Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Primbon Jawa » Kenali Ciri-Ciri Orang Terkena Pelet: Rindu Tak Wajar, Emosi Tidak Stabil, hingga Perilaku Aneh

Kenali Ciri-Ciri Orang Terkena Pelet: Rindu Tak Wajar, Emosi Tidak Stabil, hingga Perilaku Aneh

NusaSpirit.com – Hasrat untuk mencintai seseorang adalah hal yang wajar dan manusiawi. Setiap orang tentu pernah merasakan rasa sayang, kangen, dan keinginan untuk selalu dekat dengan orang yang dicintai.

Namun, dalam beberapa kondisi, ada orang yang merasakan rindu secara berlebihan. Mereka terus terbayang-bayang sosok tertentu, sulit melupakannya, dan merasa gelisah jika tidak bertemu, meskipun baru berpisah beberapa jam atau beberapa hari.

Dalam pandangan spiritual, kondisi seperti ini sering dikaitkan dengan pengaruh pelet atau energi metafisik tertentu.

Konon, jika tidak dipertemukan dengan orang yang dirindukan, perasaan tersebut dapat menjadi sangat kuat hingga membuat seseorang merasa tergila-gila.

Walaupun demikian, kepercayaan tentang ilmu pelet masih hidup dan melekat kuat dalam masyarakat Indonesia hingga saat ini.

Seorang praktisi spiritual asal Nganjuk, Jawa Timur, Mbah Sis, saat ditemui di kediamannya, menjelaskan sejumlah ciri yang disebut-sebut sering muncul pada orang yang diduga terkena pelet.

Menurut dia, tanda-tanda itu dapat berupa rasa cinta yang sangat berlebihan, dorongan untuk selalu berjumpa, hingga perubahan perilaku yang membuat seseorang tampak berbeda dari biasanya.

Tak hanya itu, ia juga meyakini bahwa pelet dikenal sebagai salah satu bentuk ilmu pengasihan yang biasanya diamalkan melalui ajaran tertentu, seperti pembacaan mantra, laku puasa, atau bantuan dari ahli spiritual.

Praktik ini dipercaya dapat membuat seseorang jatuh cinta, menuruti keinginan pihak kedua, atau bahkan sulit melepaskan diri dari hubungan yang tidak sehat.

Ciri-cirinya pun beragam. Salah satu yang paling menonjol adalah munculnya rasa cinta yang menggebu-gebu dan tidak wajar terhadap seseorang.

“Kalau cinta yang normal tentu masih dalam batas yang wajar. Tetapi jika perasaan itu begitu intens dan sulit dikendalikan, hal itu bisa menjadi tanda adanya pengaruh pelet,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Rindu Berlebihan hingga Obsesi yang Sulit Dikendalikan

Selain perasaan cinta yang meningkat drastis, salah satu tanda lain yang paling sering dirasakan adalah keinginan untuk terus bertemu.

Menurut penuturannya, seseorang bisa merasa ingin berjumpa hampir setiap waktu, bahkan ketika baru saja berpisah beberapa jam.

Kondisi ini dianggap tidak lazim apabila sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. Orang yang mengalaminya juga akan sulit berkonsentrasi, selalu memikirkan sosoknya, dan merasa gelisah jika tidak segera bertemu.

Tanda lain yang kerap dibicarakan adalah munculnya obsesi untuk menuruti semua permintaan orang yang diduga menjadi sumber pengaruh.

Dalam beberapa cerita, seseorang bisa rela memberikan apa pun yang diminta, baik berupa uang, barang berharga, maupun melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak masuk akal.

“Kadang orang yang terkena pelet disebut akan menuruti apa saja. Diminta uang diberi, diminta menjual harta pun dituruti,” kata Mbah Sis.

Muncul Gangguan Fisik yang Sulit Dijelaskan

Menurut Mbah Sis, sebagian orang juga mengaku mengalami keluhan fisik yang terasa janggal. Misalnya, sakit kepala yang muncul pada waktu-waktu tertentu, terutama menjelang magrib atau sekitar tengah malam.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut diyakini berkaitan dengan energi atau entitas astral berupa khodam yang menyertai pengaruh pelet. Keluhan ini bahkan disebut dapat mereda dengan sendirinya ketika orang yang diduga menjadi korban bertemu dengan sosok yang terus dipikirkannya.

Selain sakit kepala, tubuh juga kerap terasa tidak nyaman, lemas, atau pegal tanpa penyebab yang jelas. Namun, ketika diperiksakan ke tenaga medis, sebagian orang mengaku tidak menemukan gangguan kesehatan tertentu.

Menangis Sendiri dan Kehilangan Selera Makan

Perubahan emosi juga menjadi salah satu tanda yang sering dikaitkan dengan pelet. Menurut Mbah Sis, seseorang dapat tiba-tiba menangis tanpa sebab yang jelas, terutama ketika teringat pada sosok tertentu. Dalam kondisi yang lebih berat, orang tersebut bahkan bisa marah atau mengamuk tanpa alasan yang jelas.

“Kadang air mata keluar sendiri. Orangnya bingung, tetapi terus memikirkan orang itu,” kata Mbah Sis.

Selain perubahan emosi, hilangnya selera makan juga disebut sebagai kondisi yang cukup umum. Pikiran yang terus tertuju pada seseorang dapat membuat seseorang lupa makan, kurang tidur, dan akhirnya mengalami penurunan kondisi fisik.

Perilaku Aneh dan Cenderung Menyendiri

Ciri lain sebagai tanda terkena pelet adalah perubahan perilaku. Seseorang bisa tampak sering melamun, tertawa sendiri, hingga lebih memilih menyendiri.

Menurut Mbah Sis, perilaku itu dapat membuat orang terdekat merasa khawatir karena terjadi secara tiba-tiba.

“Orangnya seperti berubah. Lebih suka sendiri, bengong, kadang tertawa atau menangis tanpa alasan,” ujarnya.

Upaya Spiritual yang Sering Disarankan

Mbah Sis menyarankan agar seseorang yang merasa mengalami tanda-tanda tersebut memperbanyak ibadah, zikir, dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Ia juga menyebut bahwa masyarakat yang meyakini adanya pelet biasanya meminta bantuan tokoh agama, kiai, atau sesepuh yang dianggap memiliki kemampuan spiritual.

“Baiknya segera ditangani dengan cepat. Meskipun terasa janggal dan di luar logika, Ilmu seperti itu memang dipercaya ada dan telah digunakan sejak zaman dahulu untuk meluluhkan hati dari sang pujaan hatinya.”

Pandangan Psikologis

Dalam sudut pandang psikologi, gejala semacam pelet juga dapat dipengaruhi oleh stres emosional, gangguan kecemasan, atau kondisi mental lainnya. Karena itu, penting untuk tetap mempertimbangkan penjelasan medis sebelum mengaitkannya dengan hal-hal mistis.

Fenomena ini tidak selalu berkaitan dengan unsur supranatural. Dalam banyak kasus, kondisi jatuh cinta, stres, atau tekanan batin juga dapat memicu gejala yang serupa.

Para ahli kesehatan mental menilai bahwa gejala seperti ini dapat muncul pada orang yang sedang mengalami tekanan emosional, patah hati, atau masalah psikologis tertentu. Karena itu, pendekatan yang bijak diperlukan agar tidak langsung menyimpulkan penyebabnya.

 

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi hutan Alas Roban yang menyimpan banyak cerita mistis yang melegenda.

    Misteri Alas Roban Hutan Penuh Cerita Mistis hingga Diangkat ke Film Horor Indonesia

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Terletak di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terdapat sebuah hutan belantara yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Dikatakan, kawasan ini tidak hanya terkenal karena rimbunnya pepohonan, tetapi juga aura mistis yang begitu kental menyelimuti wilayahnya. Alas Roban memiliki kisah keangkeran yang bukan sebatas cerita turun-temurun. Banyak penduduk lokal maupun pengendara yang melintasi […]

  • Prosesi adat dalam rangkaian tradisi Bulan Suro.

    Sakralnya Bulan Suro: Dari Larung Sesaji Hingga Penjamasan Benda Pusaka

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Bulan Suro, atau sering disebut Suroan, dipandang sebagai momen yang identik dengan hal-hal mistis dan supranatural. Sebagian masyarakat, khususnya suku Jawa, menyambut peristiwa ini dengan menggelar berbagai ritual khusus, seperti penjamasan benda pusaka, larung sesaji, sedekah bumi, hingga bersih desa. Berbagai ritual adat tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan keselarasan hubungan antara manusia, alam, […]

  • Makam Mumbul Sidoarjo, makam Mbah Sayyid ulama penyebar Islam

    Makam Mumbul Sidoarjo, Jejak Karomah Mbah Sayyid, Ulama Penyebar Islam yang Tak Pernah Terkubur

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Dusun Klagen, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terletak sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Sidoarjo. Di desa ini terdapat sebuah pesarean yang sejak lama dikenal menyimpan kisah spiritual dan menjadi bagian penting dari tradisi lokal masyarakat setempat, sebagaimana sejumlah situs wisata religi di Sidoarjo yang juga menyimpan jejak sejarah dan […]

  • Ilustrasi foto perempuan tidur saat senja

    Mengapa Orang Tua Jawa Melarang Tidur Saat Magrib? Inilah Alasannya Menurut Petuah Leluhur

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Tidur di siang hari pada dasarnya berfungsi untuk mengembalikan kondisi tubuh yang lelah setelah menjalani aktivitas padat. Secara medis, istirahat singkat justru dapat membantu menjaga konsentrasi dan stamina. Namun, berbeda halnya dengan tidur pada waktu menjelang malam, khususnya saat magrib. Bagi sebagian masyarakat yang masih memegang erat tradisi dan nilai budaya, terutama yang […]

  • Jejak sejarah Joko Tingkir, pendiri Kesultanan Pajang di Jawa Tengah.

    Makam Joko Tingkir: Sukoharjo, Sragen, atau Lamongan?

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Mas Karebet, yang lebih dikenal dengan nama Joko Tingkir, adalah tokoh sentral yang dianggap berjasa sebagai pendiri sekaligus Raja Kesultanan Pajang. Kesultanan ini berada di sekitar wilayah Surakarta (Solo) pada abad ke-16, tepatnya antara tahun 1549 hingga 1582 M. Keberadaan makam Mas Karebet sejak lama memunculkan perdebatan di kalangan sejarawan dan masyarakat. Sebagian […]

  • Suasana sebuah tempat usaha yang terlihat lengang dan sepi secara tiba-tiba.

    Solusi Mengatasi Usaha yang Diduga Terkena Santet, dari Tanda-Tanda hingga Cara Penanganan

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, banyak pelaku bisnis yang mengaku pernah mengalami kondisi yang terasa janggal. Mulai dari omzet yang tiba-tiba turun drastis, suasana tempat usaha yang mendadak tidak nyaman, sampai munculnya konflik tanpa sebab yang jelas. Di masyarakat Indonesia, kejadian seperti ini sering dikaitkan dengan hal-hal non-fisik, seperti santet, teluh, […]

expand_less