Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Spiritual » Ritual Kungkum di Sungai Complang Jejak Dewi Kilisuci dan Tradisi Sewindu Warga Kediri

Ritual Kungkum di Sungai Complang Jejak Dewi Kilisuci dan Tradisi Sewindu Warga Kediri

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Endog Kelud, Batu Bertuah yang Tak Bisa Dimiliki Sembarangan

Di balik ritual Kungkum, beredar pula kepercayaan tentang Endog Kelud, batu berwarna putih yang bentuknya menyerupai telur. Batu ini dipercaya dapat membawa keberuntungan dan kelancaran finansial jika ditemukan saat ritual berlangsung.

Namun kepercayaan ini tidak dilepaskan dari unsur kepribadian si pemilik. Endog Kelud tidak boleh disalahgunakan. Warga yang meyakininya percaya bahwa batu tersebut harus dirawat dengan doa dan sesaji tertentu, serta dikembalikan ke Sungai Complang setelah dirasa manfaatnya cukup.

Dalam khazanah budaya Jawa, keyakinan terhadap benda alam bertuah semacam ini bukan hal asing. Selain Endog Kelud, masyarakat juga mengenal bambu petuk, benda langka yang kerap dimaknai sebagai simbol tuah, keberuntungan dan rezeki.

Jika disimpan terlalu lama, konon pemilik batu akan muncul keanehan yang berupa penyakit kulit. Keyakinan ini menjadi pengingat bahwa dalam budaya Jawa, keserakahan selalu memiliki konsekuensi.

Karena hanya digelar delapan tahun sekali, ritual Kungkum tergolong tradisi jarang terjadi. Namun justru di situlah nilainya. Ia tidak diproduksi untuk tontonan massal, tidak pula dikemas sebagai festival besar. Ritual ini dijaga agar tetap berada dalam koridor adat dan keyakinan masyarakat.

Di zaman sekarang, sebagian warga Gondorejo memilih untuk tetap memegang warisan leluhur ini. Bagi mereka, Kungkum bukan tradisi masa lalu, melainkan jangkar identitas yang menautkan generasi hari ini dengan jejak sejarah panjang Kediri.

 

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Replika uang kertas Indonesia emisi lama, Rp1.000 (1964) dan Rp1 (1960).

    Deretan Uang Kuno yang Diyakini Membawa Keberuntungan, dari Tiongkok hingga Nusantara

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    5. Koin Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya Koin peninggalan Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya menjadi saksi bisu kejayaan ekonomi Nusantara pada masa lampau. Kedua kerajaan ini dikenal sebagai pusat perdagangan besar yang menguasai jalur niaga laut hingga menjangkau wilayah Asia Tenggara. Dalam kepercayaan masyarakat tradisional, koin-koin tersebut umumnya memiliki ornamen berupa aksara kuno, simbol hewan, ataupun motif […]

  • Ilustrasi nasi putih sebagai simbol utama puasa mutih dalam tradisi Kejawen.

    Manfaat dan Tata Cara Puasa Mutih 7 Hari 7 Malam dalam Tradisi Kejawen

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Jika menelisik kebudayaan Jawa dari masa ke masa, masyarakatnya dikenal memiliki beragam praktik spiritual yang berkembang secara turun-temurun. Hal ini tidak lepas dari kuatnya pengaruh tradisi leluhur yang dijalani sejak zaman nenek moyang. Salah satu laku spiritual yang hingga kini masih dijaga adalah puasa. Berbeda dengan puasa pada umumnya, tradisi Jawa menjelaskan bahwa […]

  • Makam Mumbul Sidoarjo, makam Mbah Sayyid ulama penyebar Islam

    Makam Mumbul Sidoarjo, Jejak Karomah Mbah Sayyid, Ulama Penyebar Islam yang Tak Pernah Terkubur

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    Makam yang Menjadi Tujuan Ziarah Hingga kini, Makam Mumbul hampir tak pernah sepi dari peziarah. Mereka datang dari berbagai daerah dengan beragam latar belakang. Tujuannya pun bermacam-macam: mendoakan, mencari ketenangan batin, atau berharap keberkahan dalam hidup. Banyak peziarah yang percaya bahwa doa yang dipanjatkan di makam ini kerap terkabul. Bentuk keberkahan yang diyakini diperoleh pun […]

  • Area pesarean Candi Mleri, peninggalan Kerajaan Singosari yang berada di kaki Gunung Pegat, Blitar.

    Misteri Candi Mleri Blitar, Situs Kuno Singosari yang Dikeramatkan Warga dan Cerita Macan Putih

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Berjarak sekitar 15 kilometer dari Alun-Alun Kota Blitar, terdapat sebuah situs peninggalan masa lampau yang dikaitkan dengan Kerajaan Singosari. Situs ini diyakini sebagai tempat yang dikeramatkan oleh warga di sekitar kompleks tersebut. Candi yang dikenal dengan nama Candi Mleri ini memang belum terlalu familiar di kalangan masyarakat luas. Namun, di balik ketenangannya, candi […]

  • Ilustrasi perahu besar di laut saat matahari terbenam, menggambarkan perjalanan hidup dan rezeki menurut Primbon Jawa.

    7 Arti Mimpi Naik Perahu Besar Menurut Primbon Jawa, Simbol Perjalanan Hidup dan Rezeki

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Mimpi sering kali hadir tanpa undangan, muncul di sela-sela tidur, lalu meninggalkan rasa penasaran saat seseorang terbangun. Salah satu mimpi yang cukup sering dialami dan memunculkan banyak pertanyaan adalah mimpi menaiki perahu besar, baik di laut maupun di sungai. Dalam Primbon Jawa, mimpi naik perahu besar sering dikaitkan dengan perjalanan hidup, rezeki, serta […]

  • Prosesi pernikahan adat Jawa

    Hari Baik Pernikahan Menurut Primbon Jawa dan Cara Menghitung Weton Jodoh

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com — Hari baik pernikahan menurut primbon Jawa adalah perhitungan tradisional berdasarkan weton, neptu hari, dan pasaran untuk menentukan tanggal pernikahan yang dipercaya membawa keberkahan dan keharmonisan rumah tangga. Bagi sebagian masyarakat, menentukan hari baik untuk melangsungkan pernikahan masih menjadi tradisi yang dihormati hingga kini, terutama oleh para orang tua dari calon mempelai. Tradisi ini […]

expand_less