Golok Ciomas, Pusaka Keramat dari Tanah Banten
- Spiritual
- calendar_month Minggu, 18 Jan 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NusaSpirit.com – Dalam berbagai film kolosal bertema laga era tahun 1980-an hingga 1990-an, terutama yang dibintangi oleh aktor-aktor legendaris seperti Barry Prima dan Advent Bangun, penonton tentu sudah sangat akrab dengan sosok pendekar yang membawa sebilah golok.
Senjata ini kerap digunakan oleh tokoh utama maupun lawannya dalam setiap adegan perkelahian untuk menunjukkan kelihaian seni bela diri.
Namun, tidak sedikit yang mengetahui bahwa dari sekian banyak daerah pembuat dan persebaran senjata tradisional tersebut, terdapat satu kawasan yang hingga kini sangat terkenal dan identik dengan golok, yakni Golok Ciomas.
Nama Golok Ciomas sendiri diambil dari nama sebuah kota kecil di Provinsi Banten, tepatnya di Kecamatan Ciomas, yang terletak sekitar 20 kilometer di sebelah selatan Kota Serang.
Sejak zaman dahulu, Banten dikenal memiliki budaya dan tradisi spiritual yang melekat kuat dalam kehidupan masyarakat setempat. Bahkan, banyak yang meyakini wilayah ini sebagai tempat lahirnya para jawara-jawara kondang yang tersohor akan kesaktian dan keberaniannya.
Proses Pembuatan yang Sarat Laku Spiritual
Berbeda dengan golok pada umumnya, Golok Ciomas tidak dibuat secara bebas. Dalam tradisi yang masih dijaga hingga kini, proses pembuatannya harus melalui tahapan khusus yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga spiritual.
Pandai besi pembuat Golok Ciomas, yang kerap disebut empu, wajib memperhatikan hari baik, menjalani tirakat tertentu, serta menjaga kesucian lahir dan batin sebelum proses penempaan dimulai. Kepercayaan ini diyakini menentukan “yoni” atau tuah spiritual yang kelak bersemayam dalam golok tersebut.
Keunikan Golok Ciomas sempat menjadi perhatian publik ketika beberapa tahun silam dibuat sebuah Golok Ciomas raksasa dengan berat mencapai sekitar 4 ton dan panjang lebih dari 7 meter. Golok tersebut tercatat dalam rekor MURI dan menjadi simbol kebanggaan masyarakat Ciomas atas warisan budaya mereka.

Add your first comment to this post