light_mode
light_mode
Beranda » Berita Budaya » Diduga Situs Candi Kuno, Reruntuhan Bersejarah Ditemukan di Hutan Jati Ngawi

Diduga Situs Candi Kuno, Reruntuhan Bersejarah Ditemukan di Hutan Jati Ngawi

NusaSpirit.com – Penemuan reruntuhan bangunan yang diduga sebagai situs candi kembali mengemuka di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Temuan ini berada di kawasan hutan jati Desa Pandean, Kecamatan Karanganyar, dan langsung menarik perhatian warga serta pemerhati sejarah.

Reruntuhan yang ditemukan berupa struktur batu kapur, fragmen bangunan, hingga relief yang diduga berasal dari era kerajaan Hindu abad ke-10.

Lokasi yang berada di perbukitan kapur kawasan Pegunungan Kendeng ini memperkuat dugaan bahwa situs tersebut merupakan peninggalan masa transisi kekuasaan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Pemerintah setempat pun mulai bergerak cepat untuk mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Penemuan ini pertama kali dilaporkan warga yang sedang beraktivitas di sekitar hutan jati. Mereka menemukan susunan batu yang tidak biasa, disertai ukiran relief yang menyerupai figur manusia dan simbol-simbol keagamaan.

Seiring dilakukan penelusuran lebih lanjut, ditemukan pula fragmen yang mengarah pada ciri khas bangunan candi, termasuk kemungkinan adanya arca dan ornamen keagamaan.

Suyono Sastroargo, seorang warga sekaligus pemerhati sejarah lokal, meyakini bahwa struktur tersebut bukan sekedar tumpukan batu biasa. Ia melihat adanya pola dan simbol yang mengarah pada peninggalan Hindu aliran Siwa.

“Motif reliefnya jelas menggambarkan manusia, lalu ada juga simbol Dewa Siwa, termasuk Nandi dan ornamen ular kobra. Ini ciri yang sering ditemukan di situs-situs candi Hindu,” ujarnya.

Menurut Suyono, kondisi reruntuhan yang tersebar kemungkinan disebabkan oleh faktor alam, terutama pertumbuhan pohon besar di sekitar struktur yang membuat bangunan runtuh secara perlahan.

Sementara itu, pihak pemerintah kecamatan turut merespons cepat temuan ini. Sekretaris Kecamatan Karanganyar, Putut Yuliarto, mengatakan bahwa pihaknya akan segera melaporkan penemuan tersebut ke dinas terkait agar dapat dilakukan kajian lebih mendalam oleh tim ahli.

“Kami akan koordinasikan dengan instansi yang berwenang, terutama di bidang kebudayaan dan cagar budaya. Ini penting agar penanganannya tidak sembarangan,” kata Putut.

Ia juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat, pemerintah bersama masyarakat akan melakukan kerja bakti untuk membersihkan area sekitar situs sekaligus mengamankan temuan agar tidak rusak atau hilang.

Pendapat lain datang dari kalangan akademisi arkeologi yang menilai bahwa kawasan Ngawi memang memiliki potensi sejarah yang belum sepenuhnya tergali. Berdasarkan beberapa temuan sebelumnya di wilayah Jawa Timur bagian barat, kawasan ini diduga menjadi jalur penting dalam perkembangan peradaban masa kerajaan Medang.

Seorang peneliti sejarah dari Universitas Negeri Malang menyebut, temuan ini berpotensi menjadi bagian dari jaringan situs kuno yang lebih luas di wilayah Jawa Timur bagian barat.

“Jika benar berasal dari abad ke-10, temuan ini sangat menarik karena menunjukkan adanya aktivitas keagamaan dan budaya yang cukup kuat di kawasan ini. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan struktur serta fungsi bangunannya,” ujarnya.

Hingga saat ini, status resmi dari reruntuhan tersebut masih dalam tahap identifikasi awal. Namun, potensi nilai sejarah yang terkandung di dalamnya dinilai cukup besar, baik untuk pengembangan ilmu pengetahuan maupun pelestarian budaya.

Penemuan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya peran masyarakat dalam menjaga warisan sejarah. Dengan langkah cepat dari pemerintah dan dukungan warga, diharapkan situs ini dapat diteliti lebih lanjut dan dilindungi sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara.

Add your first comment to this post

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi lokasi Prapat Kurung Surabaya dengan pohon bidara dan teralis besi.

    Misteri Prapat Kurung Surabaya dan Sejarah Laksamana Cheng Ho dari Tiongkok

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Tak jauh dari jantung Kota Surabaya, terdapat sebuah lokasi yang sejak lama diyakini keramat oleh warga setempat, tidak hanya oleh masyarakat umum, tetapi terutama oleh komunitas Muslim keturunan Tionghoa. Tempat itu bernama Prapat Kurung, terletak di sebuah taman kota di kawasan Prapat Tegal, Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. Lokasi ini tidak […]

  • Gambar Ilustrasi

    7 Weton yang Diyakini Memiliki Pagar Gaib Bawaan Lahir, Disebut Sulit Terkena Santet Menurut Primbon Jawa

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Dalam kepercayaan masyarakat Jawa kuno, weton bukan hanya dipakai untuk menghitung hari lahir atau menentukan kecocokan jodoh semata. Lebih dari itu, weton dipercaya menyimpan rahasia karakter, perjalanan hidup, hingga kekuatan spiritual seseorang. Tak heran jika hingga sekarang pembahasan tentang weton masih menarik perhatian banyak orang, terutama yang berkaitan dengan aura gaib dan perlindungan […]

  • Gambar Ilustrasi

    Primbon Jawa Ungkap Keistimewaan Weton Sabtu Legi, Punya Kharisma Alami dan Potensi Sukses

    • calendar_month 32 menit yang lalu
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Dalam tradisi masyarakat Jawa, istilah weton bukan hanya hitungan hari lahir biasa. Sejak zaman dahulu, weton dipercaya menjadi salah satu cara untuk membaca karakter, arah rezeki, hingga perjalanan hidup seseorang. Tak heran jika hingga sekarang pembahasan soal weton masih sering menarik perhatian banyak orang, terutama mereka yang penasaran dengan watak dan potensi dirinya […]

  • Makam Kyai Brojohanilo di Dukuh Jonilo, Desa Sajen, Trucuk, Klaten, yang hingga kini menjadi tujuan ziarah spiritual.

    Kesaktian Kyai Brojohanilo, Tokoh Sakral Klaten, Jawa Tengah yang Makamnya Tak Pernah Sepi Peziarah

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 1Komentar

    NusaSpirit.com – Bagi warga Klaten, sosok Kyai Brojohanilo bukanlah nama yang asing di telinga. Ia dikenal sebagai tokoh legendaris bagi masyarakat Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dalam catatan sejarah lisan setempat, Kyai Brojohanilo, yang lebih dikenal dengan sebutan Kyai Brojo Anila, disebut sebagai salah satu tumenggung pilihan Kerajaan Mataram pada masa pemerintahan Raja Amangkurat […]

  • Gambar ilustratif mimpi dan simbol Primbon Jawa, referensi 100 arti mimpi. Sumber: Pexels

    100 Arti Mimpi Lengkap Menurut Kitab Primbon Jawa Kuno

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Pernahkah Anda mengalami mimpi yang begitu kuat hingga sulit dilupakan seperti bertemu sosok yang sangat berarti dalam hidup, atau justru menjadi pribadi yang selama ini hanya hadir dalam angan? Dalam kehidupan sehari-hari, mimpi kerap dianggap sekadar bunga tidur, sesuatu yang datang lalu pergi tanpa makna. Namun bagi masyarakat yang masih memegang nilai tradisi […]

  • Ragam jenis bambu petuk

    Bambu Petuk: Jenis, Khasiat, Ciri Asli

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    NusaSpirit.com – Bagi sebagian orang, tanaman bambu mungkin hanya dianggap sebagai tanaman biasa. Namun bagi masyarakat Jawa, khususnya mereka yang masih memegang erat nilai adat dan budaya, bambu justru diyakini memiliki khasiat tertentu. Tak sedikit orang yang mencarinya untuk dijadikan hiasan rumah. Bahkan, ada pula yang meyakini bambu memiliki “yoni” atau tuah khusus untuk berbagai […]

expand_less