Makam Joko Tingkir: Sukoharjo, Sragen, atau Lamongan?
- Spiritual
- calendar_month Kamis, 5 Feb 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menurut pandangan orang pintar, setiap makam di Benowo-Benawi memiliki aura khusus yang membedakannya dari tempat peristirahatan biasa. Kompleks ini juga dikenal angker, namun sekaligus berfungsi sebagai sarana spiritual.
Masyarakat dari berbagai kalangan sering mengunjungi tempat ini. Mulai dari petani, pengusaha, pekerja swasta, hingga pejabat instansi, mereka menjalankan ritual ngalap berkah dengan harapan memperoleh kelancaran rezeki, jodoh, karier, atau kesuksesan dalam hidup. Seperti halnya Benowo-Benawi, ada juga tempat bersejarah lain yang kerap dikunjungi peziarah untuk kepentingan yang sama, yaitu Makam Kyai Brojohanilo di Trucuk, Klaten.
Misalnya, seorang anggota polisi yang hampir dipecat karena dugaan kesalahan tertentu, setelah menjalani prosesi di Benowo-Benawi, tidak hanya terhindar dari pemecatan, tetapi kariernya justru meningkat. Kejadian seperti ini menimbulkan persepsi bahwa kompleks itu memiliki energi spiritual yang luar biasa.
Para pengunjung biasanya membawa perlengkapan sesaji atau ubo rampe, seperti kembang setaman, nasi liwet, dupa, kemenyan, dan lain-lain. Upacara dilakukan secara bertahap, mulai dari doa pembuka hingga doa khusus yang dipimpin juru kunci.
Meskipun tidak ada persyaratan khusus, pengunjung disarankan mengikuti ritual dengan seksama agar permintaan mereka dapat dikabulkan. Selain berdoa dan bertapa, beberapa peziarah juga mengadakan syukuran tujuh hari sebagai bentuk rasa syukur setelah permohonan terkabul.
Konon, di sekitar area makam dijaga oleh makhluk entitas astral yang bernama Eyang Gimbal. Menurut kesaksian warga, ia memiliki postur tubuh raksasa dan berwajah menakutkan.
Bahkan beredar rumor dari masyarakat, yang banyak dipercayai, bahwa dahulu ada seseorang yang nekat menebang pohon cemara di sekitar makam tanpa menunjukkan rasa permisi; lantas kemudian dirinya dikabarkan jatuh sakit hingga meninggal dunia.
Beberapa pejabat dan tokoh nasional pernah mengunjungi makam ini, termasuk mantan Presiden Megawati Soekarnoputri yang datang sebelum menjabat sebagai presiden.
Tak hanya itu, penduduk sekitar percaya bahwa energi spiritual di makam ini dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari, mulai dari keberuntungan dalam karier hingga perlindungan dari kemalangan atau penyakit.

Add your first comment to this post