Tanggal Baik Pernikahan Februari 2026 Menurut Primbon Jawa (Lengkap)
- Hari Baik
- calendar_month Kamis, 5 Feb 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NusaSpirit.com – Penentuan tanggal pernikahan menggunakan kalender Jawa masih dianggap sebagai tradisi nenek moyang yang dilestarikan oleh sebagian masyarakat, khususnya dalam adat Jawa.
Tradisi ini dijalankan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur, sekaligus ikhtiar agar pasangan pengantin dapat meniti kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berkelanjutan.
Berdasarkan perhitungan dalam Primbon Jawa, terdapat sejumlah tanggal dan hari baik di bulan Februari ini yang dipercaya dapat membawa keberkahan, kelancaran rezeki, hingga mendatangkan kebahagiaan bagi kedua mempelai yang akan menikah.
Bulan Februari 2026 dimulai pada tanggal 1 yang jatuh pada pasaran Minggu Wage, sasi Ruwah, dan berakhir pada Sabtu, pasaran Legi, 28 Februari, sasi Pasa, Ramadan 1447 H.
Berikut adalah tanggal-tanggal yang dianggap baik untuk melangsungkan pernikahan:
1 Februari 2026 – Minggu Wage
Total neptu: 5 + 4 = 9 → sisa 2 → Tibo Rejeki
Makna: Cukup sandang pangan, rumah tangga harmonis, rezeki teratur.
2 Februari 2026 – Senin Kliwon
Total neptu: 4 + 8 = 12 → sisa 5 → tidak baik
3 Februari 2026 – Selasa Legi
Total neptu: 3 + 5 = 8 → sisa 1 → Tibo Sri
Makna: Rezeki lancar, rumah tangga diberkahi dan harmonis.
4 Februari 2026 – Rabu Pahing
Total neptu: 7 + 9 = 16 → sisa 2 → Tibo Rejeki
Makna: Cukup sandang pangan, rumah tangga harmonis, rezeki teratur.
5 Februari 2026 – Kamis Pon
Total neptu: 8 + 7 = 15 → sisa 1 → Tibo Sri
Makna: Rezeki lancar, rumah tangga diberkahi dan harmonis.
6 Februari 2026 – Jumat Wage
Total neptu: 6 + 4 = 10 → sisa 3 → Tibo Gedhong
Makna: Kaya dan mapan, simbol kestabilan dan kesejahteraan rumah tangga.
7 Februari 2026 – Sabtu Kliwon
Total neptu: 9 + 8 = 17 → sisa 3 → Tibo Gedhong
Makna: Kaya dan mapan, simbol kestabilan dan kesejahteraan rumah tangga.
8 Februari 2026 – Minggu Legi
Total neptu: 5 + 5 = 10 → sisa 3 → Tibo Gedhong
Makna: Kaya dan mapan, simbol kestabilan dan kesejahteraan rumah tangga.
9 Februari 2026 – Senin Pahing
Total neptu: 4 + 9 = 13 → sisa 6 → tidak baik
10 Februari 2026 – Selasa Pon
Total neptu: 3 + 7 = 10 → sisa 3 → Tibo Gedhong
Makna: Kaya dan mapan, simbol kestabilan dan kesejahteraan rumah tangga.
11 Februari 2026 – Rabu Wage
Total neptu: 7 + 4 = 11 → sisa 4 → tidak baik
12 Februari 2026 – Kamis Kliwon
Total neptu: 8 + 8 = 16 → sisa 2 → Tibo Rejeki
Makna: Cukup sandang pangan, rumah tangga harmonis, rezeki teratur.
13 Februari 2026 – Jumat Legi
Total neptu: 6 + 5 = 11 → sisa 4 → tidak baik
14 Februari 2026 – Sabtu Pahing
Total neptu: 9 + 9 = 18 → sisa 4 → tidak baik
15 Februari 2026 – Minggu Pon
Total neptu: 5 + 7 = 12 → sisa 5 → tidak baik
16 Februari 2026 – Senin Wage
Total neptu: 4 + 4 = 8 → sisa 1 → Tibo Sri
Makna: Rezeki lancar, rumah tangga diberkahi dan harmonis.
17 Februari 2026 – Selasa Kliwon
Total neptu: 3 + 8 = 11 → sisa 4 → tidak baik
18 Februari 2026 – Rabu Legi
Total neptu: 7 + 5 = 12 → sisa 5 → tidak baik
19 Februari 2026 – Kamis Pahing
Total neptu: 8 + 9 = 17 → sisa 3 → Tibo Gedhong
Makna: Kaya dan mapan, simbol kestabilan dan kesejahteraan rumah tangga.
20 Februari 2026 – Jumat Pon
Total neptu: 6 + 7 = 13 → sisa 6 → tidak baik
21 Februari 2026 – Sabtu Wage
Total neptu: 9 + 4 = 13 → sisa 6 → tidak baik
22 Februari 2026 – Minggu Kliwon
Total neptu: 5 + 8 = 13 → sisa 6 → tidak baik
23 Februari 2026 – Senin Legi
Total neptu: 4 + 5 = 9 → sisa 2 → Tibo Rejeki
Makna: Cukup sandang pangan, rumah tangga harmonis, rezeki teratur.
24 Februari 2026 – Selasa Pahing
Total neptu: 3 + 9 = 12 → sisa 5 → tidak baik
25 Februari 2026 – Rabu Pon
Total neptu: 7 + 7 = 14 → sisa 0 → tidak baik
26 Februari 2026 – Kamis Wage
Total neptu: 8 + 4 = 12 → sisa 5 → tidak baik
27 Februari 2026 – Jumat Kliwon
Total neptu: 6 + 8 = 14 → sisa 0 → tidak baik
28 Februari 2026 – Sabtu Legi
Total neptu: 9 + 5 = 14 → sisa 0 → tidak baik
Catatan:
Perhitungan ini tidak bersifat mutlak dan dapat berbeda di setiap daerah, tergantung pada adat, kepercayaan keluarga, serta perhitungan weton masing-masing calon pengantin.

Add your first comment to this post