7 Tanda Segera Menemukan Jodoh Menurut Ilmu Titen dan Primbon Jawa
- Primbon
- calendar_month Rabu, 28 Jan 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
5. Merasa Seolah Pernah Bertemu Sebelumnya
Perasaan akrab saat pertama kali bertemu seseorang sering dianggap sebagai tanda jodoh mendekat. Banyak orang merasa seolah sudah lama mengenal sosok tersebut, meski baru pertama kali bertemu.
Beberapa orang mengaitkan pengalaman ini dengan mimpi yang pernah dialami sebelumnya, seolah pertemuan tersebut sudah terjadi dalam alam bawah sadar. Dalam tradisi Jawa, fenomena ini disebut roso jodho, yaitu rasa batin yang sulit dijelaskan secara logika.
6. Pertanda Melalui Mimpi
Tafsir mimpi dalam Primbon Jawa juga memberikan simbol tertentu. Beberapa mimpi yang dialami seseorang dipercaya berkaitan dengan datangnya jodoh yang segera mendekat, di antaranya:
a) Bertemu orang asing atau lawan jenis yang memberikan perasaan menyenangkan
b) Melihat sepasang burung merpati, simbol kesetiaan dan pasangan
c) Digigit ular besar, yang dalam tafsir Primbon sering diartikan sebagai datangnya pasangan hidup
d) Bercermin atau melihat diri sendiri, melambangkan kesiapan menerima pasangan
7. Kejadian yang Terasa Aneh Saat Pertemuan Pertama
Beberapa orang mengalami peristiwa unik saat pertama kali bertemu calon pasangan, baik secara kebetulan maupun bertemu berulang tanpa disengaja.
Dalam tradisi Jawa dan ilmu titen, hal ini sering dianggap sebagai tanda roso tresna, yaitu rasa batin yang menunjukkan kecocokan dan keterikatan spiritual antara dua individu. Peristiwa seperti ini diyakini merupakan isyarat dari alam atau takdir, yang muncul melalui pengalaman sehari-hari dan kebetulan yang terasa signifikan.
Kejadian tersebut bisa berupa kebetulan yang terasa istimewa, perasaan nyaman dan akrab yang mendalam, atau momen kecil yang meninggalkan kesan emosional kuat. Dalam filosofi Jawa, pengalaman semacam ini dipercaya menandakan bahwa seseorang sedang memasuki fase pertemuan dengan jodoh yang sejati.
Itulah beberapa tanda yang bisa dialami seseorang yang diprediksi akan menemukan pasangan hidupnya. Dalam tradisi Jawa, jodoh tidak hanya ditentukan oleh cinta, tetapi juga oleh keselarasan batin. Konsep “sangkan paraning dumadi” mengajarkan bahwa setiap pertemuan dalam hidup memiliki makna dan pelajaran.
Oleh karena itu, tanda-tanda jodoh lebih dipahami sebagai simbol kesiapan diri, bukan kepastian takdir. Meski Primbon Jawa memberikan panduan simbolis, keberhasilan hubungan tetap ditentukan oleh faktor nyata, seperti komunikasi, kepercayaan, dan komitmen.

Add your first comment to this post