Kesaktian Kyai Brojohanilo, Tokoh Sakral Klaten, Jawa Tengah yang Makamnya Tak Pernah Sepi Peziarah
- Spiritual
- calendar_month Senin, 12 Jan 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pantangan dan Kepercayaan Peziarah
Peziarah yang datang ke makam biasanya membawa kembang, menaburkannya di pusara, dan berdoa dengan sungguh-sungguh.
Banyak yang mengaku doanya terkabul, baik untuk jodoh, rejeki, kesehatan, pangkat, maupun kelancaran usaha. Namun, terdapat pantangan yang tidak boleh dilanggar, yakni larangan melakukan hubungan intim dengan pasangan yang bukan sahnya.
“Yang terpenting itu niatnya harus bersih dan tidak melanggar pantangan,” pesan Mbah Sastro.
Mereka yang melanggar pantangan tersebut diyakini akan mendapat hukuman fatal, termasuk kematian mendadak.
Selain itu, konon bagi para pengalap berkah, peziarah yang datang dengan niat tertentu kerap mengalami mimpi bertemu sosok wanita cantik, yang dipercaya sebagai istri Kyai Brojo Anila. Pertemuan ini diyakini sebagai pertanda bahwa doa mereka akan terkabul.
Pengalaman Peziarah dan Kejadian Mistis
Banyak pengunjung datang dari luar Jawa, seperti Banjarmasin, Lampung, dan Bali. Mereka datang dengan harapan dan niat tulus, membawa kembang, dan menaburkannya di makam sebelum berdoa.
Menurut Mbah Sastro, para peziarah meminta berbagai hajat, mulai dari jodoh, rezeki, pangkat, penglaris usaha, hingga kesembuhan penyakit.
“Banyak yang berdoa untuk minta jodoh, rezeki, kelancaran usaha, pangkat, dan kesehatan,” ujarnya.
Sejarah desa mencatat bahwa musibah besar pernah terjadi saat tradisi tidak dijalankan. Hal itu semakin menguatkan keyakinan masyarakat terhadap kesakralan makam Kyai Brojo Anila.
Hingga kini, makam Kyai Brojohanilo tetap menjadi pusat ziarah spiritual, menarik peziarah dari berbagai daerah.
Tradisi dan kepercayaan yang diwariskan secara turun-temurun menunjukkan bagaimana masyarakat menjaga keseimbangan antara spiritualitas, budaya, dan kehidupan sosial, sehingga sosok Kyai Brojohanilo tetap hidup dalam ingatan kolektif masyarakat Trucuk, Klaten.

Terima kasih informasinya sangat membantu