Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Beranda » Primbon » 100 Arti Mimpi Lengkap Menurut Kitab Primbon Jawa Kuno

100 Arti Mimpi Lengkap Menurut Kitab Primbon Jawa Kuno

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NusaSpirit.com – Pernahkah Anda mengalami mimpi yang begitu kuat hingga sulit dilupakan seperti bertemu sosok yang sangat berarti dalam hidup, atau justru menjadi pribadi yang selama ini hanya hadir dalam angan?

Dalam kehidupan sehari-hari, mimpi kerap dianggap sekadar bunga tidur, sesuatu yang datang lalu pergi tanpa makna.

Namun bagi masyarakat yang masih memegang nilai tradisi dan simbol alam, mimpi bukanlah peristiwa kosong. Ia dapat hadir sebagai pepeling (peringatan halus), isyarat batin, bahkan kabar tentang datangnya rezeki maupun perubahan hidup.

Berdasarkan serat-serat Jawa kuno dan kitab Primbon, mimpi dipandang sebagai laku rasa, peristiwa batin yang terjadi saat jiwa berada dalam keadaan hening.

Karena itu, leluhur Jawa tidak serta-merta menafsirkan setiap mimpi. Ada paugeran atau aturan batin yang membedakan mimpi mana yang layak dikenali maknanya dan mana yang sebaiknya diabaikan.

Atas dasar pemahaman Kejawen, mimpi dibagi ke dalam tiga unsur peringatan, yaitu:

1. Mimpi Titiyoni: Kembange Turu Tanpa Teges

Mimpi Titiyoni adalah mimpi yang bersumber dari raga. Dalam serat Primbon disebutkan:

“Titiyoni iku kembangé turu, ora ana teges lan ora kagolong pralambang.”

Artinya, mimpi Titiyoni hanyalah bunga tidur yang tidak memiliki makna simbolik. Mimpi ini muncul akibat pengaruh jasmani, seperti kelelahan, sakit, lapar, kekenyangan, atau posisi tidur yang tidak seimbang.

Ciri-ciri mimpi Titiyoni:

a) Gambarnya kacau dan tidak runtut

b) Tidak membekas di rasa

c) Mudah hilang setelah bangun

d) Tidak menimbulkan getaran batin

Primbon menegaskan bahwa mimpi jenis ini tidak boleh ditafsirkan, karena tidak membawa pesan spiritual maupun sosial. Menafsirkan mimpi Titiyoni justru dianggap melanggar ajaran leluhur.

Mimpi ini biasanya terjadi pada awal tidur, sekitar pukul 22.00 hingga 24.00 malam.

2. Mimpi Gondoyoni: Pangilone Ati lan Pikiran

Mimpi Gondoyoni berasal dari batin manusia sendiri. Ia muncul dari cipta, rasa, lan karsa pikiran, perasaan, dan kehendak yang sedang bergolak.

Dalam serat Jawa kuno dijelaskan:

“Gondoyoni iku ngimpi saka gegayuhan, saka was-was lan karep kang kinandhut ing ati.”

Mimpi ini berfungsi sebagai cermin batin. Apa yang muncul dalam mimpi Gondoyoni biasanya berkaitan dengan aktivitas harian, hubungan sosial, keinginan yang belum tercapai, atau kegelisahan yang belum terselesaikan.

Menurut Primbon Jawa:

a) Mimpi Gondoyoni bukan pertanda masa depan

b) Tidak mengandung pralambang takdir

c) Digunakan sebagai sarana introspeksi diri

Leluhur Jawa menganjurkan agar mimpi ini direnungkan secara bijak, bukan dipercaya sebagai isyarat gaib.

Mimpi Gondoyoni umumnya terjadi pada tengah malam, sekitar pukul 00.00 hingga 02.00 dini hari.

3. Mimpi Puspo Tajem: Kembangga Kang Cetha

Mimpi Puspo Tajem adalah mimpi dengan makna paling dalam. Puspo berarti bunga makna, sedangkan tajem berarti tajam dan jelas.

Dalam Primbon tertulis:

“Puspo Tajem iku pralambang kang katon cetha, dadi pepeling tumrap lakuning urip.”

Ciri-ciri mimpi Puspo Tajem:

a) Gambarnya jelas dan runtut

b) Sulit dilupakan

c) Membekas kuat di rasa

d) Mengandung simbol alam

e) Memberi getaran batin yang dalam

Hanya mimpi Puspo Tajem yang boleh ditafsirkan sebagai pertanda, itupun harus dengan sikap rendah hati dan tidak gegabah.

Mimpi ini biasanya terjadi menjelang subuh, sekitar pukul 03.00 hingga menjelang fajar.

Sementara itu, Primbon Jawa juga mencatat beragam penafsiran mimpi. Berikut rangkuman arti mimpi yang dihimpun dari berbagai sumber Primbon:

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak sejarah Joko Tingkir, pendiri Kesultanan Pajang di Jawa Tengah.

    Makam Joko Tingkir: Sukoharjo, Sragen, atau Lamongan?

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Mas Karebet, yang lebih dikenal dengan nama Joko Tingkir, adalah tokoh sentral yang dianggap berjasa sebagai pendiri sekaligus Raja Kesultanan Pajang. Kesultanan ini berada di sekitar wilayah Surakarta (Solo) pada abad ke-16, tepatnya antara tahun 1549 hingga 1582 M. Keberadaan makam Mas Karebet sejak lama memunculkan perdebatan di kalangan sejarawan dan masyarakat. Sebagian […]

  • Ilustrasi hutan Alas Roban yang menyimpan banyak cerita mistis yang melegenda.

    Misteri Alas Roban Hutan Penuh Cerita Mistis hingga Diangkat ke Film Horor Indonesia

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Terletak di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terdapat sebuah hutan belantara yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Dikatakan, kawasan ini tidak hanya terkenal karena rimbunnya pepohonan, tetapi juga aura mistis yang begitu kental menyelimuti wilayahnya. Alas Roban memiliki kisah keangkeran yang bukan sebatas cerita turun-temurun. Banyak penduduk lokal maupun pengendara yang melintasi […]

  • Ilustrasi budaya Jawa yang merefleksikan karakter dan nilai hidup dalam weton Senin Pon

    Karakter Weton Senin Pon: Sifat, Rezeki, dan Jalan Kesuksesan Menurut Primbon Jawa

    • calendar_month 20 jam yang lalu
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Dalam tradisi masyarakat Jawa, karakter seseorang dipercaya dapat diketahui melalui weton atau tanggal lahir berdasarkan kalender Jawa. Kepercayaan ini sudah mengakar sejak zaman dahulu dan terus diwariskan hingga kini. Namun, tidak banyak yang mengetahui dasar kepribadian mereka, mulai dari sifat, kelebihan, hingga potensi untuk meraih kesuksesan di masa depan. Tak hanya itu, setiap […]

  • Suasana perayaan Imlek dengan lampion merah dan ornamen khas budaya Tionghoa

    Menuju Imlek 2026 Tahun Kuda Api, Ini 6 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com –Memasuki bulan Februari 2026, perayaan Imlek tidak hanya menjadi momen berkumpul keluarga, tetapi juga waktu yang tepat bagi masyarakat Tionghoa untuk menilik peluang keberuntungan dan rezeki. Dalam astrologi Tionghoa, 2026 dikenal sebagai Tahun Kuda Api (Year of the Fire Horse), periode yang dipenuhi energi aktif, berani, dan penuh semangat. Unsur Api melambangkan sifat cepat […]

  • Ilustrasi suasana sungai sakral dalam tradisi kungkum masyarakat Jawa

    Ritual Kungkum di Sungai Complang Jejak Dewi Kilisuci dan Tradisi Sewindu Warga Kediri

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Mandi kungkum merupakan sebuah ritual tradisional dalam budaya Jawa yang dipercaya memiliki manfaat spiritual. Biasanya, ritual ini dilakukan sebagai bentuk doa untuk mewujudkan keinginan atau harapan tertentu. Namun, proses mandi kungkum tidaklah semudah yang dibayangkan. Dalam keyakinan Jawa, mandi kungkum harus dilakukan di lokasi-lokasi khusus, salah satunya di Sungai Tempuran, tempat bertemunya empat […]

  • Prosesi pernikahan adat Jawa

    Hari Baik Pernikahan Menurut Primbon Jawa dan Cara Menghitung Weton Jodoh

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com — Hari baik pernikahan menurut primbon Jawa adalah perhitungan tradisional berdasarkan weton, neptu hari, dan pasaran untuk menentukan tanggal pernikahan yang dipercaya membawa keberkahan dan keharmonisan rumah tangga. Bagi sebagian masyarakat, menentukan hari baik untuk melangsungkan pernikahan masih menjadi tradisi yang dihormati hingga kini, terutama oleh para orang tua dari calon mempelai. Tradisi ini […]

expand_less