Misteri Alas Roban Hutan Penuh Cerita Mistis hingga Diangkat ke Film Horor Indonesia
- Spiritual
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Namun, ketika perjalanan mulai sunyi, tiba-tiba muncul sosok samar seorang perempuan mengenakan baju putih yang dikenal sebagai kuntilanak, menjuntai hingga bawah, melayang ke udara.
Keanehan tidak hanya berhenti di situ. Konon, pada tahun 1996, bertepatan pada malam Jumat Legi, muncul cerita tentang sekelompok pengendara yang melihat bus hantu melintas, serta portal gaib yang menuntun mereka ke sebuah warung gaib di tengah hutan.
Legenda mengatakan, siapa pun yang tersesat ke warung itu akan merasakan hawa dingin yang menusuk, suara-suara aneh, bahkan melihat sosok-sosok yang tidak tampak di dunia nyata.
Diangkat Jadi Film Horor Indonesia
Hutan Alas Roban yang penuh misteri ini bahkan telah diangkat ke layar lebar Indonesia. Film berjudul Alas Roban, yang dirilis pada tahun 2026, mencoba menghadirkan kisah mistis dan pengalaman supranatural di hutan ini, termasuk jalur ekstrem, sosok kuntilanak, dan bus hantu yang legendaris.
Tak hanya itu, seorang vlogger juga membagikan pengalamannya saat mengunjungi Alas Roban. Ia memperlihatkan sisi lain hutan yang jarang diketahui publik, termasuk jalur lama yang kini lebih jarang dilalui kendaraan.
Di antara rimbunnya pepohonan besar berusia ratusan tahun itu, ditemukan sebuah musala terbengkalai yang masih terlihat bersih dan terawat, meski nyaris tak lagi digunakan untuk beribadah. Lampu di musala tampak masih menyala, seolah tempat itu belum sepenuhnya ditinggalkan.
Meski demikian, jalur lama Alas Roban sendiri kini lebih sering dihindari karena dianggap rawan dan memiliki cerita mistis yang kental. Beberapa bagian lokasi dipercaya sebagai titik gaib yang menjadi akses menuju ke “dimensi lain”.
Masyarakat juga percaya adanya petilasan tokoh-tokoh penting dalam kisah Jawa, seperti Dewi Anjani, Prabu Siliwangi, hingga mata air sendang yang diyakini sebagai tempat ritual dan pencarian pesugihan.
Beberapa tapak tilas disebut dijaga oleh makhluk gaib, digambarkan sebagai macan besar atau kucing siluman berwarna hitam dan kuning. Para sesepuh desa berpesan bahwa kawasan tersebut sejatinya adalah tempat yang dianggap suci, bukan lokasi untuk mencari keuntungan mistis.
Menurut keluh kesah penduduk setempat, banyak warga yang merasa kecewa akibat kegiatan syuting film horor di kawasan Alas Roban. Jalan ditutup total selama beberapa hari tanpa koordinasi maupun kompensasi yang memadai.
Akibatnya, pemilik warung dan warga yang menggantungkan penghasilan dari lalu lintas kendaraan kehilangan mata pencaharian sementara waktu.

Add your first comment to this post