Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Jejak Spiritual » Kisah Ahmad Juri, Pria Sidoarjo yang Tolak Uang Rp1 Miliar Demi Rawat Panci Kuno

Kisah Ahmad Juri, Pria Sidoarjo yang Tolak Uang Rp1 Miliar Demi Rawat Panci Kuno

NusaSpirit.com – Sebuah kisah unik sekaligus sarat nuansa mistis datang dari kawasan Desa Keraton, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Seorang pencari rosok bernama Ahmad Juri mendadak viral setelah mengaku menyimpan sebuah panci kuno berbahan tembaga yang disebut-sebut memiliki keanehan.

Benda antik itu bahkan diklaim pernah ditawar hingga Rp1 miliar oleh orang tak dikenal yang datang menggunakan mobil mewah. Namun, tawaran fantastis tersebut justru ditolak mentah-mentah oleh Ahmad Juri karena alasan yang tak biasa.

Ia mengaku mendapat pesan melalui mimpi agar menjaga benda tersebut dan tidak melepaskannya kepada siapa pun. Cerita itu kemudian menyebar luas dari warung kopi hingga lingkungan sekitar Desa Keraton yang memang dikenal masih memegang kuat tradisi dan kepercayaan turun-temurun dari leluhur.

Desa Keraton sendiri berada di wilayah Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Kawasan ini termasuk daerah padat penduduk yang berada di jalur penghubung antara Sidoarjo dan Mojokerto.

Meski berkembang sebagai kawasan permukiman dan perdagangan, sebagian warga setempat masih memegang tradisi lama, termasuk berbagai pantangan adat yang dipercaya diwariskan nenek moyang.

Kisah mistis ini bermula saat Ahmad Juri menceritakan kesehariannya sebagai pencari dan pengumpul barang rosok.

Pria yang telah berkeluarga dan memiliki dua anak itu mengaku menemukan benda kuno tersebut tanpa sengaja saat bekerja.

“Awalnya saya cuma kerja cari rosokan seperti biasa. Terus menemukan barang antik itu,” ujar Ahmad Juri

Menurutnya, benda yang ia simpan berupa panci atau wadah kuno berbahan tembaga dengan ukuran cukup besar. Kondisinya masih utuh dan tidak berlubang meski diperkirakan telah berusia puluhan hingga ratusan tahun.

Tradisi Larangan Orkes di Desa Keraton

Di balik cerita panci kuno itu, Ahmad Juri juga mengungkap adanya tradisi unik yang dipercaya masyarakat setempat sejak lama. Ia menyebut warga Desa Keraton memiliki pantangan menggelar hiburan orkes saat hajatan karena diyakini bisa mendatangkan musibah.

“Kalau di sini ada hajatan nanggap orkes itu enggak boleh. Sudah dari dulu, turun-temurun dari nenek moyang,” katanya.

Sebaliknya, warga justru lebih memilih mengadakan pengajian ketika memiliki acara keluarga atau hajatan tertentu. Tradisi itu dipercaya membawa keberkahan dan kelancaran rezeki bagi keluarga yang menggelarnya.

“Kalau pengajian katanya rezekinya bisa nambah terus,” ujarnya.

Kepercayaan semacam itu memang masih banyak ditemukan di sejumlah desa di Jawa Timur. Tradisi lokal biasanya lahir dari cerita turun-temurun yang kemudian dipercaya sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat setempat. Meski tidak semua orang mempercayainya, sebagian warga tetap mempertahankan tradisi tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur.

Ahmad Juri mengaku awalnya tidak terlalu memikirkan benda temuannya itu. Namun, situasi berubah setelah seseorang mendatangi rumahnya dan langsung menanyakan keberadaan panci kuno tersebut.

“Saya bingung kok orang itu tahu kalau saya punya barang antik ini,” ucapnya.

Menurut Ahmad Juri, pria yang datang tersebut bukan warga sekitar. Penampilannya disebut rapi dan datang menggunakan mobil mewah. Orang itu kemudian menawarkan uang dalam jumlah besar agar panci kuno tersebut dijual.

Ditawar Rp1 Miliar oleh Orang Misterius

Puncak keanehan terjadi ketika pria tersebut menyebut angka fantastis untuk membeli benda kuno itu. Ahmad Juri mengaku sempat terkejut mendengar nominal yang ditawarkan.

“Katanya mau menawar Rp1 miliar,” kata Ahmad Juri.

Meski mengaku sempat bimbang karena kondisi ekonomi keluarganya, ia akhirnya memilih mempertahankan benda tersebut. Keputusan itu diambil lantaran ia merasa mendapat pesan gaib melalui mimpi setelah menemukan panci kuno tersebut.

“Saya pernah mimpi disuruh menjaga dan merawat barang itu,” tuturnya.

Ia mengaku mimpi tersebut terasa sangat nyata hingga membuatnya takut menjual benda itu. Dalam mimpinya, Ahmad Juri seolah berada di sebuah alam yang menurutnya berbeda dari kehidupan sehari-hari.

Karena pengalaman itulah, ia memilih mengabaikan tawaran uang dalam jumlah besar tersebut. Ahmad Juri bahkan mengaku tidak berani membayangkan apa yang akan terjadi bila nekat menjual benda itu.

Cerita semakin menarik ketika Ahmad Juri mengatakan bahwa orang yang menawar panci tersebut mengaku mengetahui keberadaan benda itu dari “bisikan gaib”.

“Saya tanya kok bisa tahu ada barang antik di sini. Dia billing katanya dapat tahu begitu saja,” ujarnya.

Pengakuan itu membuat warga sekitar semakin penasaran. Sebagian menganggap cerita tersebut hanya kebetulan, namun tak sedikit pula yang percaya bahwa benda kuno tertentu memang memiliki cerita dan aura tersendiri.

Merasa Dimudahkan saat Bekerja

Tak hanya soal mimpi dan tawaran fantastis, Ahmad Juri juga mengaku merasakan perubahan dalam hidupnya sejak menyimpan panci kuno tersebut. Ia merasa pekerjaannya menjadi lebih lancar dibanding sebelumnya.

“Kalau kerja rasanya dimudahkan. Kayak enggak ada gangguan Kurang lebih seperti itu,” katanya.

Menurutnya, selama menyimpan benda itu ia merasa lebih tenang dan nyaman saat bekerja mencari rosok. Meski demikian, ia menegaskan tidak pernah melakukan ritual tertentu terhadap panci tersebut.

Benda kuno berbahan tembaga itu kini masih disimpan di rumahnya. Dari bentuknya, wadah tersebut memang terlihat seperti peralatan dapur kuno dengan diameter besar dan permukaan yang mulai menghitam karena usia.

Ahmad Juri menduga benda tersebut berasal dari masa kolonial Belanda. Dugaan itu muncul karena model dan materialnya dianggap berbeda dengan peralatan rumah tangga modern.

Dari kacamata budaya, sikap Ahmad Juri yang menolak uang demi menjaga amanah dalam mimpi mencerminkan kuatnya prinsip masyarakat lokal dalam menghormati benda-benda yang diperoleh dari peninggalan masa lalu yang disimbolkan sebagai “pulung” atau wangsit.

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi air dingin mengalir dari keran untuk mandi sebelum subuh

    Inilah 5 Manfaat Mandi Pakai Air Dingin Sebelum Subuh dalam Islam dan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Mandi pagi menjelang waktu subuh memang membuat tubuh terasa lebih rileks dan segar. Selain menghilangkan berbagai sisa kotoran yang melekat saat tertidur, aktivitas ini juga dapat meningkatkan semangat untuk menjalani berbagai rutinitas, baik bekerja maupun melakukan kegiatan lainnya. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa mandi pagi juga memiliki sejumlah khasiat luar biasa yang […]

  • ilustrasi 12 zodiak dalam astrologi barat

    Zodiak Sejarah, Makna, dan Cara Manusia Membaca Bintang Sejak Ribuan Tahun Lalu

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Selama berabad-abad lamanya, manusia telah mengenal istilah ramalan yang mulai menyebar dari mulut ke mulut dan merambah ke berbagai belahan dunia. Seiring berjalannya waktu, metode-metode untuk menafsirkan nasib seseorang pun semakin berkembang, mulai dari observasi pergerakan rasi bintang, fase bulan, hingga unsur alam yang dikenal dalam sistem zodiak. Namun, pertanyaannya adalah, bagaimana sebenarnya […]

  • Ilustrasi ilmu pakem tradisonal Jawa

    Hari Baik Memulai Usaha Mei 2026, Ini 7 Tanggal yang Dianggap Cocok Menurut Kalender Jawa dan Primbon

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Memulai usaha sering kali tidak hanya mempertimbangkan kesiapan modal dan strategi, tetapi juga momentum waktu. Dalam tradisi Jawa, pemilihan hari masih menjadi bagian penting karena diyakini dapat memengaruhi kelancaran rezeki dan perjalanan usaha. Menurut kalender Jawa, periode bulan Mei 2026 umumnya masuk dalam sasi Sawal. Dalam Primbon Jawa, sasi ini sering dikaitkan sebagai […]

  • Prosesi pernikahan adat Jawa

    Hari Baik Pernikahan Menurut Primbon Jawa dan Cara Menghitung Weton Jodoh

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com — Hari baik pernikahan menurut primbon Jawa adalah perhitungan tradisional berdasarkan weton, neptu hari, dan pasaran untuk menentukan tanggal pernikahan yang dipercaya membawa keberkahan dan keharmonisan rumah tangga. Bagi sebagian masyarakat, menentukan hari baik untuk melangsungkan pernikahan masih menjadi tradisi yang dihormati hingga kini, terutama oleh para orang tua dari calon mempelai. Tradisi ini […]

  • Ilustrasi lokasi Prapat Kurung Surabaya dengan pohon bidara dan teralis besi.

    Misteri Prapat Kurung Surabaya dan Sejarah Laksamana Cheng Ho dari Tiongkok

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Tak jauh dari jantung Kota Surabaya, terdapat sebuah lokasi yang sejak lama diyakini keramat oleh warga setempat, tidak hanya oleh masyarakat umum, tetapi terutama oleh komunitas Muslim keturunan Tionghoa. Tempat itu bernama Prapat Kurung, terletak di sebuah taman kota di kawasan Prapat Tegal, Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. Lokasi ini tidak […]

  • Makam Kyai Brojohanilo di Dukuh Jonilo, Desa Sajen, Trucuk, Klaten, yang hingga kini menjadi tujuan ziarah spiritual.

    Kesaktian Kyai Brojohanilo, Tokoh Sakral Klaten, Jawa Tengah yang Makamnya Tak Pernah Sepi Peziarah

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 1Komentar

    NusaSpirit.com – Bagi warga Klaten, sosok Kyai Brojohanilo bukanlah nama yang asing di telinga. Ia dikenal sebagai tokoh legendaris bagi masyarakat Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dalam catatan sejarah lisan setempat, Kyai Brojohanilo, yang lebih dikenal dengan sebutan Kyai Brojo Anila, disebut sebagai salah satu tumenggung pilihan Kerajaan Mataram pada masa pemerintahan Raja Amangkurat […]

expand_less