Setelah kejadian tersebut, keluarga itu akhirnya menyadari kesalahannya dan segera melakukan ritual di Candi Mleri.

Keanehan Tersembunyi di Balik Prasasti dan Tanah Keramat

Selain kisah tersebut, konon pernah beredar kabar mengenai dua prasasti kuno bertahun 1120 dan 1091 Saka yang berada di area Candi Mleri dan memperlihatkan keanehan tersendiri.

Salah satu prasasti bahkan sempat dipindahkan dari halaman rumah warga ke kompleks candi. Meski berukuran kecil dan tampak ringan, prasasti itu mendadak terasa sangat berat saat diangkut menggunakan gledekan atau kereta tradisional.

Puluhan warga mencoba mendorongnya, namun roda gledekan tidak bergerak sama sekali, seolah-olah tertahan oleh kekuatan tak kasatmata. Anehnya, setelah prasasti diletakkan di posisi tertentu, beratnya kembali normal. Peristiwa itu masih diingat oleh warga yang terlibat hingga sekarang.

Tak berhenti di situ, tanah tempat prasasti berada juga diyakini tidak dapat ditanami. Berbagai jenis tanaman yang ditanam di area tersebut selalu layu dan mati, memperkuat keyakinan masyarakat tentang adanya kekuatan spiritual di kawasan itu.

Peninggalan Purbakala dan Misteri yang Tersisa

Di kompleks Candi Mleri, selain prasasti, terdapat pula berbagai peninggalan purbakala seperti arca, replika candi, serta simbol kesuburan berupa lingga dan yoni.

Sayangnya, menurut arsip kebudayaan daerah, salah satu prasasti dilaporkan telah hilang dan hingga kini belum diketahui penyebab maupun keberadaannya.

Bagi masyarakat setempat, peninggalan tersebut bukan sekadar cerita mistis, melainkan bagian dari warisan leluhur yang patut dihormati.

Candi Mleri pun bukan hanya situs sejarah, melainkan juga ruang spiritual yang masih hidup tempat di mana sejarah, kepercayaan, dan misteri berpadu dalam keheningan yang sakral.

Bagi pembaca yang ingin mengeksplorasi situs keramat lainnya di Jawa, kisah serupa juga dapat ditemui dalam Misteri Makam Raden Ayu Putri Ontjat Tondo Wurung di Sidoarjo, sebuah pesarean yang hingga kini dikenal sebagai tujuan ziarah dan ngalap berkah bagi masyarakat dari berbagai daerah.

 

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerbang masuk Makam Raden Ayu Putri Ontjat Tondo Wurung dari kejauhan

    Misteri Makam Raden Ayu Putri Ontjat Tondo Wurung di Sidoarjo dengan Keajaiban dan Doa yang Terkabulkan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, terdapat sebuah makam keramat yang dikenal luas sebagai Makam Raden Ayu Putri Ontjat Tondo Wurung. Tempat ini menjadi lokasi ziarah sekaligus menyimpan sejarah, misteri, dan keajaiban yang memikat banyak orang. Nama Raden Ayu Putri Ontjat Tondo Wurung sering terdengar di masyarakat setempat, tetapi kisah di […]

  • Ubo rampe atau sesajen dalam tradisi Jawa

    Makna Ubo Rampe atau Sesajen Dalam Tradisi Jawa beserta Macam-macamnya

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Bagi masyarakat Jawa, istilah ubo rampe masih sangat familiar di kalangan tradisional. Namun, di era modern seperti sekarang, tidak sedikit masyarakat yang belum memahami sepenuhnya makna dari ubo rampe. Ubo rampe, merujuk dari naskah klasik Jawa Serat Centhini yang disusun pada abad ke-19, dikenal sebagai rangkaian sesaji atau hasil sedekah bumi. Ubo rampe […]

  • Ilustrasi simbol shio dalam astrologi Tionghoa. 3 Play Button

    Astrologi Tionghoa Ungkap 5 Shio yang Dinilai Paling Beruntung Secara Finansial di 2026

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Tahun 2026 dikenal sebagai Tahun Kuda Api, sebuah periode yang diyakini membawa dominasi unsur api dan sifat Yang yang kuat. Energi ini sering dikaitkan dengan semangat tinggi, dorongan untuk bergerak maju, serta keberanian mengambil langkah penting dalam hidup. Dalam pandangan astrologi Tionghoa, shio tidak berdiri sebagai ramalan mutlak, melainkan sebagai simbol karakter dan […]

  • Ayam Cemani dengan bulu hitam legam yang menjadi ciri khas ras langka asal Indonesia.

    Misteri Ayam Cemani: Fakta Ilmiah, Legenda Ki Ageng Makukuhan, dan Mitos Tolak Bala

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Ayam cemani adalah jenis ras langka Indonesia yang memiliki gen unik yang membuat warna seluruh tubuhnya, mulai dari bulu, kuku, paruh hingga daging, menjadi hitam pekat. Secara genetika, ayam ini muncul karena adanya mutasi genetik yang disebut fibromelanosis, yaitu adanya duplikasi gen Endothelin-3 (EDN3) yang menyebabkan produksi pigmen melanin meningkat lebih banyak daripada […]

  • Ilustrasi nasi putih sebagai simbol utama puasa mutih dalam tradisi Kejawen.

    Manfaat dan Tata Cara Puasa Mutih 7 Hari 7 Malam dalam Tradisi Kejawen

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Jika menelisik kebudayaan Jawa dari masa ke masa, masyarakatnya dikenal memiliki beragam praktik spiritual yang berkembang secara turun-temurun. Hal ini tidak lepas dari kuatnya pengaruh tradisi leluhur yang dijalani sejak zaman nenek moyang. Salah satu laku spiritual yang hingga kini masih dijaga adalah puasa. Berbeda dengan puasa pada umumnya, tradisi Jawa menjelaskan bahwa […]

  • gambar zodiak lengkap

    Ramalan Zodiak Besok Kamis, 5 Februari 2026: Asmara, Keuangan, dan Karier Lengkap

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Besok, Kamis, 5 Februari 2026, bintang-bintang membawa energi yang berbeda untuk setiap zodiak. Ada yang terdorong untuk lebih banyak berpikir dan merenung, ada pula yang mendapat peluang keberuntungan tak terduga. Beberapa zodiak akan merasakan emosi yang lebih kuat dari biasanya, sementara yang lain mulai melihat sinyal positif dalam urusan keuangan. Namun, sebagian orang […]

expand_less